Alaikumsalam ww
   
  Pak Rikwan,
   
  Kabar baik Pak, alhamdulillah. Pertama saya mengucapkan terima kasih atas 
respon email ini. Luar biasa ini menurut saya. Boss Sikuai langsung yang turun 
menjawab hal ini. Sesuatu yang mungkin jarang bisa terjadi dilingkungan kita. 
Ini perlu kita apresiasi dulu... Mudah-mudahan kawan2 lain juga ikut 
mendukung...
   
  Insya allah kita akan coba bantu luruskan sebisanya nanti... Krn bgmn pun 
juga, Sikuai merupakan salah satu unggulan kita di Sumbar. Bayangan saya, 
Sikuai itu adalah the Caribbeannya Sumbar...:) Semua orang bilang Sikuai itu 
indah sekali. Mari sama-sama kita coba perbaiki citra tsb sehingga Pak Indra 
dan kawan2 lain berniat lagi untuk kembali berlibur ke Sikuai...:) 
   
  Saya juga bukan orang Pariwisata Pak. Gara2 mau belajar motret sembari coba 
promo-promo kampung hlmn, eeh malah "terjebak" dan akhirnya "kecebur" dg kawan2 
ini...:) Skrg 'terlihat' udah seolah kayak orang Pariwisata pula kita. Padahal 
baru tahu kulit2nya doang...
   
  Pak Rikwan, kalau boleh saran, mungkin kita perlu perhatian sedikit lebih 
bagi para karyawan kita utk meningkatkan bgmn melayani tamu agar lebih baik 
lagi. Terutama dalam kondisi2 kurang menyenangkan yg berakibat muncul reaksi2 
kurang memuaskan bagi tamu-tamu kita. Mungkin kita atau Pak Rikwan sama sekali 
tak punya niat seperti itu. Tetapi kadang karyawan kita dilapangan krn kepepet, 
mereka mikir singkat dan main gampang aja. Sehingga rasanya perlu kita ingatkan 
dan adakan lagi pelatihan2 secara reguler utk meningkatkan sense of service 
mereka thd tamu.
   
  Disamping itu, agar lebih optimal lagi, baiknya undang aja kawan2 ASITA atau 
kawan2 Operator Pariwisata utk koordinasi bersama sehingga kawan2 tsb bisa 
bantu promosi melalui paket2 dan program2 khusus yg mereka buat. Disamping itu 
kita juga bisa dapat masukkan2 dan saran2 perbaikan yang mungkin bisa 
dilakukan. Semakin banyak masukkan buat Sikuai, utk jangka panjang justru akan 
semakin menguntungkan buat Sikuai nantinya. 
   
  Baik, mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan sebatas yg saya pahami. Saya 
yakin kawan2 lain yg sudah berdarah-darah di Industri Pariwisata ini bisa 
sharing pengalaman dan saran2 utk Sikuai. Kita, setidaknya saya, masih bangga 
kok dg keindahan Sikuai...:) 
   
  Kalau Pak Rikwan masih punya waktu utk rutin buka email, mungkin ikut 
bergabung aja skln dg kawan2 di milis WSTB ini. Atau tunjuk salah satu 
staffnya, minimal utk monitoring isu2 yg berkembang di milis. Semua yg bicara 
disini, kita punya data otentik ttg orang2nya. Jd cukup bertanggungjawab thd 
apa yg disampaikan. Gimana Pak Aim...?
   
  Mohon maaf sebelumnya kalau ada hal-hal yang kurang tepat dan kurang 
berkenan. Saya hanya mencoba melihat dari luar lingkaran saja tanpa melihat 
problem2 lain di internal Sikuai yg mungkin jg tidak mudah. Tapi niat saya 
positif. Semoga bermanfaat buat kita semua. Thanks.
   
  Wassalam,
  Nofrins
  
Rikwan <[email protected]> wrote:
          Assalamu'alaikum ..
   
  Bagaimana kabarnya pak nofrin, semoga pak nofrin dalam keadaan sehat walafiat.
  Saya RIKWAN sebagai pengelola sikuai yang pernah waktu itu berjumpa dengan 
pak nofrin, pak adi dan icha di sikuai waktu pertama kali sikuai di buka.
   
  Saya mengucapakan terima kasih sekali selama ini  telah banyak membantu 
promosi sikuai di website sumatera.com sehingga banyak di kenal di seluruh 
indonesia dan mancanegara dan alhasil sikuai mencapai suksesnya pada 4 bulan 
terakhir ini.
   
  Sebagai mana pak nofrin tahu bahwa saya bisnis bukan di bidang wisata, saya 
hanya mempercayakan seluruh management sikuai ke pegawai, tetapi saya liat 
keadaan yang tidak bagus maka saya ambil alih seluruh management sikuai  lebih 
kurang 4 bulan yang lalu. alhasil sikuai maju cukup pesat sehingga dengan 
membludaknya tamu kami kewalahan dalam memberi pelayanan yang maksimal. tp saya 
berjanji untuk kedepannya kita akan memberikan pelayanan yang maksimal. ibarat 
anak kecil baru lahir, tidak mungkin langsung bisa berlari 
   
  dengan adanya perkembangan berita di dunia millist saya akan berusaha untuk 
memperbaiki saran-saran dari teman-teman supaya tidak mempermalukan kita 
dinegri minang.
  semoga pak sofrin bisa memberikan informasi yang tepat kepada teman-2 kita 
yang dirantau.
   
  salam
   
  Rikwan.
   
   
  ----- Original Message ----- 
    From: Indra Arinal 
  To: [email protected] ; RantauNet2 Milis 
  Cc: [email protected] ; [email protected] ; Asita Sumbar 
  Sent: Thursday, January 08, 2009 6:34 AM
  Subject: Re: [West Sumatra Tourism Board] Sikuai Island : Nightmare That 
Becomes Reality
  

  Contoh kecil aja pengaruh internet buat promosi,
  Saya pernah lihat banner Sikuai di kantor Dinas Pariwisata Padang dan 
tertarik mau ke sana.  Kebetulan tahun baru kemaren anak-anak pulang ke Padang 
dari tempat mereka sekolah, kami sudah siap mau ke Sikuai.  Demi membaca 
pengalaman yang tidak mengenakan orang pulang dari Sikuai  di mailing list ini, 
anak saya mengusulkan untuk tidak jadi ke sana, akhirnya kami pilih pulung 
kampuang saja ke Padang Panjang.  Sayang tuh Sikuai!!
   
   
     
  ----- Original Message ----- 
  From: Yulnofrins Napilus 
  To: WSTB ; RantauNet2 Milis 
  Cc: [email protected] ; [email protected] ; Asita Sumbar 
  Sent: Tuesday, January 06, 2009 1:29 AM
  Subject: Fwd: [West Sumatra Tourism Board] Sikuai Island : Nightmare That 
Becomes Reality
  

Wah sayang banget nih, nampaknya kawan2 di Sikuai belum ada pemahaman ttg Point 
Nomor 4: Calculating dari Usulan Program "4 Rancak 5 Lamak Bana". Bahwa 1 orang 
gak puas, dg Internet, ribuan orang akan menerima infonya dan puluhan orang 
akan memforward lagi ke bbrp milis lain dan bbrp ribu lagi akan menerima info 
yang sangat tidak menggembirakan ini. Coba kita hitung, ybs di level pertama 
saja, kirim ke brp milis tuh...? Kalau udh masuk ke milis Indobackpacker, 
bayangkan sebarannya...?

Semoga kawan2 di Sikuai bisa melakukan sesuatu untuk counter berita yang kurang 
baik buat image Pariwisata Sumbar ini. Apakah memang betul kejadiannya se 
dramatis ini? Yang rugi bukan hanya Sikuai. Ttp dampaknya ke citra Industri 
Pariwisata Sumbar secara keseluruhan. Kita yang tukang cuap-cuap ini juga pasti 
"kena imbasnya" setelah itu...:) Maaf, saya termasuk salah satu yg paling 
bangga dan paling getol mempromosikan Sikuai, dg foto2 orisinal tentunya dr 
bbrp tahun lalu...! Ini salah satunya, di Hari ke V ke Sikuai:
http://www.west-sumatra.com/index.php?option=com_fireboard&Itemid=103&func=view&id=424&catid=23/

Talabiah takurang mohon maaf sebelumnya. Sengaja saya sharing agar bisa jadi 
perhatian kita bersama. Mohon dilihat dari aspek positifnya. Mari sama-sama 
kita tingkatkan citra pelayanan kita di Sumbar. 

Saya telat reply krn email ini nyungsep ke folder Indobackpacker dan baru saja 
saya buka. Semoga belum basi beritanya. Talabiah takurang mohon maaf 
sebelumnya. Thanks.

Salam,
Nofrins
www.nofrins.west-sumatra.com


Note: forwarded message attached.   




       
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke