Assalamu'alaikum Ww

Kanda Muzirman, dan sanak IJP....

Tatoreh dalam sijarah politik Cekoslowakia kalau Lech Walesa seorang
pimpinan serikat buruh dengan Solidarnoch..(sabanyo pakai O nan ado duo
titiak diatehnyo) sempat manjadikannyo Presiden...  yang jadi pertanyaan
apokoh menjadikan Lech Walesa presiden dalam kondisi "normal".... jawabannya
TIDAK..

Baa pulo di Indonesia
Sukarno jadi presiden disaat awal-awal Kemerdekaan
Mr Assa'at jadi presiden disaat Agresi II Bulando
Syafruddin Prawiranagara jadi presiden di saat Darurat PDRI
Suharto menjadi presiden setelah pemberontakan G30S/PKI dan kondisi
Indonesia guncang..
Habibi jadi presiden disaat awal revormasi dan Suharto menyatakan berhenti
jadi presiden...
Gus Dur jadi presiden saat Indonesia 'konon' butuh ketokohan nasional untuk
menyatukan Indonesia sesudah reformasi...
Megawati jadi presiden setelah Gusdur ternyata tidak mampu mempertahankan
ketokohannya.....
sadonyo diateh jadi presiden dalam kondisi politik yang tidak normal...

Di tahun 2004 , dalam kondisi politik yang relatif normal...., sejarah
Indonesia membuktikan Habibie tidak masuk dalam konvensi Golkar...., Gus Dur
gagal masuk final....Megawati kalah di final.... dan SBY lah yang jadi
presiden..

Nah dengan asumsi 2009 juo dalam kondisi politik juo relatif normal.....
kesempatan mamiliah nan labiah rancak bagi pamiliah akan tabukak leba.... di
siko lah sabananyo tantangan Capres kini..., to the point sajo.....
" siapo urang awak nan bisa dijadikan kompetitor nan sepadan dengan presiden
incumbent  ?"
selain menjadi kompetitor Gus Dur, Megawati, Wiranto, Sri Sultan, dll

Namun dibaliak itu..... kok dibaok ka soal nyali........
kok iyo IJP berminat jadi presiden ..... go a head.....

Wassalam

Z Chaniago  - Palai Rinuak




Pada 3 Mei 2008 06:23, <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

>
> Sanak IJP bana, but izinkan pulo pendapek lain:
> Megawati , anak Presiden, punya
> massa,
> nama bapak nya masih terbawa dan babaun, Partai Megawati sempat di cegal
> Tentara zaman pak Harto, sehingga simpati mucul/vote juga,
> Gus Dusr juga punya massa, NU, sistem kultur nya "sungkem" pada Bapak,
> patuh pada kiyai,
> SBY, tentara, jenderal, rakyat sebagian besar masih mempercayai tentara
> dibandingkan sipil ( estimate), PH.D dari IPB,
> All of them are Javaness, (60-70 percent is Javvanese) dari penduduk
> Indonesia.
> Secara geopolitik mereka sdh manang, penduduk nya banyak, dan
> geofinance(kebnyakkan konglomerat yg akan menyumbang(utk
> kepentingannya) berada di P.Jawa).
> Pak Habibie, jangan di kata, langkah emas krn pak Harto di lengserkan
> massa, lihat waktu pemilihan pak Wiranto saja ngak mau jadi wakil presiden
> pendaping, dan kalah.
> IJP,.punya suara waktu survey KOMPAS dari 600 LSM yg hadir di surveyed
> KOMPAS,(Sample nya berapa LSM ?) kebanyakkan berada di JKT dan sekitarnya,
> information aware, jadi populasi voter nya Jakarta sekitarnya, bgmn dgn
> voter diluar Jakarta, di luar p.Jawa, ? Jadi kalau utk test lapangan,
>  harus nya ikut Pilkada Walikota Jakarta, Pariaman dan SUMBAR, . Saya
> tidak ahli statistik, mohon sanak2 utk bantu saya hasil survey KOMPAS tsb.
> Untungan nya, IJPpunya PR (public relation nya bagus) krn sering mucul di
> TV, artikel di mass media.
> Bgmn dgn nyali/mentality menghadapi tentara dan konglomerat . Gus Dur
> walaupun handicaped, tp kelompok nya punya milisi (Barisan..? lupo ambo utk
> menghadapi tentara).
> Tanpa mengurangi suara survey yg sdh dumilki IJP di KOMPAS. maka : secara
> geiopolitik,..
> Kesimpulan ambo, utk presiden 1 dan 2 mendatang ssdh SBY, ini masih
> Javanese decent dan dekat dgn tentara. Bgmn pandapek sanak2 ?
> Wass. Muzirman,
> ----------------------------------------------------------
> ----- Original Message ----
> From: Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, May 2, 2008 3:30:26 AM
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: ma ambiak tuah ka nan manang ( capres dari
> sumbar ? )
>
>
> Ini debat yang sudah dijawab. Nggak ada logikanya seperti ini. Vaclav
> Havel,
> presiden ceko-slovakia dan presiden ceko sekarang, hanya seorang seniman
> panggung. Presiden India, kini mantan, hanyalah seorang ilmuwan. Megawati
> hanya ibu rumah tangga tamatan sma. Gus Dur hanya seorang kyai. Habibie
> hanya seorang profesor. SBY hanya seorang anak letnan. Kecuali menjadi
> jenderal, bolehlah ada jenjang seperti ini, atau untuk menjadi pegawai
> tinggi di pemerintahan.
>
> Beberapa partai memang mendekati ambo untuak jadi walikota pariaman atau
> bupati padang pariaman. Tapi, dasar urang minang, labiah banyak nan
> mangatokan agar ambo ndak usah ikuik kompetisi di kampuang. Gamawan Fauzi
> sendiri mengatokan agar ambo "di pusat sajolah". Wali nagari di sikucur,
> lai
> ado karajonyo nan ambo karajokan di Jakarta dan babantuak di nagari kami.
>
> Ini soal mentalitas, bukan soal karier. Ini soal nyali, kecek urang-urang
> di
> terminal bis pulo gaduang.
>
> ijp
>
> --
> Z Chaniago - Palai Rinuak
>
> Sukseskan Peringatan Enam Dasawarsa SMPN 1 Maninjau Ikut Membangun
> Pendidikan di Indonesia (1948 - 2008), 3- 5 Oktober 2008
> " Pertama SMPN di Kecamatan di Indonesia "

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke