Dunsanak di Palanta nan Ambo hormati.
Ambo mandapek kiriman artikel dari Sdr. Wisran Hadi
Artikel ini pernah dimuat dalam koran mingguan di Padang
Untuk Dunsanak yang belum pernah membacanya, silakan dibaca.
 
SIMALANCA

Oleh:
Wisran Hadi
 
Tokoh legendaris yang cerdik, licik, galir dan prolifik di dalam cerita rakyat 
Minanngkabau namanya Si Malanca. 
Dia bisa jadi apa saja (sekarang mungkin dapat dipadankan dengan Gubernur, 
Bupati atau Walikota). 
Si Malanca memang hebat, terutama dalam menyelami watak warganya. Menurut Si 
Malanca, setiap warga harus didengar keluhan, kritik atau saran-sarannya. 
Karena bagi warga itulah yang penting yaitu berbicara di depan Si Malanca. 
 
Setelah mereka bicara, selanjutnya mereka dengan bangga akan bicara pula di 
warung dan lepau; “Lah den kecek an bana ka Si Malanca tu. Inyo iyo bajanji ka 
mamparatian kampuang awak ko! Maangguak-angguak inyo maiyoan apo nan den kecek 
an. 
 
Bicara tuntas dihadapan Si Malanca adalah kebanggaan tersendiri. Dengan bicara 
tuntas di depan Si Malanca, artinya sipembicara telah melepaskan hutang sosial 
mereka. 
Kebanggaan demikianlah yang dipergunakan Si Malanca dalam menjalankan 
pemerintahan nagarinya. 
 
Si Malanca juga mengunjungi dan mengundang tokoh-tokoh masyarakat datang ke 
rumahnya. 
Bicara berbagai hal tentang nagari dan masyarakatnya. Dan para tokoh-tokoh 
masyarakat itu pula, dengan semangat yang penuh mereka bicara segala aspek 
tentang kehidupan masyarakat, lengkap dengan kritik, solusi, nasehat-nasehat, 
pepatah-petitih dan lain sebagainya. 
Si Malanca mendengarkan semua itu dengan penuh perhatian. 
 
Sehingga tokoh-tokoh itu mendapat kesan dan yakin, bahwa apa yang mereka 
katakan secara langsung kepada Si Malanca, adalah sebuah pekerjaan mulia dan 
penting. Ikut membantu kesulitan yang dihadapi Si Malanca.  
 
Betapa bahagianya mereka si Malanca pun mendatangi kampung-kampung yang masih 
belum lengkap sarana umumnya. Jalan berlubang-lubang, listrik belum masuk, 
sarana air tidak terawat, dan sebagainya. Orang-orang kampung senang, karena Si 
Malanca telah berkunjung ke kampung itu. Orang-orang kampung pun bangga, karena 
Si Malanca tampak benar-benar telah mendengar keluhan warganya. 
 
Bahkan dengan ramah Si Malanca mengatakan, bahwa kampung itu harus mendapat 
prioritas untuk dibangun dan dilengkapi sarana umumnya. Itulah yang membuat Si 
Malanca dekat di hati warganya. Si Malanca selalu bersedia mendengar keluhan 
warganya.     
 
Akan tetapi, setelah tokoh-tokoh masyarakat itu pulang dari rumah Si Malanca, 
atau setelah Si Malanca pulang dari kunjungannya ke kampung-kampung itu,  Si 
Malanca segera melupakan kata-kata atau kritik para tokoh masyarakat, 
janji-janjinya pada orang kampung. Si Malanca kembali meneruskan pekerjaannya 
sesuai dengan apa yang diinginkannya. 
 
Dia bangun pasar di mana tempat yang disukainya, dibiarkannya anak-anak miskin 
terlantar, bahkan kendaraan macet pada setiap persimpangan dilihatnya sebagai 
sebuah dinamika kehidupan, dan sebagainya, dan sebagainya.  
 
Sampai sekarang, apabila ada seorang pejabat yang tampaknya sangat antusias 
mendengar kritik masyarakat tetapi diam-diam pejabat itu mengerjakan apa yang 
disukainya sendiri, lalu mereka yang mengenal cerita rakyat Si Malanca akan 
mengatakan;  Ah, memang baitu kalakuan Si Malanca.

Resep apakah yang dipakai Si Malanca dalam menghadapi berbagai persoalan 
masyarakat yang suka dengan kebanggaan-kebanggaan demikian? 
 
Itulah resep tentang kelicikan yang paling ampuh yang dimiliki orang 
Minangkabau;  iyoan nan di urang, laluan nan di awak.  
 
Dan Si Malanca-Si Malanca itu sampai hari ini telah mempergunakannya dengan 
sebaik mungkin.
Untuk melihat contoh-contoh pituah-pituah si Malanca silakan klik di:  
 
http://nagari.or.id/index.php?moda=wisran&no=131
 
Wassalam
 
Abraham Ilyas 63 th.
 
www.nagari.or.id
 
 

 


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke