Saya kirimkan kembali lampiran ini karena -- entah mengapa -- dalam posting sebelum ini artikel tentang Sri Mulyani tidak muncul.
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED] --- On Fri, 8/29/08, Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> Subject: SERI NAN DI LUA TAMPURUANG 13: SALAM HORMAT UNTUK SRI MULYANI DAN MICHELLE OBAMA To: "Rantau Net" <[email protected]> Cc: "Warni DARWIS" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dra. Adriyetti AMIR, SU" <[EMAIL PROTECTED]>, "Nuraini PRAPDANU" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Friday, August 29, 2008, 4:02 AM Assalamualaiukum w.w. para sanak sa palanta, Sewaktu saya menghadiri wisuda putri saya di Universitas Indonesia beberapa tahun yang lalu, saya terkesima menyaksikan kenyataan bahwa dari 12 orang wisudawan yang memperoleh judicium 'cum laude', sebanyak sepuluh orang adalah putri. Saya juga terkesima membaca bahwa pada saat ini telah ada kapolda, kapolres , wakil gubernur, serta bupati perempuan. Kali ini saya sungguh kagum terhadap kepemimpinan dua orang tokoh perempuan, yaitu Sri Mulyani serta Michelle Obama. Sri Mulyani sudah menjadi tokoh dunia, sedangkan Michelle Obama akan menjadi 'first lady' Amerika Serikat. Tentu timbul pertanyaan dalam hati saya: kapan ada seorang 'Sri Mulyani' dan 'Michelle Obama' dari Minangkabau? Apakah posisi perempuan Minangkabau sekarang dan di masa datang akan tetap dibatasi sekedar sebagai 'limpapeh rumah nan gadang' saja ? Mengapa di tempat lain bisa tumbuh tokoh-tokoh besar perempuan kok di Minangkabau -- yang matrilineal -- tidak atau belum ? Apa yang salah ? Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED] Sri Mulyani Ungguli Hillary Clinton Seputar Indonesia, Friday, 29 August 2008 NEW YORK (SINDO) – Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masuk dalam daftar ”100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia”versi majalah Forbes. Mantan direktur eksekutif IMF itu menempati posisi ke-23, mengalahkan pemimpin prodemokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi yang berada di peringkat ke-38 dan Senator New York Hillary Rodham Clinton di peringkat ke-28. Posisi peraih People of The Year 2007 bidang Ekonomi versi SINDOini juga lebih baik dibanding Oprah Winfrey yang berada di peringkat ke-36, serta Ratu Inggris di posisi ke-35. ”Sejak Sri Mulyani terpilih pada 2005 sebagai menteri keuangan, cadangan devisa Indonesia terus meningkat hingga mencapai USD50 miliar dan investasi asing naik drastis. Dia telah berjuang melawan korupsi di pemerintahan, menciptakan insentif pajak,serta menyederhanakan Undang-Undang Investasi,” catat Forbesdalam laporan kemarin. Menurut majalah prestisius itu, berbagai prestasi Sri Mulyani yang terbilang luar biasa itu mendukungnya untuk menduduki peringkat ke- 23. Dengan posisi itu Mulyani menjadi perempuan nomor tiga paling berpengaruh di Asia.Posisi mantan menteri negara perencanaan pembangunan nasional/- kepala Bappenas ini masih di bawah Ho Ching, Direktur Eksekutif Temasek Holdings, Singapura, yang berada di posisi ke-8, dan Sonia Gandhi, Presiden Partai Kongres Nasional India (INC) yang menempati peringkat ke-21. Di bawah Sri Mulyani terdapat Dr Julie Gerberding,Direktur Pusat Pencegahan dan Pengontrolan Penyakit AS dan Presiden Cile Michelle Bachelet. Urutan pertama dalam daftar ”100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia” ditempati oleh Kanselir Jerman Angela Merkel.Diamenempatiposisiituselama tiga tahun berturut-turut. Berada di urutan kedua ada Sheila Bair,Chairman Federal Deposit Insurance Corp. Peringkat ketiga ditempati Indra Nooyi, kepala eksekutif perusahaan raksasa minuman ringan Amerika Serikat (AS),Pepsi Co—salah satu dari 54 pemimpin bisnis dalam daftar itu. Angela Braly, pemimpin perusahaan penjamin asuransi,WellPoint,berada di peringkat ke-4. Presiden Argentina Christina Kirchner adalah satu dari 23 politisi dalam daftar tersebut dengan berada di urutan ke-13. Wanita terkenal lain yang masuk dalam daftar ”100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia” ialah Menteri Tenaga Kerja,Keuangan dan Ekonomi Prancis Christine Lagardde di posisi ke-14, dan Ratu Rania dari Yordania di posisi ke-96. Sebanyak enam orang dalam daftar 10 besar adalah warga AS.Selebihnya berasal dari Jerman, Australia, Singapura, dan Prancis. Adapun posisi tiga terbawah diduduki Georgina Rinehart, pemilik dan Kepala Hancock Prospecting Australia; Kiran Mazumdar-Shaw, Direktur Biocon dari India; serta Paula Rosput, Direktur Eksekutif Safeco AS. Survei yang dilakukan oleh Forbes ini berdasarkan karier, efek ekonomi, dan peliputan media. ”Daftar ini akan memberi inspirasi kepada kita ketika melihat apa yang sudah dilakukan dan mendengarkan kisah hidup beberapa tokoh tersebut,” kata redaktur Forbes,Chana Schoenberger. Sebanyak 100 perempuan dalam daftar Forbes tersebut mengendalikan dana USD26 triliun di seluruh penjuru dunia. Dalam daftar peringkat wanita paling berpengaruh di dunia itu ada beberapa perempuan yang berhasil mendepak pria dari posisi puncak di tempat mereka berkarier, termasuk CEO Sunoco yang baru, Lynn Laverty Elsenhans (peringkat 39),CEO Westpac Bank Australia Gail Kelly (peringkat 11), dan Jane Mendillo (peringkat 42) yang mengelola dana amal Harvard University sebesar USD35 miliar. Sepertiga perempuan dalam daftar tersebut merupakan pendatang baru, baik di bidang bisnis, politik, ataupun pemimpin organisasi nonprofit. Banyak pula perempuan dari luar AS yang semakin berpengaruh di penjuru dunia. Untuk pertama kalinya Moroko memiliki seorang perempuan yang masuk dalam daftar tersebut, yakni Hynd Bouhia, peringkat 29, yang merupakan Direktur Jenderal Casablanca Stock Exchange. ” Tidak semua perempuan dalam daftar ini kaya, tapi mereka memiliki pengaruh yang sangat luas di dunia. Tahun ini seorang arsitek, koresponden perang, dan beberapa pemimpin yayasan masuk dalam daftar ini,”tulis Forbeskemarin. (AFP/ant/ imam gem) MICHELLE ROBINSON OBAMA, Sentuh Emosi dengan Pidato Mengagumkan Friday, 29 August 2008 Pidatonya menggetarkan emosi ribuan orang.Kesahajaan dan kewibawaannya mengundang simpati pendukung Partai Demokrat. MICHELLE Robinson Obama mempunyai misi khusus untuk meyakinkan para pemilih yang masih skeptis dengan sosok Obama. Pidato istri kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Barack Obama,itu digambarkan oleh sejumlah kalangan sebagai pidato terbesar dari calon ibu negara. Michelle, 44, dinilai lihai dalam menguraikan katakata sarat dengan pesan moral. Tidak mengherankan bila pidato yang disampaikannya mampu menguras emosi dan simpati pendukung Demokrat pada acara pembukaan konvensi Senin (25/8) malam di Denver,Colorado. Michelle sengaja menceritakan permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Dia menekankan arti penting keluarga dan pelayanan terhadap masyarakat. Michelle ingin menyampaikan pesan bahwa keluarga Obama tidak seperti layaknya keluarga Amerika pada umumnya. Dia pun mendapatkan sambutan meriah dari peserta yang hadir dalam pembukaan konvensi tersebut. ”Sejak hari yang cerah pada Februari, 19 bulan lalu,” Michelle memulai pidatonya, ”Dengan didasarkan rasa lapar akan datangnya perubahan, kami bergabung dengan suami untuk berada dalam ‘jalur yang mustahil’, yaitu yang membawa kami sampai pada peristiwa ini (konvensi),”papar Michelle. Pidato yang dilakukan Michelle merupakan momen yang paling ditunggu dalam acara pembukaan itu.Ribuan delegasi dan pengawas yang hadir harus menunggu dengan sabar penampilan Michelle ke panggung layaknya menanti sang superstar.. Pada malam itu Michelle merasa terpanggil membantu mendongkrak popularitas suaminya.Michelle juga menceritakan alasan Senator Illinois tersebut maju sebagai calon presiden, bersaing dengan kandidat Partai Republik, John McCain. Baru saja Michelle naik ke atas mimbar, beberapa hadirin mulai menaruh simpati pada penampilannya yang meyakinkan. Sebagian audiens bahkan memujinya sebelum kata-kata terucap dari bibir Michelle. ”Gaun yang anggun,” komentar dari seorang delegasi wanita. ”Dia (Michelle) memilih warna yang tepat,” imbuhnya mengacu pada gaun Michelle yang dirancang desainer Mario Pinto. ”Dia terlihat hebat (malam ini),”bisik lainnya. Michelle ternyata pandai merebut simpati audiens yang hadir malam itu. Dia terlihat berwibawa dan bersahabat ketika berpidato. ”Saya datang kemari sebagai saudara (Anda) dan sebagai istri yang mencintai suami. Saya yakin dia (Obama) akan menjadi presiden yang luar biasa,” kata Michelle disambut riuh tepuk tangan ribuan delegasi. Michelle ternyata memang sosok ibu yang sangat mencintai keluarga. Ketika menyampaikan pidato,misalnya, dia berjanji akan mendorong suaminya untuk melindungi masa depan anakanak Amerika. Michelle menikah dengan Obama pada 1992.Dia dikaruniai dua putri, Malia dan Sasha. Setelah lulus sekolah hukum, Michelle bergabung dengan biro penasihat hukum, Sidley Austin, di Chicago.Di tempat kerja itu dia pertama kali bertemu Obama. (m ismail) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
