AsswrWB,
Sanak IJP, wah sdh mulai tugas ini yee, konstituen nya melapor pada 
perwakilannya di caleg, that is sweet man, it is awesome kata anak pak 
Zulkarnain. 
Ya kita harapkan para sanak kita mengetahui kmn harus melapor, tentu kita 
berharap "hotline", antara konstituen dgn wakil nya di DPR tetap di jago sbg 
mana adanya. Mudah2 an sanak IJP bisa dpt kursi di DPR.(I still owe you 
somsthing. do nor worry be happy, I 'll keep my promise). Sebg usul saya ini 
merupakan momentum sanak IJP utk datang ke Pasaman, berhadapan dgn petani yg 
menelpon tsb, kalau perlu di adakan pertemuan "kekeluargaan". saya tidak tahu 
apakah ini melanggar aturan kompanye lbh dulu. Kompanye terselubung. Who cares, 
why do not U try, "balooning approach". who wanna shoot your baloon. Yg penting 
kita proactive utk memenangkan kursi tsb.

Utk sanak Zulkarnain, mudah2 an cepat settle di TX, kalau mau datang menikmat 
es di tempat saya bisa saya sbg  tourist guide nya, just let me, close to 
Niagara Fall, and New York, Chicago.

Saya perlu komen ttg "Kalau hukum Tegak semua cerita ini tidak ada"., itu 
benar, tp saya tidak setuju, hukum itu utk siapa? Ingat ngak rekan Zul, hutan 
Lindung bisa di pakai utk mengolahan tambang dgn izin DPR malah, ada PP 
nya,..so jadi ada pilih kasih dlm rule enforcement nya. 
Apakah petani kampung kita tidak bisa mengolah Hutan lindung, utk sesuap nasi 
dan keluarga nya secara sederhana, (tidak memperkaya dirinya). Kalau tidak bisa 
berikan alternatif lain, spt. micro credit, atau tanah tempat olah an lain. 
Kita tidak bisa blind, bhw masalah lingkungan ada lah juga masalah kemiskinan, 
social dan ekonomi, politik . Dan malah masalah global,.. ingat saja adanya 
"carbon trade".

Malasalah nya sekarang , bg hutan lindung yg sdh di tanam kokoa tsb , di cari 
kan jalan keluar nya,. Ini lah yg perlu kita diskusi kan:

1. Dicarikan tanah lain utk tanaman kokoa yg baru, supaya jangan mengolah hutan 
lindung lagi.
2. Didapatkan lapangan kerja baru/lain, berikan micro credit utk 
berusaha.termasuk training etc.
3. Utk hutan lindung yg telah ternanam/diolah tsb, diusahaklan kewaajiban 
petani terkait utk menggunakan pola
    Agroforestry System, dimana diantara tanaman nya di tanam pohon2 besar, spt 
diusulkan rekan kita sebelumnya. Kalau perlu sanak IJP dgn data terkait 
"scientificcally acceptable" bisa berhadapan dgn pihak terkait 
Dinas Kehutanan, BUpati,.utk memberikan kelonggaran bg yg sdh tertanam hutan 
tsb. Sanak2 yg berlatarbelakang Fakultas Kehutanan?Agroforestry, Social 
Forestry bisa membantu, InsyaAllah..
Krn hutan lindung, yg memang sbg fungsi utk melindungi, " menyimpam air, sumber 
genetic resources, predator,
dan juga estetika. dll.

Wass.  Muzirman Tanjung.
=================================================================

From: Zulkarnain Kahar <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, November 22, 2008 11:03:43 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Bls: [EMAIL PROTECTED] Bertani di Cagar Alam, 
Apa Salah?


Bung IJP dan JP without I

Setelah membaca panjang lebar tulisan sanaks,

Saya hanya menanggapi singkat saja Kalau hukum Tegak semua ini cerita ini tidak 
ada.

Salam

ZK,(50th)Male, Minang, Melayu
On Sat, 11/22/08, jupardi andi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: jupardi andi <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Bls: [EMAIL PROTECTED] Bertani di Cagar Alam, Apa 
> Salah?
> To: [email protected]
> Date: Saturday, November 22, 2008, 10:52 PM
> Bung IJP dan Sanak Palanta
>  
> Saya mencoba memberikan sedikit



      



      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke