Nal, tadi pagi perjalanan ambo dari Padang ke Bukittinggi beriringan ambo 
dengan sebuah sedan mewah yg biasanya dipakai menteri, cumry atao apolah 
konamonya. Yang menarik platnya hitam BA 1 jhuruf satu lagi lupa. Ambo batanyo 
kaketengga kursi, itu pejabat ya da, dia bilang ia. Tabayang diambo io mantap 
kapalo daerah ko mah, walaupun ambo ndak tau kabupaten mano beliau. Tabayang 
dek ambo basobok jo pak wali Sawahlunto di Jakarta, beliau naik xenia. A yo 
balain mode nampaknyo.
Baliak kacarito Ronal yg mancaritokan kesederhanaan walikota Malang, yo 
kotradiksi bana yo awak, baik pemikiran maupun gaya.
Waktu kuliah dulu ungkapan/penyemangat hidup/pangadangan hati yg selalu 
diucapkan "biar miskin yg penting gaya" antahlah......

Nanang 
lagi diranah bundo dan sekilas info tgl 23 ini peresmian gua "mbah Suro" 
disawahlunto 
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network

-----Original Message-----
From: Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Sun, 20 Apr 2008 00:16:52 
To:[email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Walikota Nan Paralu Dicontoh - Saatnya utk
 berubah...!


Tapaso Bacarito.

Ambo wakatu di kota malang, ado satu penampakan nan menarik dari sang walikota 
nan abo perhatikan dengan benar. Saat acara salasai kami sempat mengantarkan 
pak mentri ke kendaraan yang dituju dengan diikuti oleh walikota dan wakil 
walikota, saat walikota dan pak mentri sedang asyik berbicara datang wartawan 
nan ingin mewawancarai pak mentri dan sibuk lah pak mentri dengan wawancara dan 
setelah selesai wawancara pak mentri ingin pamit serta merta mencari dimaa ko 
pak walikota, sado mata mencari pak walikota ko! nan menarik sang walikota 
sedang asyik maota dengan tukang becak dan menjelaskan acara na baru saja 
dilakukan baa mangko pak mentri sampai datang.

Indah sampai disinan do, wakatu acara ramah tamah, ambo sengajo mencari kepala 
kantor pengolahaan data elektronik kota Malang dek nak iyo mendengar secara 
langsung program program ICT apo sajo nan sudah dilakukan. Kemudian tampak 
diambo kepalo KPDE ko dengan seorang wanita nan pakaiannyo sangat sederhana dan 
dandanan pun sangat sederhana (pokoknya indak ado potongan ibu pejabat do) 
setelah asyik maota 10 menit, kepala KPDE tersebut mengenalkan kepada ambo 
bahwa nan disebelahnyo adolah "IBU WALIKOTA", iyo alah malu ambo do indak 
manyangko bahwa wanita tersebut adolah Ibu Walikota dek biasonyo diacara2 resmi 
iko sang ibu walikota sudah berdandan habis dan trus menguntit ibu2 pejabat nan 
lain. 

Hal menarik kemudian iko langsuang dari Ibu Walikota, beliau dengan lancar 
menceritakan kepada ambo "Daragati Telecenter" yaitu program melek IT yang 
dikembangkan oleh ibu ibu PKK kota malang yang beliau komandoi sendiri. Beliau 
dengan organisasi PKK nyo membangun "Daragati Telecenter" yang sengaja dibangun 
didaerah daerah pedalaman atau daerah yang termarginalkan. Program nya adalah  
memberikan  penyuluhan tentang IT  kepada para pelaku  tani dan ukm bagaimana 
IT bisa  membantu mereka mendorong kemajuan ekonominya. Program ini diresmikan 
pada tahun 2007 dan juga diresmikan oleh Pak Nuh.

Kemudian kalau ada waktu lihat juga www.malangkota.go.id lihat lah betapa 
hebatnya kota malang ditampilkan dengan sangat interaktif melalui media website 
ini. Mulai dari kegiatan harian walikota sampai hasil pembangunan terpampang 
dengan transparant. 

Jadi dunsanak, manuruik ambo awak urang Minang, kampuang awak adolah diseluruh 
Ranah Disumatra Barat. Tidak bisa kita mengatakan bahwa "itulah kapasitas dari 
masing masing pemerintah daerah kita, kita punya kewajiban untuk membangun 
kampung, membangun sinergi ranah dan rantau untuk kemajuan kita bersama". 
tentunya dengan kritik yang membangun serta tidak saling menyalahkan satu sama 
lain. Kalau selama ini terkesan saling menyalahkan saya pikir sekarang waktu 
nya untuk menggalang semua kekuatan yang dimiliki, men - zero basekan semua 
masalah dan menganalisa dengan baik yang mana potensi dan yang mana kelemahan 
yang harus ditingkatkan serta dibuang.

Nah untuk mencapai itu semua iyo kita perlu figur yang mampu memimpin dan 
membangun sinergi semua kenggulan serta seorang yang visioner.

salam hormat
ROnal Chandra

Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Adi dunsanak kasadonyo,

Sayangnya mayoritas pejabat kita, bukan hanya di Sumbar, masih menggunakan 
pendekatan pola lama. Maunya sentralisasi terus... Manajemen modern justru 
sudah harus membuka diri dan mengambil sebanyak mungkin ide dan masukkan dari 
"luar lingkaran"... Orang2 di "inner circle" biasanya sudah terlalu sibuk dg 
rutinitas, sehingga akhirnya agak kesulitan berpikir "out of the box"...
 
 Kalau saat ini yang "terbaca", mudah-mudahan ambo salah, kalau suatu ide bukan 
"terlihat" keluar dr pejabat ybs, takuik bana inyo ka "taimpik talen". Takuik 
bana inyo akan kahilangan wibawa dan popularitas. Padahal, semakin dia jaga 
jarak dg sub-layernya (bisa dg rakyat, bisa dg Tingkat dibawahnya, bisa jg dg 
para perantaunya, dstnya), bisa berarti semakin besar lobang yang dia gali 
untuk dirinya sendiri... Di era Global World ini, Nobody will be a big hero 
without encouraging and empowering others...!! 
 
 Pendekatan Manajemen Moderen, justru sebaliknya. Piramid itu tidak meruncing 
keatas. Tapi ujung yang paling runcing tsb justru ada dibawah dan melebar 
keatas. Artinya bahwa "si ujung" tsb justru harus memfasilitasi dan 
meng-encourage dan meng-empower (apo bhs awaknyo ko...?) para sublayernya agar 
semua potensi mereka bisa keluar dan mereka bisa "ngebut" untuk berbuat sesuai 
obyektif yang telah ditetapkan bersama. Kalau punya wawasan cukup dan tahu cara 
memenej nya dengan baik, percayalah, "si ujung" tsb akan otomatis terangkat 
sendiri popularitasnya... Barabuik urang nan punyo hati nurani tulus nanti 
untuk mempromosikannya utk jabatan yg lebih tinggi lagi... Ambo yakin banyak 
nan labiah ahli di milis-milis awak ttg ilimu nan ciek iko... A good manager is 
a good facilitator...!
 
 Jokowi inilah salah satunya... Skrg kita semua ingin menceritakan hasil Jokowi 
yang mau mendengarkan 'orang kecil' ini ke semua pihak. Ajo Duta pasti tidak 
dibayar utk mempromosikan Jokowi ini. Kenal aja kagak... Contoh lain, lihat 
saja si Nanang yang tunggang tunggik ke Sawahlunto krn Wako nya mau 
mendengarkan masukkan dan dukungan dari luar...! Dan suka atau tidak suka, para 
Pejabat sukses ini, mereka semua berlatar belakang bukan dari birokrat...! Yang 
satu berlatar belakang manajemen Multi National Company dan satunya lagi 
sebelumnya adalah Pebisnis alias Saudagar atau bisa gabungan dari keduanya...!
 
 Jadi artinya apa...?? Silahkan lah ditaruihkan...:)
 
 Sah sah saja kalau ada yang tidak sependapat dan mohon maaf atas opini pribadi 
ini. Terima kasih.
 
 Wassalam,
 Nofrins/47+


 
----------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
 >  
 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke