Betul Sekali Kanda Riri dan Kanda Jepe,

Yang terpenting Kereta Api di Sumbar bisa tetap hidup "Langgeng" dan tidak
ditutup operasionalnya.

Wassalam,
Kurnia

  -----Original Message-----
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Behalf Of Riri Chaidir
  Sent: Monday, November 24, 2008 1:10 PM
  To: [email protected]
  Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Investasi Jalur Kereta Api Jauh Lebih Murah
daripada Jalan Beton


  Waalaikumsalam wr.wb.

  Sanak Kurnia,

  Jadi, mungkin yang lterpenting buat kita adalah, bagaimana supaya usaha
Kurnia, da Nofrins dll untuak "menghidupkan kereta" itu langgeng


   Riri
  Bekasi, L 46


  2008/11/24 Kurnia Chalik <[EMAIL PROTECTED]>

    AssWW Mak Sati,kanda Riri sarato dunsanak kasadonyo,

    Kalau kita mau sederhanakan dan memakai Kaca mata Pemerintah,Investasi
Kereta Api yang kita bicarakan ini sebetulnya masuk dalam kerangka garis
besar APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

    Pajak (Pajak dari Migas,Pajak Penghasilan,PBB dsb) ----> Komponen
Pendapatan Negara
    Sarana transportasi (jalan raya,Kereta Api,Pelabuhan,bandara udara dsb),
energi (BBM,Listrik,etc) ----> Komponen Belanja Negara.
    Jadi yang namanya belanja memang komponen "Pitih Kalua (non
Profitable )" bukan komponen "Pitih Masuak (Profitable)".
    Tinggal di akhir tahun Pemerintah menghitung apakah anggaran tahun ini
defisit atau surplus.

    Samo lah kiro2 analoginyo jo rumah tangga.

    Gaji orang tua adalah komponen Pendapatan ("Pitih Masuak").

    Belanja anak ke sekolah,biaya sakolahnyo,ongkos anak ke sekolah adalah
Komponen Belanja ("Pitih Kalua").Tapi syukur2 kalau isuak anak ko alah
gadang, bisa jadi urang nan baguno dan bisa menolong dirinyo sendiri dan
bisa pulo menolong urang gaeknyo nan alah tuo...kan baitu harapan kito...yo
ndak?.

    Kesimpulan :

    Investasi di kereta api sebetulnya kira2 seperti itu juga lah,komponen
pitih kalua baru kini,tapi syukur2 kalau suatu saat nanti Kereta Api di
Sumbar bisa mandiri dan maju di belakang hari, tentunya akan dapat berdaya
guna, membantu dunia transportasi dan mengurangi kemacetan serta mendorong
kemajuan pariwisata Sumbar.

    Wassalam,
    Kurnia Chalik


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke