Iko lah hebatnya matrilineal ko Mak..anak urang Palembang bisa diaku 
urang awak juo dek mandehnyo urang awak..hahahaha

salam

Ben


--- In [EMAIL PROTECTED], "Tasril Moeis" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Salamoko ambo tau baliau ko urang "wong kito" alias SumSel, 
Keluarga Gumay ko sangaik banyak dan barasa dari Palembang. Ado kawan 
samo karajo dulu namo no Hatta Gumay.
> 
> 
> Wassalam
> Tan Ameh (49+)
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Dr.Saafroedin BAHAR 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Friday, June 20, 2008 8:33 AM
>   Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: * [EMAIL PROTECTED] Re: OOT: Catatan-catatan 
Lepas Perjalanan 11: Barack Obama, Soekarno Muda Amerika Serikat.
> 
> 
>   Wah Nanda Benny, saya baru tahu Pak Haydar Gumay itu urang awak 
juo, karena baik nama dan potongannya tak mirip dengan urang awak 
[PS: saya juga tak tahu persis apa ada standar potongan urang awak 
itu]. Saya jumpa beliau bulan lalu sebagai sesama Pemohon dan uji 
materil UU Pemilu Nomor 10 tahun 2008 ke Mahkamah Konstitusi.
> 
> 
> 
>   Wassalam,
>   Saafroedin Bahar
> 
>   (L, 71 th, kini sedang di San Ramon, California, USA)
> 
> 
> 
> 
> 
>   ----- Original Message ----
>   From: benni_inayatullah <[EMAIL PROTECTED]>
>   To: [email protected]
>   Sent: Friday, June 20, 2008 8:17:19 AM
>   Subject: [EMAIL PROTECTED] * [EMAIL PROTECTED] Re: OOT: Catatan-catatan 
Lepas Perjalanan 11: Barack Obama, Soekarno Muda Amerika Serikat.
> 
> 
>   Pak Saaf betul sekali, setiap elemen/pilar demokrasi harus turut 
>   serta dalam proses pematangan sistem parpol dan pemilu di negara 
kita 
>   ini. beberapa LSM yang fokus pada isu ini sudah lama turut 
mengambil 
>   bagian dalam mengawal ke arah sistem presidensial yang stabil. 
>   Diantara The Indonesian Institute dan juga Cetro selama ini telah 
>   ikut memperjuangkan diberlakukannya Parliamentary Treshold 
sebesar 
>   2,5 % pada pemilu yang akan datang. Kita juga akan terus 
>   memperjuangkan agar PT ini nantinya menjadi 5 % sehingga 
kemungkinan 
>   partai yang bisa duduk di parlemen 3-5 Partai saja. 
> 
>   Saya sering bertemu dengan Hadar N GUmay di berbagai forum 
seminar 
>   maupun pertemuan dengan Pansus DPR, saya mengagumi pemahaman 
beliau 
>   soal pemilu dan parpol..dan yang terpenting beliau kan urang awak 
>   juga.
> 
>   salam
> 
>   Ben
> 
> 
> 
>   --- In [EMAIL PROTECTED], "Dr.Saafroedin BAHAR" 
>   <saaf10leo@> wrote:
>   >
>   > Nanda Benny serta para sanak yang berminat,
>   > 
>   > Saya setuju dengan telaahan Sanak Hanta Yuda AR -- yang 
mengutip 
>   tesis dua penulis asing:Scott Mainwaring dan Matthew S Shugart -- 
>   mengenai tidak kompatibelnya stabilitas politik yang dimungkinkan 
>   oleh sistem pemerintahan demokrasi presidensial dengan sistem 
>   multipartai yang tidak mendukung sistem pemerintahan demokrasi 
>   presidensial tersebut.
>   > 
>   > Yang menjadi masalah selanjutnya adalah: apakah yang akan kita 
>   lakukan selanjutnya. Adalah jelas bahwa tidaklah tepat untuk 
>   mengharapkan perubahan dari partai-partai yang kini sedang 
menikmati 
>   besarnya kekuasaan kegislatif, kekuasaan bujeter, serta kekuasaan 
>   pengawasan, notabene tanpa pengawasan siapapun juga. Perlu kita 
>   ingat, bahwa kurun sekarang ini adalah kali kedua kita memberikan 
>   kepercayaan kepada partai-partai politik dalam sistem multipartai 
dan 
>   mereka gagal dalam mewujudkan aspirasi dan kepentingan rakyat. 
>   Kesempatan pertama adalah dalam Pemilu 1955 dahulu.
>   > 
>   > Secara pribadi saya berpendapat bahwa kita-kita yang mempunyai 
>   pendapat yang sama perlu melangkah lebih lanjut untuk melakukan 
>   perubahan. Setidaktidaknya ada dua langkah yang dapat dipilih, 
>   yaitu : 1)  mengirimkan saran tertulis kepada DPR RI agar 
menyusun 
>   RUU Politik yang didasarkan pada sistem dua partai atau 
multipartai 
>   dengan adanya koalisi permanen, Seperti kita ketahui, DPR RI 
harus 
>   memproses usulan yang masuk, berdasar UU Nomor 10 Tahun 2004; dan 
2) 
>   membangun aliansi dengan komponen-komponen lain dalam masyarakat 
yang 
>   sudah bergerak ke arah yang kita ingin, antara lain CETRO yang 
>   dipimpin oleh Sdr Haydar Gumay. Sekembalinya saya ke Jakarta saya 
>   bermaksud untuk mengambil langkah ini.
>   > 
>   > Berwacana liwat RN saja kelihatannya sama sekali tidak akan 
>   mengubah keadaan.
>   > 
>   > 
>   > ~--~---
>   >
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> >



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke