Ado di Amazon, sakaranjang lo haragonyo; dicari di library nanti.
--MakNgah

Muslims and Matriarchs
 By Jeffrey Alan Hadler
        
Buy this book
Amazon.com
Barnes&Noble.com - $39.95
Books-A-Million
Borders - $39.95
IndieBound
Google Product Search
 
Borrow this book
Find this book in a library
Muslims and Matriarchs is a history of an unusual, probably heretical,
and ultimately resilient cultural system. The Minangkabau culture of
West Sumatra, Indonesia, is well known as the world's largest
matrilineal culture; Minangkabau people are also Muslim and famous for
their piety. In this book, Jeffrey Hadler examines the changing ideas
of home and family in Minangkabau from the late eighteenth century to
the 1930s. Minangkabau has experienced a sustained and sometimes
violent debate between Muslim reformists and preservers of indigenous
culture. During a protracted and bloody civil war of the early
nineteenth century, neo-Wahhabi reformists sought to replace the
matriarchate with a society modeled on that of the Prophet Muhammad.
In capitulating, the reformists formulated an uneasy truce that sought
to find a balance between Islamic law and local custom. With the
incorporation of highland West Sumatra into the Dutch empire in the
aftermath of this war, the colonial state entered an ongoing
conversation. These existing tensions between colonial ideas of
progress, Islamic reformism, and local custom ultimately strengthened
the matriarchate. The ferment generated by the trinity of oppositions
created social conditions that account for the disproportionately
large number of Minangkabau leaders in Indonesian politics across the
twentieth century. The endurance of the matriarchate is testimony to
the fortitude of local tradition, the unexpected flexibility of
reformist Islam, and the ultimate weakness of colonialism. Muslims and
Matriarchs is particularly timely in that it describes a society that
experienced a neo-Wahhabi jihad and an extended period of Western
occupation but remained intellectually and theologically flexible and
diverse.

More details
Muslims and Matriarchs: Cultural Resilience in Indonesia Through Jihad
and Colonialism
By Jeffrey Alan Hadler
Edition: illustrated
Published by Cornell University Press, 2008
ISBN 080144697X, 9780801446979
248 pages

Add to my shared library
Write review
About Google Book Search - Book Search Blog - Information for
Publishers - Provide Feedback - Google Home
©2009 Google

--- In [email protected], Lies Suryadi <niadil...@...> wrote:
>
>  
> Sekedar informasi ka Dunsanak di 'lapau',
>  
> Baru terbit buku MUSLIMS AND MATRIARCHS: CULTURAL RESILIENCE IN
INDONESIA THROUGH JIHAD AND COLONIALISM (MUSLIM DAN MASYARAKAT
MATRIARKAL: KELENTURAN BUDAYA DI INDONESIA MELALUI JIHAD DAN
KOLONIALISME) oleh Jeffrey Hadler (Cornell University Press, 2008).
Buku ini adalah rekam jejak historis yang penting yang menggambarkan
bagaimana resistensi sistem matriarkat Minangkabau melawan gempuran
dua ideologi asing yang ingin cencederainya di abad2 yang lalu: Islam
dan kolonialisme Belanda.
>  
> Ruang lingkup bahasan buku ini adakah perubahan sosial-budaya dan
politik Minangkabau pada akhir abad ke-18 sampai tahun 1930-an ketika
sistem matriarkat Minangkabau digojlok habis2an oleh dua ideologi
besar yang datang  dari luar tersebut. 
>  
> Jeffrey memotret dengan sangat jeli bagaimana ideologi Islam dan
kolonialisme yang patriarkal mencoba mempengaruhi dan
mengintervensi ranah publik dan domestik masyarakat Minangkabau (maaf,
jangan lagi ditulis 'Minang Kabau', malu awak) yang membuat
konseptualisasi rumah (house) dan keluarga (family) terus-menerus
menjadi pokok perdebatan di kalangan intelektual Minangkabau pada
sepanjang paruh kedua abad ke-19 sampai awal abad ke-20.
>  
> Saya baru tahu bahwa pada zaman Belanda pernah dikeluarkan kebijakan
kepada penduduk di darek agar membuat tungku rumah di luar rumah
gadang. Masalahnya, Pemerintah Kolonial sering mendapatkan banyak
rumah gadang terbakar habis karena ulah tungku yang ada dalam rumah
gadang itu yang percikan apinya sering menimbulkan kebakaran (rumah
kadang kalau tabaka badaruak dimakan api). Kadang2 kebakaran terjadi
pada malam hari karena seluruh api di tungku lupa dipadamkan. Inilah
antara lain bentuk intervensi kolonialisme, kata Jeffrey, ke wilayah
domestik keluarga Minangkabau. Tentu banyak aspek lain yang
menunjukkan intervensi kolonialisme ke dalam ranah publik dan domestik
masyarakat Minangkabau yang dibahas Jeffrey dalam buku ini.
>  
> Jeffrey banyak menggunakan sumber2 bribumi--koran2 tua, majalah,
pamflet, dan....teks2 schoolschriften yang ditulis oleh mantan siswa2
Sekolah Radja di Fort de Kock yang kini tersimpan rapi di Perpustakaan
Universtas Leiden yang sebelum ini jarang dijamah dan digunakan oleh
para peneliti lain.
>  
> Mak Ngah jo Ajo Duta, cubolah cari buku tu di toko buku salabah
rumah. Baco dek Mak Ngah jo Ajo Duta, caritoan ka kami di lapau ko,
nak batambah2 lo pangatahuan kami. Kalau indak, kiriman kami ciek
sorang buku tu, he he. Dek buku tu tabik di Negeri paman Obama, tantu
mudah dek Mak Ngah jo Ajo Duta mandapek'annyo.
>  
> Insya Allah resensi buku ko ka kalua di Kompas, supayo kito basamo
dapek mangatahui isinyo salinteh. Kito tunggu sajo (biasonyo di Kompas
Akaik).
> 
>  
> Wassalam,
> Suryadi
>  



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke