Berarti siang ini akan dibongkar dari Kapal ke Pelabuhan Tlk. Bayur.

Salam

Nofiardi

 

5 Gerbong Kereta Api untuk Sumbar Mendarat Besok Siang

 

PadangKini.com | Selasa, 9/9/2008, 16:04 WIB

 

PADANG--Lima gerbong kereta api penumpang baru yang akan
dioperasionalkan di Sumatera Barat akan mendarat di Pelabuhan Teluk
Bayur Rabu siang besok (10/9).

Kepala Divisi Regional PT KAI Sumatera Barat Husin Nuroni kepada
PadangKini.com Selasa (9/9) pukul 16.00 WIB mengatakan, saat ini kapal
yang mengangkut kereta-kereta tersebut sedang berada di perairan
Bengkulu. 

"Diperkirakan besok pagi masuk Teluk Bayur, antre bongkar dulu, mungkin
siang baru diturunkan," ujarnya. 

Kelima gerbong baru tersebut merupakan buatanPT Inka Madiun. "Asli
produk dalam negeri," kata Husin. 

Gerbong senilai Rp18 miliar tersebut akan dibawa langsung melewati rel
dari Teluk Bayur ke Stasiun Simpang Haru. Direncanakan pemakaian gerbong
kereta api untuk tujuan wisata ini akan diresmikan Sabtu (13/9) di
Stasiun Simpang Haru. 

Tiga menteri direncanakan akan hadir saat peresmian. Ketiga menteri
adalah Menteri Perhubungan, Menteri Negara BUMN, dan Menteri
Perindustrian. (syof)

Copyright (c) 2008 www.padangkini.com All Rights Reserved. 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, September 10, 2008 9:49 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: [RGM_GM] Rapat Persiapan Peresmian KA Sumbar
13 Sep.08

 

Alaikumsalam ww

Itulah pokok mslhnya kita di Sumbar. Menyadari HARUS BERPROMOSI besar2an
itu yg blm berani atau mungkin jg belum ngerti, maaf... Atau mungkin jg
ada kekhawatiran disisi lain krn prinsip pemahaman berpariwisata msh
terpaku kpd paradigma lama. Mungkin jg krn blm punya konsep yg cukup
kuat jd khawatir jg nanti dr pemuka adat dan agama. Entahlah mn yg
benar...

Study banding ke banyak negara rasanya sdh banyak skl. Tp blm keliatan
jg hasilnya yg cukup besar. Buat sy yg menarik justru Yogya dan Sumsel.
Keduanya menggunakan jasa Hermawan Kertajaya utk blueprint
pariwisatanya. Yogya yg udh sedemikian terkenal msh merasa perlu jg
berpromosi. Dan keduanya hampir tidak keluar uang berarti utk itu. Di
Yogya diangkat jd Keluarga Sultan dan di Sumsel dikasih fasilitas gratis
utk Munas IMA.

Nah kini baa nan diawak...?
Kalau kita2 yg di MPKAS, MAPPAS atau organisasi2 perantau ini sifatnya
kan sosial aja. Kalau ada waktu dan sempat ya kita bantu. Kalau gak, ya
pariuak nasi dululah...

Anyway, terima kasih atas komen dan masukkannya Pak Jurnalis.

Wassalam,
Nofrins
www.west-sumatra.com

Sent from my BlackBerry wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network

________________________________



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke