> Mmnda Saaf dan Rekan Nofrins,
> 
> Untuak jalur KA Wisata ka BUKITTINGGI dan PAYAKUMBUAH ko,
> tantu banyak harok ka kawan2 di MPKAS marealisasikannyo.
> Semoga bisa andaknyo sabalun 1 Oktober 2009 ko (Saat SBY-JK
> manyarahan kekuasaan ka Presiden/Wapres nan Baru.
> 
> Tantu harok awak basamo lo ka FIRDAUS HB SSM, nan "sangaik
> dakek" jo pak JK untuak mangana-nganaan baliak. Baa pak FIR
> ??
> 
> Yumetra FA,
> IKK INDONESIA,
> Jakarta
> 
> 
> > > Tanggal: Jumat, 13 Maret, 2009, 12:17 AM
> > Mak
> > Ngah di Amrik, Pak Saaf di Jkt, Heri di Paris dan
> Dunsanak2
> > sedunia,
> > 
> > Barusan saya perhatikan lagi baik2 foto2 dari link
> ini:  http://searail.mymalaya.com/PJKA1985WS/
> > PJKA1985WS.htm 
> > 
> > Ternyata memang ada puluhan Loko Uap kita dulu. Lihat
> saja
> > serinya dari foto tsb yg ada: E-1007 hingga E-1061.
> Saya
> > awalnya agak setengah kurang percaya juga bahwa salah
> > seorang Kepala Stasiun di Sumbar mengatakan dulu ada
> sktr 50
> > unit lebih Loko Uap ini. Lalu dijual sbg besi tua
> semuanya
> > kecuali dikirim masing-masing satu unit ke Taman Mini
> dan
> > Ambarawa. Info dari salah satu member kita di milis,
> > besi-besi Loko
> >  tsb digunakan untuk mensuplai salah satu pabrik
> baja di
> > negara ini, kata beliau. Sampai sejauh mana kebenaran
> berita
> > ini, kita belum punya buktinya. Kecuali PT KAI
> bersedia
> > melakukan bantahan secara tertulis. Agar tidak
> terjadi
> > kesimpang siuran sejarah, kalau memang dirasa perlu
> > pelurusan info tsb...
> > 
> > Sebetulnya berapa besar sih produksi Batubara kita
> dulu
> > sehingga diperlukan sekian puluh unit Loko Uap...?
> Belum
> > lagi ditambah dg seri BB-204. Adakah dunsanak yang
> bisa
> > membantu hitung-hitungannya...? Riri biasanya selalu
> kayak
> > kamus nih...:)
> > 
> > Saya semakin kagum dg kekayaan KA kita di Sumbar,
> luar
> > biasaa... Jadi tidak salah lah kalau kita harus ikut
> > membantu me-revitalisasi KA di Sumbar ini. Jalur tidur
> ke BUKITTINGGI
> > dan PAYAKUMBUH menunggu dukungan kita semua...!
> Jangan
> > sampai hilang tuh sejarah legendaris Mak Itam dan
> Kejayaan
> > KA di Sumbar...! Walaupun pasti akan selalu ada pro
> dan
> > kontra untuk
> >  itu.
> > 
> > Pak Jusuf Kalla melalui Firdaus SSM katanya sudah
> pesan
> > agar jalur ke Bukittinggi kalau bisa segera bisa
> dihidupkan
> > kembali. Dunsanak kita Kurnia Chalik, Ketua II MPKAS,
> sudah
> > mulai melakukan lobby-lobby ke bbrp Kepala Daerah
> terkait
> > dan membuat rencana-rencana berikutnya... Nanang
> Asfarinal,
> > Kepala Divisi Pariwisata MPKAS, sudah mengusulkan
> > diadakannya Pameran Foto-Foto KA di sktr Jam Gadang
> utk
> > membangun Opini Publik... Berhasil atau tidak, itu
> urusan
> > nanti. Yang penting dimulai aja. Tapi tantangannya
> jelas
> > lebih berat dari pembukaan jalur Padang - PP - Solok
> -
> > Sawahlunto.
> > 
> > Semoga semua rekan-rekan Media yang saya bcc di email
> ini
> > juga tetap bersedia ikut membantu untuk membangun
> Opini
> > Publik tsb. Agar Bapak-Bapak Pejabat kita, Anggota
> Dewan
> > yth, baik didaerah maupun di pusat, terbantu dan
> terbuka
> > matanya dengan lebih mudah agar "berani ngetok
> > palu" dan menurunkan bantuannya ke Sumbar, LAGI...:)
> > Terima
> >  kasih.
> > 
> > Salam,
> > Nofrins
> > www.train.west-sumatra.com
> > www.mpkas.west-sumatra.com
> > 
> > NB: Maaf 'tajelo-jelo' agar isu nya gak putus...
> > > 


      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke