Karena dalam posting sebelumnya berita tentang Sri Mulyani tidak muncul juga, 
dengan ini saya posting kembali. Sekiranya juga tidak muncul, silakan sanak 
membaca sendiri koran Sindo, hari ini Jumat 29 Agustus 2008.


Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]





Sri Mulyani Ungguli Hillary Clinton 
 




Seputar Indonesia, Friday, 29 August 2008 


NEW YORK (SINDO) – Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian 
sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masuk dalam daftar ”100 Wanita 
Paling Berpengaruh di Dunia”versi majalah Forbes. 

Mantan direktur eksekutif IMF itu menempati posisi ke-23, mengalahkan pemimpin 
prodemokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi yang berada di peringkat ke-38 dan 
Senator New York Hillary Rodham Clinton di peringkat ke-28. 

Posisi peraih People of The Year 2007 bidang Ekonomi versi SINDOini juga lebih 
baik dibanding Oprah Winfrey yang berada di peringkat ke-36, serta Ratu Inggris 
di posisi ke-35. ”Sejak Sri Mulyani terpilih pada 2005 sebagai menteri 
keuangan, cadangan devisa Indonesia terus meningkat hingga mencapai USD50 
miliar dan investasi asing naik drastis. Dia telah berjuang melawan korupsi di 
pemerintahan, menciptakan insentif pajak,serta menyederhanakan Undang-Undang 
Investasi,” catat Forbesdalam laporan kemarin. 

Menurut majalah prestisius itu, berbagai prestasi Sri Mulyani yang terbilang 
luar biasa itu mendukungnya untuk menduduki peringkat ke- 23. Dengan posisi itu 
Mulyani menjadi perempuan nomor tiga paling berpengaruh di Asia.Posisi mantan 
menteri negara perencanaan pembangunan nasional/- kepala Bappenas ini masih di 
bawah Ho Ching, Direktur Eksekutif Temasek Holdings, Singapura, yang berada di 
posisi ke-8, dan Sonia Gandhi, Presiden Partai Kongres Nasional India (INC) 
yang menempati peringkat ke-21. 

Di bawah Sri Mulyani terdapat Dr Julie Gerberding,Direktur Pusat Pencegahan dan 
Pengontrolan Penyakit AS dan Presiden Cile Michelle Bachelet. Urutan pertama 
dalam daftar ”100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia” ditempati oleh Kanselir 
Jerman Angela Merkel.Diamenempatiposisiituselama tiga tahun berturut-turut. 
Berada di urutan kedua ada Sheila Bair,Chairman Federal Deposit Insurance Corp. 

Peringkat ketiga ditempati Indra Nooyi, kepala eksekutif perusahaan raksasa 
minuman ringan Amerika Serikat (AS),Pepsi Co—salah satu dari 54 pemimpin bisnis 
dalam daftar itu. Angela Braly, pemimpin perusahaan penjamin 
asuransi,WellPoint,berada di peringkat ke-4. Presiden Argentina Christina 
Kirchner adalah satu dari 23 politisi dalam daftar tersebut dengan berada di 
urutan ke-13. 

Wanita terkenal lain yang masuk dalam daftar ”100 Wanita Paling Berpengaruh di 
Dunia” ialah Menteri Tenaga Kerja,Keuangan dan Ekonomi Prancis Christine 
Lagardde di posisi ke-14, dan Ratu Rania dari Yordania di posisi ke-96. 
Sebanyak enam orang dalam daftar 10 besar adalah warga AS.Selebihnya berasal 
dari Jerman, Australia, Singapura, dan Prancis. 

Adapun posisi tiga terbawah diduduki Georgina Rinehart, pemilik dan Kepala 
Hancock Prospecting Australia; Kiran Mazumdar-Shaw, Direktur Biocon dari India; 
serta Paula Rosput, Direktur Eksekutif Safeco AS. Survei yang dilakukan oleh 
Forbes ini berdasarkan karier, efek ekonomi, dan peliputan media. 

”Daftar ini akan memberi inspirasi kepada kita ketika melihat apa yang sudah 
dilakukan dan mendengarkan kisah hidup beberapa tokoh tersebut,” kata redaktur 
Forbes,Chana Schoenberger. Sebanyak 100 perempuan dalam daftar Forbes tersebut 
mengendalikan dana USD26 triliun di seluruh penjuru dunia. 

Dalam daftar peringkat wanita paling berpengaruh di dunia itu ada beberapa 
perempuan yang berhasil mendepak pria dari posisi puncak di tempat mereka 
berkarier, termasuk CEO Sunoco yang baru, Lynn Laverty Elsenhans (peringkat 
39),CEO Westpac Bank Australia Gail Kelly (peringkat 11), dan Jane Mendillo 
(peringkat 42) yang mengelola dana amal Harvard University sebesar USD35 
miliar. 

Sepertiga perempuan dalam daftar tersebut merupakan pendatang baru, baik di 
bidang bisnis, politik, ataupun pemimpin organisasi nonprofit. Banyak pula 
perempuan dari luar AS yang semakin berpengaruh di penjuru dunia. Untuk pertama 
kalinya Moroko memiliki seorang perempuan yang masuk dalam daftar tersebut, 
yakni Hynd Bouhia, peringkat 29, yang merupakan Direktur Jenderal Casablanca 
Stock Exchange.

” Tidak semua perempuan dalam daftar ini kaya, tapi mereka memiliki pengaruh 
yang sangat luas di dunia. Tahun ini seorang arsitek, koresponden perang, dan 
beberapa pemimpin yayasan masuk dalam daftar ini,”tulis Forbeskemarin. 
(AFP/ant/ imam gem) 
 
 


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke