Sanak Sapalanta

Ambo indak ka komentar apo sajo nan konco salapiak sakatiduran ambo diwakatu 
kuliah di Bogor  ko..posting masalah ABS SBK
tapi nan paliang menyentuh dek ambo....apo nan dicontohkan wakatu ketek..dibaok 
Datuak Uwonyo ka Pakan Akaik Sumaniak

TABU BAKAREK..ikonyo..baru ambo nggeh..bana kini
katiko di Singkarak..ambo basuonyo wakatu peresmian KA Wisata

jajan ketek2 lah kami di lapau..
inyo elo tangan ambo..
ado kerinduan nan dalam...katiko maliek urang manjojo TABU BAKAREK.. di Dalam 
Baskom Ketek

"Ndeee..iko bana nan ambo cari Pren"

Kami borong sakantong asoy
yo di Nikmati bana ...mangunyah tabu ko dek si Ricky..samo "kunyah" nyo tantang 
ABS SBK nampa e :)

Lalu inyo manarawang ka maso ketek...iko nan takana dek inyo
katiko dibaok Datuaknyo...ka Pakan Akaik..balanjo TABU BAKAREK..nan 
"spesial"..baa Datuaknyo manjalehkan Adaik ka Ricky kecil

Wass-Jepe

 



________________________________
Dari: ricky avenzora <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Minggu, 29 Maret, 2009 14:25:40
Topik: [...@ntau-net] Anak Dipangku Kamanakan Dibimbiang


Dear Inyiak Lako, Rangkayo Hanifah dan Dunsanak RN Yang Mulia,

1. Tarimo kasih banyak ateh pencerahan yang Inyiak sampaikan. Alhamdulillah, 
rasonyo lai indak babedo doch jo apo yang ambo dapek daulu. 

2. Hingga saat ini saya masih belum mengerti di mana "ketertarikan" Rangkayo 
Hanifah dalam bertanya pada saya atas beberapa perspektif yang pernah saya 
sampaikan sebagai bahan berbagi cerita di RN ini  Di satu sisi, dengan cara 
yang saya dapat tsb saya merasa kekurangan pengetahuan ttg adat dan 
agama,.....sehingga merasa "GANJIA SORANG AJO AWAK DIBUEK NYO" (merasa janggal 
pd diri sendiri di tengah pola yang umum dipakai), .....tapi di sisi lain 
(untuk diri sendiri tentunya ) saya merasa lebih mudah memahami persoalan adat 
dan agama itu. 

Jika secara pribadi boleh berkesimpulan, ....nampaknya cara yang dipakai oleh 
nenek dan kakek serta datuak2 saya dahulu adalah guna menuntun saya untuk 
menjembatani kias dan makna tersembunyi di dalam adat dan makna tersirat di 
dalam agama untuk bisa dilisankan dengan baik dan benar sesuai keadaaan alam 
pemikiran"anak jaman sekarang" yang maunya serba instan.....shg pesan bisa 
sampai dengan baik dan benar tanpa membuat orang sesat ....dan tanpa membuka 
rahasia sesuatu yang memang harus dirahasiakan.     

3.  Jika boleh berbagai cerita dan pengalaman atas tuntunan yang diberikan oleh 
kakek dan nenek (dari pihak ibu) serta datuak-datuak (saudara laki-2 nenek yang 
kebetulan memang Pengulu), maka dalam tuntunan yang beliau berikan pada saya 
pada masa kecil itu adalah dgn cara  MEMPERAGAKAN.

Suatu hari Datuak Uwo (saudara laki2 paling tua dari nenek)  MENGGENDONG cucu 
beliau (anak dari anak perempuan beliau)  DI TANGAN KANAN, dan MEMBIMBING saya 
di tangan kiri. 

Dengan posisi seperti itu beliau membawa kami memutari  BALAI OKOAK (Pasar 
Sumaniak di hari Minngu). Masih teringat jelas betapa susah payahnya beliau 
saat itu membawa kami berdua,......namun di sisi lain beliau seperti merasa 
"sangat berbahagia dan bangga" pada kami berdua. 

Semasa kecil, dgn peragaan seperti itu.....maka saya menangkap bahwa pesan yang 
beliau ingin tunjukan adalah bahwa menjadi seorang laki-laki minang HARUSLAH 
KUAT (dalam segala hal),......karena BANYAK DAN BERAT TANGGUNG JAWAB nya. 

Satu hal lucu yang juga masih teringat saat ini,....dan masih terus saya coba 
kunyah untuk mencari maknanya adalah ketika kami berkeinginan untuk membeli 
sesuatu. Cucu beliau  yang dalam gendongan (kebetulan usianya memang 5 tahun 
lebih kecik dari saya), .....sepertinya selalu mendapat kesempatan untuk 
MENUNJUK sesuatu yang kami inginkan (yg paling favorit adalah TABU 
BAKAREK),.....tetapi kemudian dalam proses selanjutnya saya lah  yang selalu 
yang lebih dahulu mendapatkan apa yang kami inginkan itu.  Dalam hal memaknai 
posisi (digendong dan dibimbing),....maka rasanya mudah saya pahami bahwa tentu 
sang penjual (yg dalam posisi berdagang dengan cara duduk) lebih mudah 
memberikan sesuatu yang kami tunjuk itu pada saya (yang memang berposisi 
berdiri) daripada kepada cucu beliau yang dalam posisi di gendong. Tapi dalam 
makna lain,...barangkali itulah "versi keadilan" beliau atas anak dan kemanakan.

Dalam mengunyah kenangan masa kecil tersebut,....sampai saat ini saya masih 
belum menemukan makna mengapa beliau meletakan posisi cucunya di dalam 
gendongan tangan kanan, sedangkan saya di bimbing di tangan kiri.

5. Dalam kondisi sakit,....sebelum beliau wafat, Datuak Uwo (gelar Dt. Tunaro 
Bagindo) sengaja meminta dan "memaksa" anak-anak nya untuk bisa ke Jakarta. 
Ketika di Jakarta, beliau sengaja menemui ibu saya dan berbicara khusus berdua 
(kebetulan Ibu saya adalah kemanakan beliau tertua). Saat itu, beliau juga 
berbicara khusus pada saya (kebetulan saya adalah cucu paling tua 
pula),....diantara beberapa pesan beliau saat itu, maka yang berkaitan dengan 
anak dan kemanakan adalah : "lai takana dek Ricky wakatu datuak bao ka Balai 
Okoak,..........kana dan simpan elok-elok itu yo nak,.....dan pagadang itu 
menjadi ALIF-LAM-LAM-HA  ALIF-KAF-BA-RA yo sayang".  

4. Mudah2an kisah masa kecil saya tersebut (yg digelitik oleh 
pertanyaan-pertanyaan Rangkayo Hanifah) bisa menjadi sumber inspirasi bagi saya 
pribadi (dan kita semua, barangkali) untuk lebih mencintai dan menghormati 
orang tua serta nenek moyang, adat istiadat dan agama  kita. 

Salam,
r.a   





--- On Sat, 3/28/09, julius datuk <[email protected]> wrote:

From: julius datuk <[email protected]>
Subject: Bls: [...@ntau-net] SIMALAKAMA Re: PESAN DATUKNYA BUNG RICKY AVENZORA 
(RA)
To: [email protected]
Date: Saturday, March 28, 2009, 5:19 PM


  



      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail 
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke