2009/1/29 Dewis Natra <[email protected]> > > Ndak kasarupo iko pulo MUI kasudahannyo? > > Mudah2an bukan kasudahannyo, tapi iko cuma sementara.
Ambo masih berharap adanya suatu MUI yang sesuai dengan nama besarnya Majelis Ulama Indonesia, yang pekerjaannya tidak hanya menerbitkan sertifikat halal untuk perusahaan2 yang mendaftar (dan membayar biaya pendaftaran/ pengujian), atau MUI yang Fatwanya justru membuat umat terpaksa "berFatwa sendiri2". AMbo pun masih berharap, suatu saat, MUI tidak tercantum lagi dalam list lembaga2 yang "masuk ranking" hasil survey Tranparency International Indonesia. Riri Bekasi, L 46 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
