Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu

Alah sampai 5 'potong' ambo masuak-an di blog ambo (sarupo nan tasurek di 
bagian bawah). Ambo tambahi saketek baritono jo Prakata nan talupo sabalun ko.

Wasalamu'alaikum

Lembang Alam

 
      
 
di http://lembangalam.multiply.com dan www.palantalembangalam.blogspot.com 
 


 
 
SANG AMANAH
 
Prakata
 
Cerita ini hanyalah sebuah angan-angan. Sebuah impian dan bayangan tentang 
kesederhanaan yang bersatupadu dengan kejujuran dan keteguhan iman. Hal-hal 
yang sepertinya semakin langka terutamanya di tangan orang yang diberi amanah 
oleh masyarakat luas.
 
Dalam cerita ini angan-angan itu diletakkan di diri seorang pendidik. Seorang 
kepala sekolah SMU di ibukota yang metropolitan ini. Seorang panutan di tingkat 
RT dan mesjid kampung. Yang mampu bergaul dengan rasa percaya diri yang sangat 
tinggi. Kesederhanaan dan kejujurannya menjadikan orang-orang yang pada mulanya 
bersikap sinis dan bahkan mencemooh berubah menjadi hormat kepadanya. 
 
Orang baik itu, di dalam angan-angan ini, mengakhiri hidupnya tatkala dia masih 
sangat muda. Pada saat dia mulai berhasil dengan binaannya. Agar semua 
keagungan sifatnya tidak terlanjur  berubah menjadi kultus kepada para  
rekan-rekan serta pengagumnya. 
 
Cerita ini sekali lagi hanyalah sebuah angan-angan. Semua nama yang digunakan 
untuk membuat cerita ini hanyalah karangan belaka. Begitu juga dengan nama 
jalan, nama rumah sakit, nomor sekolah, lokasi perkantoran, dibuat seperti 
‘ada’ padahal sama sekali tidak ada. Seandainya isi cerita ini ada kemiripan 
dengan nama, atau pengalaman pribadi siapapun maka hal tersebut tidaklah 
disengaja.
 
 
                                                       Jatibening – Bekasi
                                                               Akhir 2003
 
 
 
 
(5)
 
..........................................
 
 
‘Lalu?’
 
‘Kejadiannya begini pak. Tadi pagi ada yang mau berantam pak. Ada yang mau 
duel. Kami sedang ramai-ramai mau menyaksikannya. Tiba-tiba kami dibentak pak 
Umar menanyakan apa yang kami lakukan. Duelnya batal, pak. Saya tidak tahu 
beliau itu siapa, pak. Tapi saya melihat beliau itu yang tadi datang 
mengendarai Vespa. Saya kesal, lalu saya jahili Vespa beliau itu, pak. Tapi 
setelah bapak memperkenalkan bahwa beliau itu calon pengganti bapak, kami 
ketakutan. Saya ketakutan dan mengajak Iwan menemani saya mencari pentil ban 
Vespa yang saya buang di got. Waktu kami sedang mencari itu, pak Umar itu 
datang ke tempat parkir sepeda motor. Kami tambah ketakutan. Beliau menanyakan 
apa yang  kami lakukan. Beliau menanyakan nama kami berdua dan dari kelas mana. 
Setelah itu beliau menyuruh kami kembali ke kelas. Saya tadinya mau mengajak 
Iwan kabur dari sekolah, tapi kepergok bapak di gerbang. Itulah yang terjadi 
pak.’
 
Pak Suprapto berpandang-pandangan dengan pak Mursyid, hampir tak percaya.
 
‘Baiklah. Saya ingin kamu mengulangi cerita ini di depan orang tua kamu. 
Sekarang beritahukan berapa nomor telepon orang tua kamu, karena saya akan 
memintanya segera datang sekarang juga.’
 
‘Saya minta maaf pak. Mohon jangan bapak panggil orang tua saya ke sini pak. 
Saya mohon dengan sangat. Saya bersedia bapak hukum apa saja.’
 
‘O..itu tidak bisa. Kekurang ajaran kamu ini harus diketahui juga oleh orang 
tua kamu. Berikan nomor teleponnya atau handphonenya sekarang!’
 
‘Saya benar-benar memohon pak. Akibatnya bisa fatal pak.’
 
‘Fatal? Fatal untuk kamu? Apa kamu diancam akan dibunuh orang tua kamu kalau 
mereka tahu bagaimana kurang ajarnya kamu? Apa kamu ini di rumah anak yang 
sangat baik? Tidak. Bagaimana juapun orang tua kamu harus diberi tahu. Ini 
bukan sekedar perbuatan iseng, tapi sudah menjurus ke kriminalitas. Kamu tahu, 
pak Umar itu barusan bergegas mau ke rumah sakit karena dia dapat telepon 
anaknya mengalami kecelakaan. Tapi dia tidak bisa menggunakan kendaraannya 
karena kejahatan yang kamu lakukan. Kalau kamu tidak mau memberi tahu nomor 
telepon orang tua kamu, saya akan mencarinya di Tata Usaha.’


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke