Bagi yang bermain saham di bursa volalitas saham (harga
saham yang fluktuatif) merupakan suatu peluang untuk meraup
keuntungan. Jadi memang tidak semua orang cemas terhadap
situasi ini karena ada orang-orang yang merasa memiliki
kesempatan meraih keuntungan dalam situasi ini.
Selama tidak menyentuh sektor riil maka krisis financial ini bisa
terkendali.
Walaaupun disadari kebanyakan para investor itu bermodalkan
pinjaman dari lembaga keuangan atau perbankkan.
Untuk menumbuhkan ketahanan ekonomi seyogyannya pembangunan
suatu daerah berdasar pada kharakteristik budaya setempat.
Dengan jangan sekedar meniru kemajuan kota kota lain yang
ternyata budayanya berbeda.
Kemajuan suatu daerah bukan identifikasikan dengan
berdirinya banyak mal-mal, sarana hiburan yang canggih,
tapi semestinya merupakan refleksi dari tingkat peradaban
masyarakatnya.
Pendirian mal-mal yang salah penempatannya malah bisa
mematikan perekonomian rakyat.
Ekonomi pertanian akan merupakan basis ekonomi dinegeri
ini apabila dikelola secara profesional.
Arnoldison
Friday, October 10, 2008, 3:22:23 PM, you wrote:
ii> Maaf, saya ingin urun rembuk sedikit:
ii> Selama pertanian atau perkebunan masih berproduksi maka ada harapan krisis
finansial global tidak terlalu berbahaya bagi Indonesia.
ii> menurut saya tiga langkah yang disebut SBY di istana Kamis malam, kebetulan
saya hadir waktu itu, cukup tepat, yaitu proteksi atas aktifitas ekonomi rakyat
menengah bawah, percepatan pencairan
ii> belanja pemerintah pada Oktober sebesar Rp25,9 triliun untuk menopang
kekeringan likuiditas di pasar untuk menggerakan perekonomian, dan ketiga
memobilisasi potensi sumber daya dan pasar domestik.
ii> Artinya kita kembali memperkuat ke dalam dari segi pengelolaan pasar,
modal, barang, hingga pertumbuhan ekonomi.
ii> Tiga langkah itu jika bisa diimplementasikan ke tingkat paling optimal akan
sangat membantu menjaga ekonomi nasional.
ii> Teorinya, Sumbar mestinya tidak akan terlalu terpengaruh dengan
perkembangan ekonomi global itu karena koneksi dan jaringannya terlalu jauh.
ii> Basis produksi dan modal dunia usaha di Sumbar diyakini tidak terlalu
terkait dengan pengaruh krisis finansial global. Kecuali yang diperlukan
mungkin antisipasi dampak kenaikan suku bunga
ii> perbankan terhadap kredit investasi atau modal kerja.
ii> Ekonomi berbasis industri rumah tangga merupakan model bisnis paling
tangguh menghadapi kondisi seperti saat ini. Nyatanya model industri rumah
tangga ini cukup berkembang di Sumbar terutama di
ii> daerah Bukit Tinggi dan sekitarnya. Yang diperlukan mungkin memperkuat
tingkat produktifitas individu di Sumbar dengan membuka saluran pasar yang
lebih terbuka di pasar lokal.
ii> bagi oportunis anjloknya saham di lantai bursa dan gejolak valas bukan
berita buruk dan bukan pula kerugian tapi peluang terbesar untuk meraup untung.
ii> Segala kondisi menciptakan keuntungan dan peluang2nya sendiri2 tergantung
seberapa berani mengambil resiko.
ii> Maaf kalau pembahasannya sudah lari kemana-mana
ii> Irsad Sati
ii> -1 bln dari 33 th
ii> Perumahan Mahkota Simprug Blok 15 no.4 Ciledug, Kota Tangerang
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---