Penabur Uang di Jalan, Caleg Menang? pdf | cetak |
Sabtu, 18 April 2009
PADANG, METRO--Ini baru sebatas isu. Namun isunya sudah merebak kuat di
tengah-tengah masyarakat. Dan jika benar, inilah fenomena berbeda yang terjadi
pasca-Pemilu lalu. Jika di daerah-daerah lain di Nusantara, Caleg kalah banyak
yang stres dan ada yang mengakhiri hidupnya karena tak bisa menerima kenyataan.
Di Padang, sejauh ini, belum ada laporan serupa.
Namun --sekali lagi jika isu ini benar--, aksi hambur-hambur uang ke jalan dari
atas mobil Avanza yang terjadi Kamis siang (16/7) di Jalan Djuanda hingga Jalan
Pemuda, ditengarai dilakukan salah seorang Caleg yang dipastikan menang pada
Pemilu. Daerah pemilihan si Caleg, Padang Utara dan Padang Barat yang merupakan
Dapil I untuk kursi DPRD Padang. Tapi siapa dia, tidak ada yang tahu pasti.
Karena ini baru sebatas isu.
"Isu yang beredar di masyarakat, penghamburan uang itu sebagai ucapan terima
kasih Caleg itu atas sumbangan suara yang diberikan warga kepada dirinya. Saya
tak tahu siapa dia. Lagian, saya tak ada mendapatkan uang itu, karena sedang
mengantarkan penumpang," kata Mardi (37), salah seorang tukang ojek di Pasar
Pagi kepada POSMETRO, kemarin.
Aksi "manusia misterius" yang buang uang lembaran Rp 100 ribuan ke jalan itu,
sejauh ini tidak bisa dijerat dengan hukum. Disebutkan Kapoltabes Padang Kombes
Boy Rafly Amar, tak ada pasal yang mengikat atau melarang bagi seseorang untuk
menghamburkan uang di tempat umum. Apalagi uang yang dihamburkan adalah uang
asli. Hingga kemarin (17/4), aparat kepolisian hanya mengamankan uang yang
didapatkan sebanyak Rp 300 ribu. "Perbuatan pelaku tak melanggar aturan.
Sepanjang uang itu miliknya, tak ada masalah.
Kalau uang yang dihamburkan adalah uang hasil perampokan atau uang palsu,
barulah kita bisa berindak. Tapi yang dihamburkan adalah uang asli," terang
Kapoltabes. Terlepas dari itu semua, pihak kepolisian juga belum mengetahui
cerita apa di balik semua ini. "Kita tak bisa memastikan motif apa yang
mendasari pelaku. Yang jelas, apa yang dilakukannya tak menyalahi aturan. Hanya
itu yang bisa kita simpulkan saat ini.
Tapi, tiga lembar uang seratus ribu sudah kita kantongi," tambah mantan
Kapolres Pasuruan tersebut. Saat ditanyai sangkut paut peristiwa penghamburan
uang ini dengan situasi politik saat ini, Kapoltabes enggan bicara banyak.
"Semuanya bisa saja mungkin. Bisa jadi semuanya adalah perwujudan rasa syukur
atau orang kaya yang ingin mengeluarkan zakatnya. Ini kasus langka. Tak banyak
yang bisa diekspos," katanya.
Peristiwa langka sekaligus unik ini terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Masyarakat
sepanjang Jalan Juanda dan Jalan Pemuda yang sibuk dengan aktivitas
masing-masing, tiba-tiba dihebohkan sewaktu mobil jenis Toyota Avanza berwarna
biru laut melintas dan menghamburkan uang pecahan seratus ribu. Semuanya
berebutan untuk mengambil "rezezi antah berantah itu". Tak peduli dengan
padatnya jalan raya, masyarakat tetap sibuk mengumpulkan uang.(od)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---