Wa'alaikum Salam Da Z,..
Barek pertanyaan da z untuk dijawab mah, kalau berdasarkan kenyataaan saat ini
tentu sulit untuk dijawab dek ambo indak tau dengan pasti perkembangan adat itu
dimasing masing nagari. Namun jika berdasarkan data empiris seperti pernah
disebut ado 'Lumbung Pitih Nagari' mako ambo sedikit berani berkesimpulan bahwa
adat bisa jadi instrument pendorong ekonomi.
Nah kalau Da Z batanyo langsung ke ambo apokah adat bisa meatasi hal hal nan
disebut Da z tersebut, ambo optimis mengatakan bisa dengan syarat seluruh
komponen dari sistem sosial masyarakat tiap tiap nagari menjalankan fungsi no
masing masing dan mengetahui apo masalah nan dihadapi no.
Misa no dibidang ekonomi. Dalam buku buku ekonomi pembangunan nan pernah ambo
baco banyak dikatokan bahwa "Pertumbungan ekonomi suatu negara atau daerah
berbanding lurus dengan sistem sosial masyarakat no.
Awak ambiak contoh misa no mendorong ekonomi nagari 'Cupak' dengan pendekatan
Adat. Dalam teori no secaro makro untuk mendorong ekonomi suatu wilayah ado 3
hal utamo nan harus dibuat, diciptakan atau diusahakan yaitu :
1. Membuka jalur akses pembiyaan
2. Membangun jalur atau jaring distribusi
3. Meningkatkan kapasitas produksi
Tapi kan nan diateih tu adolah teori ekonomi secara makro alun nan namo no
pengentasan kemiskinan. Nah nan pengentasan kemiskinan iko kalau awak cubo oyak
stek stek. Ambo membagi masyarakat miskin di nagari ambo misa no Cupak dengan
1. Masyarakat Miskin yang tidak memiliki aktivitas ekonomi atau pekerjaan.
2. Masyarakat miskin yang memiliki aktivitas ekonomi atau pekerjaan.
Nah dua ciri masyarakat diatas mempunyai cara dan penanganan tersendiri untuk
bisa mengatasi masalah ekonomi masyarakat tersebut. Masyarakat dengan ciri
nomor 1 lebih cocok program program penciptaan lapangan kerja baru, nah program
program seperti ini cocok kalau dikembangkan dengan berkelompok dan saya
berpikir pola sistem sosial masyarakat Minang dengan Lumbung pitih nagari nya
sangat cocok dikembangkan untuk mengatasi masalah masalah ini. Misa no saat ini
banyak berkembang program program "Social Coorporate Resposibility' lumbung
pitih nagari bisa mendapatkan dana bantuan seperti ini dan bisa dialokasikan
bagi pembukaan lapangan kerja baru dengan cara memberikan kredit. Perlu
diperhatikan pemberian kredit untuk masyarakat tipe 1 ini cenderung tidak akan
dikembalikan. Nah disini lah peran adat dalam upaya nya mendidik masyarakat
tipe 1 ini dengan memberikan penyuluhan2.
Kemudian untuk masyarakat tipe 2 ini program yang bagus dikembangkan adalah
program subsidi atau micro kredit untuk program program yang tepat. Nah pola
tanggung renteng ini bisa dikembangkan sebagai penjamin pinjaman atau dengan
kata lain pola pola seperti ini cuma akan berhasil dilakukan bila dikembangkan
oleh struktur organisasi masyarakat terendah diwilayah itu karena mereka lah
yang mengetahui dengan pasti individu masing masing.
Nah apo nan ambo cubo uraikan diatas itu cuma akan berhasil jiko sistem adat
dalam nagari itu bajalan dengan baik fungsi fungsi no dek sapangatuan ambo
dalam baraja adat Minang ko sado no alah ado aturan dan pituah no, kalau saat
kini indak bajalan dengan baik mako itu dek oknum.
Dikampung ambo misa no 'Cupak' nan penghulu penghulu tu alah barado dalam satu
rumah gadang. Penghulu Chaniago manikah dengan penghulu sikumbang taruih
piliang menikah dengan sikumbang. Akhir no gala penghulu tu turun taruih ke
kemenakan nan kadang kemenakan no itu paniang palo no atau gilo satangah.
Sehinggo ado dikampung ambo nan penghulu tu bakain sarung sei taruih atau indak
bataropah panjang sei atau nyengir sei panjang.
Manuruik ambo nan alun saumua jagung ko, nan penghulu itu dipilih oleh penghulu
jorong dari penghulu jorong ko lah akhia no dipilih calon nan memang pantas.
jadi sabana no pola adat awak tu alah sangat demokrasi dan ancak. Namun oknum
membuat indak ancak demi kepentingan pribadi. Dek demi gala penghulu selalu
diciek rumah gadang mako penghulu jorong dimatikan sehingga tidak ado lagi
pemilihan penghulu nan demokrasi.
Kalau alah co itu program apun pun nan dikembangkan baik itu untuk ekonomi,
pendidikan dan kesehatan pasti tidak akan pernah berjalan dek sistem adat tidak
berjalan sesuai fungsi no.
Halah panjang bana ambo menulih ndak, koq ado nan kanai dek tulisan ambo tu iyo
minta maaf ambo ka sado adi dunsanak.
Salam Hormat
Ronal Chandra
Z Chaniago <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ambo ingin batanyo ka Ronal ; sepengetahuan Ronal.... apokoh pendekatan adat
sama sekali tidak bisa maatesi hal tersebut ?
Sahinggo ambo ingin pencerahan dari Buya Masoed Abidi tentang info mutakhir
dari baliau, karano baliau sapangatahuan ambo terjun dalam babarapo kegiatan
sosial-kemasyarakatan.
Wassalam
Z Chaniago - Palai Rinuak
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total
Access, No Cost.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---