Ass WW. Sumbar sendiri juo kanai dampak serius oleh model pembangunan yang dirisaukan Da Andrinof. Umpamonyo, masalah SDM. SDM andal ga mau berkiprah di ranah. Lulusan terbaik dari SMA-SMA terbaik di Sumbar, umpamanyo, umumnya memilih kuliah ke Jawa, dan setelah tamaik indak namuah babaliak ka daerah. Jangan heran, mutu SDM untuk menggerakkan birokrasi, pendidikan (di kampus-kampus misalnyo), politik (partai-partai dan DPRD), ekonomi (pelaku ekonomi kreatif, misalnyo) yang ada di daerah, juga masih jauh dari harapan.
Jadi, layak sekali diapresiasi ide-ide progresif ko sepanjang memperbaki kualitas pembangunan secaro keseluruhan, sekalipun masalah pembangunan yang terpampang di hadapan kito kini ko sangaik rumik. Thx.. --- On Tue, 12/16/08, Lies Suryadi <[email protected]> wrote: From: Lies Suryadi <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Pindahkan Ibu Kota RI ke Kalimantan To: [email protected] Date: Tuesday, December 16, 2008, 1:04 AM Alun manyubarang takana buayo. Katakan bahwa dengan memindahkan ibukota ke luar Jawa, maka peran Jawa sebagai centre of excellence akan surut. Kenapa tidak membahas wacana ini secara lebih mendalam: soal penghayatan mengenai sation-state, soal model pembangunan yang mengenal pusat dan pinggiran. Soal ingatan sejarah bahwa Majapahit yang menyatukan Nusantara itu berpusat di Jawa. Bangsa yang terus ragu, yang tak berpikir dalam jangka panjang, untuk anak cucu dan piutnya (kecuali untuk soal uang dan harta korupsi). Itu sebabnya semua dihabiskan sekarng juga: hutan, tanah, sumber daya hayati, dll. Jelas tidak ada birokrat yang suka kemewahan hotel2.mobil mewah, dan jalan2 licin itu mau pindah ke sebuah tempat baru dengan fasilitas yang terbatas. Bisa-bisa para bapati seluruh Indonesia yang lebih suka bepergian ke Jakarta (untuk urusan kantor, katanya) daripada duduk di kantornya itu akan shock bila kemudian mereka harus terbang ke pedalaman Kalimantan sana. Coba lihat kantor2 kita: mana ada pegawai yang tahan duduk sendiri menekuni pekerjaannya sampai jam istirahat makan siang selesai. Ngobrol...merokok...dan abunya masuk ke dalam laci meja (ini saya lihat waktu berurusan di beberapa kantor). URANG MYANMAR SAJO SANGGUP MEMINDAHKAN IBUKOTANYA (dan itu dilakukan diam2, ndak bakoar2 bana). Harus ada studi banding ke Naypyidauw, Ibukota Myanmar yang baru. Tapi.............siapa yang mau pergi studi banding ke sana? Lebih enak ke Tokyo, London, New York, Amsterdam, dan Paris..... Suryadi Dari: Andrinof A Chaniago <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Selasa, 16 Desember, 2008 09:08:13 Topik: [...@ntau-net] Re: AC di KOMPAS : Pindahkan Ibu Kota RI ke Kalimantan Maaf.alun sempat mambuek jawaban khusus untuk dunsanak yang mangomentari usulan pindahkan ibu kota ka Kalimantan. Samantaro, amb ambiak sajo penjelasan tentang sebuah pernyataan di dalam VISI INDONESIA 2033 di milis lain, barupo nan di bawah ko. Iko soal transmigrasi yang kami katoka --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
