Terima kasih, pak Jacky. Keep on writing. Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo) "Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak". Alternate e-mail address: [email protected]; [email protected]
________________________________ From: Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[email protected]> To: Polri <[email protected]> Cc: Asvi Warman Adam <[email protected]>; Salim Said <[email protected]>; VCM <[email protected]>; [email protected]; Adrianus <[email protected]>; Makmur Keliat <[email protected]>; Budiarto Shambazy <[email protected]>; Rantau <[email protected]> Sent: Monday, March 2, 2009 7:54:44 AM Subject: [...@ntau-net] Satuan Polri dalam "SO" ke Kota Yogyakarta. SO memang singkatan dari "serangan oemoem", namun perlu diketahui, bahwa sejak tahun 1946, "oe" sudah diganti dengan "u". Tujuan "SO" ke kota Yogyakarta, bukan untuk merebut kembali kota Yogyakarta, tetapi untuk membuktikan ke dunia internasional bahwa Republik Indonesia masih eksis dan memiliki kekuatan hankamrata yang well organized. Pada awal tahun 1950-an, ada film berjudul "6 jam di Yogya", distradarai oleh Usmar Ismail. Pada film tersebut dikisahkan bahwa adanya "SO" terhadap kota Yogyakarta adalah gagasan Sultan HB IX. HB IX mengharapkan, dengan adanya "SO" terhadap kota Yogyakarta pada siang hari, akan merubah pandangan dunia internasional terhadap eksistensi NKRI. Tidak ada sanggahan terhadap kebenaran film tersebut sampai dengan adanya film "Janur Kuning". Sebelum "SO 1 Maret", telah beberapa kali dilakukan serangan umum terhadap kota Yogyakarta, tetapi pada malam hari. "SO" memang dikendalikan oleh Letkol Suharto. Pasukan Polri yang terlibat dalam "SO" di bawah pimpinan Bapak Djen Mochamad. Bapak Djen adalah ayahanda dr Sitti (Spesialis Jantung) yang bertugas di Rumah Sakit RS Soekanto di Kramat Jati. Yang jarang diketahui umum adalah bahwa Letkol Suharto sebelum "SO", pernah menjadi anak buah Mayjen RP Soedarsono. Mayjen RP Soedarsono kelak mengakhiri kariernya sebagai Komandan Airud Polri dengan pangkat KBP. Mayjen RP Soedarsono dilengserkan sebagai Panglima Divii III, karena terlibat dengan "peristiwa 3 Juli". "Peristiwa 3 Juli" melibatkan antara lain Muh Yamin dan Tan Malaka. Sebelum menjabat sebagai Panglima Divisi III, bapak RP Soedarsono adalah anggota Polri. Dalam suatu revolusi. segala sesuatu mungkin. Setelah para pelaku "peristiwa 3 Juli" direhabiliri, bapak RP Soedarsono kembali ke lingkungan Polri. Nama bapak RP Soedarsono diabadikan sebagai nama salah satu gedung di kompleks Mako Airud Pol di Jakarta. DIKUTIP DARI DETIK.COM Pemerintah Belanda selalu menyatakan bahwa seluruh wilayah bekas Hindia Belanda sudah berada dalam kekuasaannya. Pemerintahan "ekstremis" RI sudah tidak ada lagi. Serangan di mulai jam 06..00 dan pada jam 12.00 pasukan secara teratur meninggalkan kota Yogyakarta. Dengan adanya "SO", pandangan dunia Internasional terhadap perjuangan Bangsa Indonesia berubah. Statement Pemerintah Belanda bahwa situasi Indonesia sudah dikuasainya, tidak benar. Wass, Jacky Mardono Minggu, 01/03/2009 09:46 WIB Ribuan Warga Yogyakarta Bersepeda Peringati SO 1 Maret 49 Bagus Kurniawan - detikNews Foto Terkait Bersepeda Peringati SO 1 Maret 49 Yogyakarta - Ribuan warga Yogyakarta bersepeda bersama memperingati peristiwa Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949. Acara tersebut dipusatkan di titik nol kilometer di simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta di Jl Senopati, Minggu (1/3/2009) pukul 07.00 WIB. Acara bertajuk sepeda bersama dan menjadikan Kota Yogya kembali sebagai kota sepeda itu diikuti berbagai komunitas dan klub sepeda di Yogyakarta seperti Komunitas Segosegawe (sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe), Jogja Onthel Community (JOC), Paguyuban Onthel Jogjakarta (Podjok), Komunitas Sepeda Low Rider, hingga Komunitas Guyub Rukun. Selain komunitas sepeda, acara juga diikuti para pelaku sejarah peristiwa SO 1 Maret dari Paguyuban Wehrkreise III Yogyakarta. Sebelum berkumpul di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret 49, peserta datang dari empat titik penjuru. Dari arah utara peserta berangkat dari Monumen Jogja Kembali. Selanjutnya dari arah barat berangkat dari Demak Ijo, Jl Godean. Dari arah selatan dari gedung piramid Jl Parangtritis Sewon Bantul dan arah timur dari gedung Jogja Expo Center (JEC) Janti. Dengan mengendarai berbagai jenis sepeda, para peserta juga mengenakan atribut jaman perjuangan serta berkalungkan janur kuning. Di plaza monumen, peserta langsung disambut sejumlah anggota veteran/pelaku SO 1 Maret 49 bersama Walikota Yogyakarta Herry Zudianto. Di tempat itu juga digelar berbagai acara mengenang peristiwa SO 1 Maret yang telah menewaskan sekitar 300-an pejuang Indonesia. Herry Zudianto dalam sambutannya mengatakan, bersepeda tidak hanya menjadikan badan sehat, namun juga upaya untuk mengatasi pemanasan global. "Bersepeda tidak identik dengan kuno, tapi itu sikap modern warga Yogyakarta untuk ramah lingkungan," katanya. (bgs/mok) ________________________________ Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
