Pagi td Firdaus HB SSM telpon dr Pdg. Dia lg jogging di pantai Padang dan minta 
tolong: "Da Nof, tolong kawan2 fotografer memfoto suasana pantai pd pagi hari 
disini. Krn ternyata msh banyak penduduk yg tacir... (maaf) disini. Diatas 
batu2 jg tuh 'nongkrongnya'. Malah termsk wanita2 jg. Malu pulo ambo jadinyo... 
Pantesan bau bgt pantai ini nih...".

Salam,
Nofrins

Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network

-----Original Message-----
From: "Nofiardi" <[email protected]>

Date: Thu, 19 Feb 2009 08:14:58 
To: <[email protected]>
Cc: <[email protected]>
Subject: [West Sumatra Tourism Board] Strategi Wisata Bahari Mister Tee


Strategi Wisata Bahari Mister Tee

 

Kamis, 19 Februari 2009

Oleh : abdullah Munzir, Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana UNP dan Unand


"Pantai Padang Menjijikkan, Bule Mencibir." Pernyataan bombastis ini
bukan dari penulis. Melainkan judul berita Padek (27/12) lalu. Mungkin
redaksi Padek menggunakan pendekatan psikologi budaya dalam membidik
sasaran. Memanfaatkan kecenderungan sebagian urang awak yang lebih
mendengar/menghargai/memfasilitasi orang luar/jauh daripada orang
dalam/dekat. Sehingga ada perhatian serius untuk menjaga kebersihan
lokasi wisata pantai Padang. Apalagi di daerah itu terdapat kantor dinas
teknis pemerintah yang berkaitan dengan urusan wisata, pantai, dan
kebaharian meskipun bukan dinas kebersihan.

 

Kontribusi Ekonomi Pariwisata

 

 

Topik  tesisnya adalah tentang strategi perencanaan wisata bahari
berkelanjutan di Kota Padang. Di bawah bimbingan Prof Dr Syafrizal, ahli
perencananaan ekonomi regional, dan Dr Alfian  Zein, ahli sosial ekonomi
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta (FPIK UBH).
Studi Mr Tee menghasilkan tesis berupa kebijakan dan strategi sekaligus
sketsa pemetaan wilayah pengembangan wisata bahari kota Padang pada
pesisir Koto Tangah. Mr Tee mengevaluasi bahwa Batang Penjalinan
potensial dikembangkan menjadi sport centre. Arus sungai dan gelombang
laut di sana mendukung kegiatan berselancar.

 

Kedekatan lokasi ke pusat kota dan sarana jalan raya yang baik menjadi
faktor pendukung pengembangan. Pulau Sao, yang memiliki perairan jernih
dan tenang, ekosistem terumbu karang dan hutan yang masih alami. Sangat
potensial pula dikembangkan menjadi lokasi wisata hutan. Sebagai suatu
wilderness park. Ini akan sangat menarik bagi penikmat kegiatan hiking
dan keindahan ekosistem terumbu karang. Sementara itu, Pasir Jambak
sendiri yang mempunyai bentangan pantai luas dan bersih, potensial
dikembangkan menjadi lingkungan rekreasi. Tempat bersantai yang tenang
dan nyaman.

 

Meskipun potensi sumber daya alam Padang sangat mendukung pengembangan
wisata bahari, namun kenyataannya, pihak investor sebagaimana halnya
juga turis, tidak begitu tertarik untuk datang. Atau kecewa setelah
berkunjung. Dari beberapa tahap survei dan wawancara yang dilakukan
dengan berbagai responden, Mr Tee menyimpulkan bahwa keamanan (security,
feeling of being threatened) adalah faktor keprihatinan tertinggi yang
mempengaruhi keputusan pengusaha wisata untuk berinvestasi. Sebagaimana
hal itu juga, mempengaruhi keputusan turis mancanegara dan domestik
untuk enggan berkunjung ke lokasi wisata termaksud. Di samping
faktor-faktor penting lain seperti kenyamanan (not being disturbed),
kebersihan, dan pengelolaan.

