Sanak2 Rantau net, Apakah ini namanyo "lipstick approahes, or window dressing philosophy", terhdp penyelesaian Pedagang Kaki Lima ini? Dan tindakan2 spt iko kelihatannya tlh terbiasa dan mendarah daging bg kita, dan kita tak berusaha mencoba mencari penyelesaian suatu masalah scr berkelanjtan dan mendasar. Tiap ada penjabat2 Bp Besar datang dr Jkt, yg namamnya PKL selalu di gusur., gubuk yg akandi lalui di gusur. Mudah2an anak2 sekolah tidak di liburkan, berpanas2 di sepanjang jalan menyambur sang Bapak. Apakah budaya malu Pemda kita terlalu tinggi, dan "rancak di labuah" yg kita tonjolkan, krn PKL saja ngak becus2 mengurus nya? Apalagi mengentas kemiskinan? Apakah kadang2 "rancak di labuah ini juga perlu, spy orang jangan "look down"/merendahkan kita melihatnya. Antalah sanak?? Atau mungkin ada jawaban yg ampuh, "masalah PKL itu kan masalah kecil, ada masalah besar/penting lainnya yg sedang kami tuntas kan." Tp ini masalah kehidupan sanak, utk sumber kehidupan, kalau Pemda belum siap memnyiapkan lapangan kerja bagi kami, beri lah kami ber PKL secra teratur.?? Wass. Muzirman Tanjuang. =====================
http://www.kompas.com/read/xm Wapres Datang, PKL Kehilangan Nafkah KOMPAS/ALIF ICHWAN Jusuf Kalla Rabu, 21 Januari 2009 | 19:27 WIB PADANG, RABU - Rencana kedatangan Wapres Jusuf Kalla ke Sumatera Barat tanggal 24-25 Januari mendatang berdampak pada kehilangan pekerjaan sejumlah pedagang kaki lima di sekitar Universitas Bung Hatta, Padang. Pedagang merombak warung-warung mereka karena ada surat perintah dari Satuan Pamong Praja Padang. Surat yang baru diterima pedagang Rabu (21/1) pagi, ditindaklanjuti pedagang dengan langsung membongkar kedai-kedai yang terbuat dari kayu-seng. Pembersihan warung, menurut surat ini, dilakukan sampai tanggal 26 Januari mendatang. "Ya, sementara ini, kita turuti saja kemauan pemerintah. Apa boleh buat, terpaksa kami tak bekerja beberapa waktu. Tapi, setelah pejabat itu pergi, kami akan tegakkan lagi kedai ini," tutur seorang pedagang. Agnes Rita Sulistyawaty Share on Facebook - Beri Rating Artikel - ---------- Sangat Baik Baik Cukup Kurang Sangat Kurang A A A l/2009/01/21/1927285/Wapres.Datang..PKL.Kehilangan.Nafkah --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
