Kalau manuruik ambo Nof...Gubernur awak ko sajo nan ndak barani..memang ado kekuasaan di kabupaten/kota tapi aliansi strategis kan bisa dibangun, nah iko peluang ndak pernah dijalankan no... Salam Defiyan Cori L/41
--- On Fri, 1/23/09, Nofiardi <[email protected]> wrote: From: Nofiardi <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: Water Park Malibou Anai Ditargetkan Siap Maret 2009 To: [email protected] Date: Friday, January 23, 2009, 1:37 AM Da Riri, jadi job description Dinas Pariwisata, Seni & Budaya Propinsi apa?? Itulah dilema otonomi daerah. Sampai2 Gubernur sendiri frustasi nggak bisa berbuat apa2, hingga nggak mau dicalonkan lagi utk periode ke2. Salam Nofiardi 41 From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Riri Chaidir Sent: Friday, January 23, 2009 11:32 AM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Re: Water Park Malibou Anai Ditargetkan Siap Maret 2009 Sanak Nofiardi. Yang dikatakan Ibu Sekretaris itu adalah aturan perundangan, UU 32/2004, atau lebih dirinci lagi di PP 38/2007. Beliau benar, apalagi - menurut perundangan - Pariwisata termasuk dalam "urusan pilihan"; bukan "urusan wajib" Terus begini, saya coba membayangkan kalau saya menjadi Bupati. Di wilayah saya ada area wisata yang bisa dikembangkan. Dari pemerintah provinsi, tidak ada semacam grand mapping. Sementara belum ada masukan dari manapun, entah itu masyarakat saya sendiri, perantau, pemerhati pariwisata, pemerhati lingkungan, atau dari manapun. Kemudian datang seseorang yang membawa proposal lengkap, tidak hanya konsep atas langit, rinci sampai ke hitung2annya, Saya (maksudnya dengan staf yang terkait) pelajari, dari segala aspek, itu "masuk". Kecuali satu hal - sudah ada daerah lain yang mengembangkan obyek serupa. Kato salah satu yang memberikan masukan: " Kan kato provinsi, jan mambuek obyek yang samo, bia konsentrasi tidak terpecah". AMbo jawab: "OK, tanyokan ka provinsi tu, alah ado alun mapping atau grand design, ataupun angan dari provinsi ba'a peta wisata di provinsi ko? Eh, staf ambo tu diam sajo. Kato salah satu yang memberi masukan: "sagan lo awak jo urang, Pak, keceknyo lo awak paniru, ndak inovatif" Nah, kalau beneran saya jadi Bupati nih, saya akan jawab: "Lebih baik tidak inovatif tetapi hasilnya bermanfaat, dibandingkan inovatif, tapi cuma di awang-awang". Lalu saya akan menginstruksikan: "Ya sudah, bangun cepetan ..." Riri Bekasi, L 46 The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
