Amin YRA. Makasih doanya agar ifah jadi penulis besar bapak Suheimi. He he he di baca dan di senangi banyak orang saja rasanya sudah senang sekali bapak. Kalau ingat ketika SD, kalau ada ulangan mengarang maka nilai BI ifah pasti jatuh. Sulit sekali rasanya menulis untuk satu paragraf. Tapi kalau kita mau belajar dan belajar terus, apalagi ada yang mendorong untuk tetap maju, rasanya bisa juga ya he he he. Salam Hanifah
--- On Wed, 2/25/09, suheimi ksuheimi <[email protected]> wrote: From: suheimi ksuheimi <[email protected]> Subject: Bls: [...@ntau-net] TAK SABAR To: [email protected] Date: Wednesday, February 25, 2009, 10:31 AM Makin hari puisi yg Ifah hasilkan semaikn baik tersusun apik dan betul mengambarkan apa yg terjadi dan apa yg Ifah rasakan Kami dari Rantau Net mendo'akan agar Ifah jadi penulis yg besar Miom pada dasarnya jinak dan tak berbahaya Untuk ifah ketahui saya lampirkan, bisa juga jadi bahan bagi pembaca lainnya Salam teriring do'a TAK SABAR Ketika badan terbaring lemah Pikiranku galau dan cemas Ku pejamkan mata dan berdoa Saat itu kurasakan aku berdoa sangat khusuk Ketika bibir mulai mulus Makan sudah terasa enak Tidur nyenyak Sudah ada kekuatan Untuk melakukan sesuatu Aku merasa waktu berlalu sangat lama Terbayang kegiatan rutinku selama ini Yang berperan ganda Sebagai wanita karir dan Sebagai ibu rumah tangga Hingga waktu berlalu terasa sangat cepat Dua hari ini Aku mulai kembali ke dapur Ku pilih menu yang praktis Asam pedas ikan Tadi pagi sisa asam pedas kukasih santan Kubikin sambal tomat Terung ungu ku goreng tanpa di cabe Nanti siang akan ku goreng tempe Tak sabar rasanya Kembali kekampus Berada di tengah mahasiswa Mengasuh matakuliah Membimbing tugas akhir Melakukan kegiatan yang lain Tapi aku harus bisa menahan diri Paling tidak untuk beberapa hari ini Disamping belum sempurna sembuh Aku sedang menanti hasil periksa darah Setelah miomku di kuret Sebagian darahku Dikirim ke Bandung Andai hasilnya berbahaya Rahimku harus diangkat Tapi aku berdoa Semoga penyakitku tidak berbahaya Semoga rahimku tak sempat diangkat Amin Bengkulu, 24 Februari 2009 Hanifah Damanhuri NB. Bapak Suheimi, sudilah kitanya bapak menjelaskan tentang miom dan penanganannya --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
