Sanak yth.
Saya melihat ada perbedaan mendasar dalam penggunaan istilah Datuk bagi
masyarakat Minangkabau dan Melayu/Sriwijaya. Di Minangkabau istilah Datuk
adalah semata-mata menunjukkan posisi kepala kaum yang dipilih dari saudara
tertua di dalam kaum tersebut, sekaligus memangku jabatan sebagai penghulu adat.
Di Melayu/Sriwijaya istilah Datuk menunjukkan posisi kebangsawanan yang
menunjukkan kedekatan trah dengan kerajaan.
Catatan sejarah/prasejarah tidak menunjukkan Melayu/Sriwijaya telah menggunakan
istilah itu untuk kepemimpinan masyarakat. Sehingga perlu dipertanyakan sejak
kapan istilah Datuk itu mulai digunakan dalam masyarakat Melayu. Catatan lain:
Melayu Semenanjung/Malaysia adalah berasal dari pelarian Sriwijaya pada awal
abad 15. Hal ini berbeda dengan masyarakat Minang sebagaimana diberitakan dalam
cupak usali.
Satu hal yang menarik dari keterangan Pak Saaf mengenai Sultan HB yang memiliki
gelar "sayidin panatagama" : menunjukkan pola sinkritisme, bahwa kekuasaan
dunia dan kekuasaan akhirat berada di tangan seorang Sultan. Hal ini belum
terjadi pada era Demak/Pajang, dimana masih ada pemisahan antara penguasa
teritorial (Raja Demak/Pajang) dan pembina agama (para wali); dan pola ini juga
lestari di Minangkabau. Dapat dilihat dari struktur Basa Ampek Balai, Urang
Ampek Jinih, dan khususnya juga dimantapkan pada masa perang Paderi dengan
terbangunnya struktur Imam/Kadi/Malin di samping struktur adat yang ada.
Dari keterangan yang saya terima, konsep panatagama ini ditunjukkan pada setiap
Jum'at Kliwon, Sultan HB akan hadir dalam sholat Jum'at di Masjid Kauman,
berada dalam posisi khusus yang ditinggikan dan dipagar, untuk menunjukkan
makna panatagama itu.
Allahu alam.
-datuk endang
--- On Fri, 9/26/08, hambociek <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dalam salah satu kamus Melayu, kamus Perwira Bahasa Melayu, antar
lain-lain:
Dato' nm gelaran kehormatan kepada orang yang mendapat anugerah
Sulatan (ejaan ini hanya untuak Kedah danSlangor). --> Datuk
Datu nm 1. raja, ratu, king,queen
2. tukang ubat-ubatan (ramuan0, bomoh tradtioonal (herbaldoctor
3. orang yang keramat, orang yang telah ameniggal, holy man
Datuk nm 1. galaran kehormatan oleh Sulatan atau Raja.
2. gelaran kehormatan kepada orang yang berpangkat,bermartabat
tinggi.
- Bandar, Mayor
- Bendahara, Priminister
- Panglima, Comnander
- Seri, Datuk Seri
- Temenggung, Temenggong
Datuk, nm. 1. Bapa kepada bapa atau emak, grandfather
2. Panggilan kepada orang yanbg sama tua dengandatuk, aki, kaek,
old uncle
3. panggilan oang ramai kepada anggota polis
4. penghulu adat
5.hantu suatu tempat, spirit
6. topekong, a cbhnese -believed god
7. panggilan untuk harimau
Datin, nm gelaran bagi istri Datuk atau Dato'
Salam,
-- Sjamsir Sjarif
--- In [EMAIL PROTECTED], "Dr.Saafroedin BAHAR"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kalau di Jawa, satahu ambo gala itu ado juo nan gagah-gagah,
saparati Hamengku Buwono atau Amangkurat, nan aratinyo kiro-kiro:
mamangku dunia saroman jo manjinjiang alam di awak. Namun ado juo
nan fungsional, saparati gala Sultan Yogya dulu:Senapati ingalogo
sayidin panatogomo, nan aratinyo kiro-kiro: panglimo di medan
perang, ulama pengatur agamo. Memang itu tugas dan wewenang baliau.
> Nampaknyo di Eropa gala para bangsawan dilakekkan ka namo daerah
nan dikuasainyo, jadi realistik juo.
>
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (L, masuk 72 th, Jakarta)
> Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED]
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---