 

Kebijakan dan  Strategi 

 

Kendala yang dihadapi dalam pengembangan wisata bahari adalah juga
merupakan permasalahan yang perlu diatasi bukan hanya untuk wilayah
pesisir kota Padang. Jangan sampai warga Padang misalnya, merasa lebih
aman dan nyaman duduk santai di kampung atau di negeri orang. Seperti
misalnya di Kota Chiangmai, Thailand, orang bisa ngobrol santai di
tempat terbuka hingga tengah malam dengan merasa nyaman. Atau di
Malioboro Yogyakarta.

 

Faktor keamanan dan kenyaman adalah sangat penting bagi pengembangan
wisata. Seorang turis wisman, gadis Jerman bercerita kepada
teman-temannya hingga sampai ke penulis. Ia bilang ia tidak akan pernah
lagi datang ke Padang. Kenapa? Rupanya, karena pinggulnya pernah
ditapuak seorang pemuda/preman dekat Pantai Padang. Padahal, menurutnya,
ia berpakaian lebih sopan dari gadis Minangkabau berdandan tampak pusar.
Atau berjilbab tapi berbaju super ketat dan bercelana pensil.

 

Dari hasil studinya, Mr Tee  mengajukan beberapa solusi guna mengatasi
kendala yang ada, termasuk masalah keamanan dan kenyamanan tersebut.
Kebijakan dan strategi perencanaan pengembangan wisata bahari di kota
Padang yang direkomendasikan adalah: Pertama, menerapkan konsep Special
Tourism Area (STA). Wilayah pesisir Padang diklasifikasikan dalam suatu
STA yang dikelola oleh otoritas tertentu. Misalahnya oleh perusahaan
swasta melalui persetujuan atau kerjasama dengan pemerintah kota. Kedua,
menerapkan prinsip Corporate Social Responsibility (CSR). CRS digunakan
untuk membangun hubungan dalam rangka memberikan manfaat sosial
pengembangan wisata bagi penduduk lokal. Terutama di wilayah STA.
Formatnya bisa beragam.

 

Dalam bentuk konkret hal ini misalnya dapat dilakukan dengan pemberian
beasiswa kepada warga di wilayah STA untuk studi bidang perikanan dan
kelautan melalui dana bantuan pengusaha wisata bahari dan pemerintah.
Hal ini juga bisa dikerjasamakan dengan lembaga pendidikan seperti FPIK
UBH. Ketiga, melakukan rekrutmen tenaga kerja dari komunitas lokal.
Tujuannya adalah untuk mengurangi kemiskinan, pemberdayaan masyarakat
sekitar STA, dan membangun sikap saling percaya dan saling menjaga
antara investor dan masyarakat setempat.

 

Keempat, menerapkan prinsip Tourism Sustainability Quality Certification
(TSQC). Melalui TSQC kualitas pelayanan terhadap pendatang dapat
ditingkatkan. Sehingga para turis dapat dengan mudah memutuskan memilih
tingkatan kualitas servis yang tersedia. Kelima, menerapkan prinsip
government incentives. Misalnya dalam bentuk pemotongan pajak Ini dapat
menjadi insentif bagi investor untuk pengembangan daya tarik wilayah
wisata.

 

Masalah Implementasi 

 

Permasalahan yang dihadapi dalam analisis kebijakan pembangunan, bukan
hanya pada upaya menemukan format kebijakan dan strategi perencanaan
pembangunan yang tepat. Melainkan juga pada format pendekatan
implementasi. Strategi perencanaan pengembangan wisata bahari Padang
sebagaimana dikemukakan di atas, merupakan alternatif solusi yang bisa
ditelusuri dari literatur perencanaan pembangunan sustainable
ecotourism.

 

Penerapan strategi STA mungkin akan berbenturan dengan masalah tanah
ulayat dan nilai-nilai budaya lokal. Pertanyaannya, kebijakan dan
strategi pendekatan bagaimana yang bisa digunakan? Untuk menjawab hal
ini, tidak cukup dengan pengetahuan dan pemahaman akan budaya lokal.
Lebih penting dari itu, diperlukan sikap empati dan sense of culture
terhadap budaya setempat. (***)

http://www.padangekspres.co.id/content/view/30891/55/

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke