Assalamau'alaikum warrahmatullahi wa barrakatuh. Mari kita ambil positifnya. Mudah-mudahan dengan mengambil nilai positif kita mendapat hikmah yang lebih banyak dari Allah swt. Amin. Wassalam, Tan Lembang (L, 52) Bandung.
--- On Sat, 10/11/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] SSM 2008 di Detik.Com To: [email protected] Date: Saturday, October 11, 2008, 8:12 AM Pukul 12:06, detik.com memuat berita berjudul "JK Minta Saudagar Minang Lebih Maju dari Saudagar China". Ketika postingan ini ditulis, jumlah pemberi komentar mencapai 41 orang. Banyak diantara yang memberi komentar memberikan kredit negatif, tentang JK yang rasis. Beberapa yang lain banyak juga membela. JK memang seorang yang cukup lugas berkomentar. Hal yang selama ini sering disampaikan dalan hati atau di lingkungan tertutup, ia lontarkan saja di depan umum. Tentu kita masih ingat pernyataannya tentang ia yang bukan jawa dan tidak mungkin jadi presiden. Kali ini ia mengangkat cerita pedagang minang yang selangkah lebih maju dari orang cina. Tanpa tedeng aling-aling, ia menyebut kata cina untuk orang keturunan yang berpunya toko. JK tidak salah dan memang tidak sepenuhnya benar. Ia mungkin bermaksud memompa para saudagar dan "saudagar" minang yang tengah bersilaturahmi. Agar jangan sampai kalah bersaing. Namun ketika eksplisit disebut cina, terhadap para WNI keturunan, tentu saja bisa membuat orang bertanya-tanya bahwa di alam bawah sadar masih ada sentimen-sentimen etnis. Apalagi terlontar dari seorang wakil presiden. Indonesia adalah negara yang ramai dan riuh rendah oleh suku-suku bangsa di dalamnya. Keberpihakan dan pemberian jalan tol usaha terhadap satu suku cenderung akan menyebabkan sebuah suku menjadi kabancian orang. Ketika sebuah suku menguasai sebuah sektor, suku tersebut berpotensi menjadi celaan atau kecurigaan. Minimal ledek-ledekan. Lihatlah bagaimana komentar orang terhadap pengumpul besi tua, sopir metromini, tukang kredit dan seterusnya. Saudagar minang menjadi kaya balindak sudah semestinya. Mungkin perlu juga disosialisasikan kaya balindak tanpa menjadi ceke dengan tetap peduli pada sekitar. Biar lingkungan nyaman melihat orang minang, tanpa perlu disebut bengkok. Kita perlu menjadi saudagar tanpa disebut bengkok. MS/29 Powered by Telkomsel BlackBerry® --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
