Ongku, cobalah baca bukunya, bukunya lebih mengharu biru ... kita larut dalam cerita dalam bukunya lebih dari pada perasaan kita saat menonton DVDnya... :)
auliahazza.f.35 On Sun, Aug 31, 2008 at 6:35 PM, Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>wrote: > Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta, > > > > Sudah lama saya tidak menonton film Indonesia, yang karena kesal pada > mutunya, saya namakan sebagai *film mancik-mancik*, karena ceritanya > murahan, pemainnya tak bermutu – walau cantik dan ganteng -- dan temanya > berkisar dari itu ke itu saja. Seiring dengan itu, untuk melihat film yang > bagus-bagus, saya terpaksa berlangganan dengan TV kabel, HBO atau Cinemax > untuk film cerita, dan 'Discovery Channel' untuk pengetahuan. > > Hari Jumat tanggal 29 Agustus yang lalu, sewaktu membeli buku > "Para Pencuri Uang Rakyat: Daftar 59 Koruptor Versi KPK 2003-2009" di Toko > Buku Gunung Agung di Kwitang, Jakarta, secara berkebetulan saya melihat > DVD berjudul; "Ayat-ayat Cinta" yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, dan > diproduksi oleh Dhamoo dan Manoj Punjabi. Sebenarnya sudah lama mendengar > novel dengan judul yang sama, tetapi belum sempat membacanya. Setelah > menemukan DVD itu, saya fikir melihat versi DVD-nya mungkin akan sama > asyiknya. > > Demikianlah, hari Minggu sore tanggal 31 Agustus 2008 saya putar > DVD itu di laptop saya. Betul saja, saya sungguh terpaku menyaksikan > jalannya cerita, tentang kisah cinta Fahmi Abdullah seorang mahasiswa S2 > Universitas Al Azhar, Cairo, asal Indonesia, dengan Maria Girgis, seorang > gadis Kristen Koptik Mesir yang tinggal di satu rumah bertingkat yang sama > tapi berbeda lantai, dan dengan dua gadis lain Aisha dan Nurul, yang > dibungkus dengan sangat indah dan penuh semangat religieus dan > islami.Pesan-pesan keagamaan disampaikan secara halus.. > > Berlinang-linang air mata saya menyaksikannya. Kecuali satu dua > pemain senior -- seperti Marini -- hampir seluruh peran dimainkan oleh para > mahasiswa Indonesia di Cairo. Bukan main. Walau berakhir sedih, dengan > meninggalnya Maria dan diperkosanya Nurul oleh ayah angkatnya, namun secara > menyeluruh film ini cukup mendidik. Secara pribadi izinkan saya menganjurkan > agar kita menonton DVD ini beserta keluarga. > > Setelah melifat DVD itu, saya teringat pada buku karangan Buya > Hamka: "Tenggelamnya Kapal van der Wijk", tentang kisah tak sampai antara > Zainuddin, yang berbapak Minang dan beribu Bugis,dengan Hayati, seorang dara > yang sepenuhnya Minang. Saya tidak tahu apakah Bung Hanung Bramantyo – atau > bung Afrizal – berminat untuk mengangkatnya ke layar putih. Jika ya, saya > percaya akan sama indahnya. > > > Wassalam, > Saafroedin Bahar > (L, masuk 72 th, Jakarta) > Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED] > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ > ====================================================== --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
