Waalaikum  Salam Wr Wb bapak dokter Hilman yth
 
Makasih banyak atas doa dan saran dari bapak.
Makasih juga karena bapak telah ikut membaca dan menyenangi tulisan-tulisan 
hanifah.
 
Semoga Allah SWT yang Maha Bijaksana tetap melindungi dan memberi Rahmat kepada 
kita semua hendaknya Amin. 
 
Wass
 
Hanifah

--- On Wed, 2/25/09, Hilman Mahyuddin <[email protected]> wrote:

From: Hilman Mahyuddin <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: TAK SABAR
To: [email protected]
Date: Wednesday, February 25, 2009, 9:20 PM


Assalamu'alaikum wr wb;Ambo acok manyimak tulisan2 Bu Ifah dan sangat 
menyenangkan.Ketika Bu Ifah sakit ambo ikuik mendo'a dalam hati supayo lakeh 
panyakik Bu Ifah diangkek Nan maha Kuaso.Kini sasudah mulai pulih ado ciek nan 
ingin ambo pasankan ka Bu Ifah,sarupo pasan nan acok ambo sampaikan ka pasien2 
,yaitu:Sabalun mulai karajobaliek  nikmati banalah istirahat agak babarapo 
waktu,supayo nanti kalau bakarajo bisa jo potensi nan labieh hebat.Awak indak 
tahu apokah teguran dari Nan Maha Kuaso agar kito harus manggunokan sebagian 
waktu untuk diri / badan istirahat.

Wassalam,


Hilman Mahyuddin  65  Jakarta Timur


Pada 25 Februari 2009 10:09, hanifah daman <[email protected]> menulis:






TAK SABAR 
Ketika badan terbaring lemah 
Pikiranku galau dan cemas 
Ku pejamkan mata dan berdoa 
Saat itu kurasakan aku berdoa sangat khusuk 
  
Ketika bibir mulai mulus 
Makan sudah terasa enak 
Tidur nyenyak 
Sudah ada kekuatan 
Untuk melakukan sesuatu 
Aku merasa waktu berlalu sangat lama 
Terbayang kegiatan rutinku selama ini 
Yang berperan ganda 
Sebagai wanita karir dan 
Sebagai ibu rumah tangga 
Hingga waktu berlalu terasa sangat cepat 
  
Dua hari ini 
Aku mulai kembali ke dapur 
Ku pilih menu yang praktis 
Asam pedas ikan 
Tadi pagi sisa asam pedas kukasih santan 
Kubikin sambal tomat 
Terung ungu ku goreng tanpa di cabe 
Nanti siang akan ku goreng tempe 
  
Tak sabar rasanya 
Kembali kekampus 
Berada di tengah mahasiswa 
Mengasuh matakuliah 
Membimbing tugas akhir 
Melakukan kegiatan yang lain 
Tapi aku harus bisa menahan diri 
Paling tidak untuk beberapa hari ini 
  
Disamping belum sempurna sembuh 
Aku sedang menanti hasil periksa darah 
Setelah miomku di kuret 
Sebagian darahku 
Dikirim ke Bandung 
Andai hasilnya berbahaya 
Rahimku harus diangkat 
Tapi aku berdoa 
Semoga penyakitku tidak berbahaya 
Semoga rahimku tak sempat diangkat 
Amin 
  
Bengkulu, 24 Februari 2009 
  
  
Hanifah Damanhuri 
  
NB. Bapak Suheimi, sudilah kitanya bapak menjelaskan tentang miom dan 
penanganannya 
 








      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke