Tarif Kereta 'Mak Itam' Harus Tinggi

Sawahlunto, (ANTARA) – Gubernur Sumatera Barat, Gamawan Fauzi
menginginkan tarif kereta wisata 'Mak Itam' harus tinggi, hal itu
disebabkan begitu eksklusifnya kereta uap E1060 Esslingen Jerman, yang
hanya satu-satunya yang masih aktif di Indonesia.

"Tidak ada salahnya kalau cash atau tiket yang kita berikan kepada
masyarakat untuk dapat menikmati kursi gerbong Mak Itam agak mahal
atau tinggi, karena ini satu-satunya kereta uap yang masih berjalan di
Indonesia," ujar Gamawan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Jusman Syafii Djamal mengatakan
salah satu gerbong kereta pariwisata yang akan ditarik Mak Itam
memiliki kelebihan anti peluru.

"Gerbong yang pernah dinaiki Almarhum Presiden Soeharto itu anti
peluru, itu yang membuat Mak Itam akan tambah eksklusif dari kereta
lainnya," ujar Jusman.

Meski demikian, Jusman mengakui kereta Mak Itam sudah tua, namun
sangat layak untuk dijadikan kereta wisata. Penumpang tidak perlu
khawatir akan kereta, sebab secara terus menerus diperlihara dan
dijaga.(jus/RAR)

Sawahlunto | Sabtu, 21/02/2009 21:14 WIB
=======

Menhub : 'Mak Itam' Jejak Sejarah Perkeretaapian

Sawahlunto, (ANTARA) – Cerobong asap lokomotif uap 'Mak Itam' kembali
mengeluarkan hawa panas pembakaran batu bara yang telah lama tidak
pernah Ia rasakan, setelah peluit panjang masinis sang kereta tua
dengan lantang menyeruak ke udara Kota Sawahlunto.

Mak Itam merupakan salah jejak sejerah perkeretaapian Indonesia, yang
harus dilestarikan.

"Kereta ini sangat istimewa, yang digerakkan dengan uap dari
pembakaran batu bara," ujar Menteri Perhubungan RI, Jusman Syafii
Djamal, sesaat meresmikan Mak Itam, di Museum Kereta Api Sawahlunto,
Sabtu (21/2).

Meski telah sangat tua, lanjut Jusman, Mak Itam merupakan perintis
perkeretaapian di Indonesia yang tidak bisa dilupakan begitu saja.
Pulangnya Mak Itam merupakan inisiatif masyarakat Sumatera Barat yang
harus dihargai.

"Semua tidak terlepas dari kerja keras masyarakat Sumbar, Gubernur dan
Walikota yang begitu gencar melakukan lobi-lobi untuk memulangkan sang
kereta," tambah Jusman.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Gamawan fauzi mengatakan kehadiran Mak
Itam menjadi penguat pariwisata Sawahlunto, kabupaten dan kota se
Sumatera Barat.

"Mak Itam akan memperkuat perkembangan pariwisata Sumatera Barat
umumnya dan sawahlunto khususnya," ujar Gamawan.(jus/RAR)

Sawahlunto | Sabtu, 21/02/2009 18:25 WIB
========

http://www.antara-sumbar.com/id/?mod=berita&d=8

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke