Assalamu'alaykum wa Rahmatullahi wa barakatuh,
Ananda Benny Yang terhormat,

*JANGAN MENJADI SOMBONG,
ALLAH TAK SENANG TERHADAP ORANG YANG SOMBONG*

Makin terngiang di telinga kita,
apa yang disebut-sebut orang-orang tua berpuluh tahun lalu,
bahwa dunia memang sudah trua,
di kala itu yang belum biasa sudah akan terbiasa,
yang tidak pantas malah menjadi boleh saja,
padahal semuanya menyentuh ke dalam lubuk hati yang dalam,
ada sesuatu yang tersinggung padanya ...

Ananda Benny,
Inilah pentingnya etika agama itu,
kata orang kini etika religi...

*Ada Kode Etik Dalam Islam, *dalam bahasa "*surau*" *akhlakul karimah*. Tapi
karena ini bahasa Arab, banyak juga orang yang enggan menyebutnya. Baiklah
Buya sesuaikan dengan selera banyak anak muda "*kode etik*", walau
sebenarnya kode etik tidaklah seluas akhlakul karimah itu. Bahkan kode etik
hanya bahagian kecil dari akhlakul karimah.

Sedangkan melaksanakan kode etik saja sudah selamat dan terpuji apa lagi
jika mau melaksanakan akhlakul karimah secara utuh.

**Kode etik kemanusiaan menyebutkan ada beberapa faktor keberhasilan dan
keberkahan.

Di antara faktor-faktor yang menentukan itu menyangkut sarana fisik
material, sarana mental dan spititual yang mendukung dan mendorong tenaga
manusia itu sendiri. Bahasa surau dulu mencakup ruhiyah, ubudiyah, fikrah.

Modal atau kapital utama pendukungnya adalah faktor mental spritual.

*Pertama diperlukan "Keahlian (skill)".* **

**Skill, keahlian, kepandaian dan keterampilan adalah faktor yang cukup
menentukan keberhasilan seseorang dalam segala bidang pekerjaannya.
Keterampilan ini didukung oleh ilmu pengetahuan khusus sesuai dengan bidang
yang akan digelutinya, termasuk bidang politik, yang kini sedang dikejar
beberapa orang baik di kota, kabupaten, propinsi dan di tingkat pusat. Harap
dan cemas.*
*

*Kedua adalah "Iman dan Taqwa".*

**Faktor iman dan taqwa – menjadi jaminan keberhasilan dan keberkahan setiap
usaha dan pekerjaan. Bahkan menjadi benteng tidak sempat stress ketika belum
beruntung dan segera bersyukur jika berhasil. Pada diri orang yang beriman
dan bertaqwa selalu ada keseimbangan. Keseimbangan ini modal hidup yang
besar, ananda.*
*

*Ketiga adalah "Kejujuran"*

Kejujuran adalah modal setiap orang dalam bekerja, walau seringkali
terlupakan. Karena kejujuran seseorang dipercaya oleh orang lain. Jika
seseorang menelantarkan kejujuran dengan berlaku khianat, curang atau culas,
maka siapakah kiranya yang akan percaya kepadanya lagi? Ketika kejujuran
hilang dan sirna dari diri seseorang, maka sempitlah ruang geraknya dan
sempit pula peluang rezekinya.

Karena amat berharganya kejujuran ini, Rasulullah SAW bersabda, mengingatkan
kita semua, "*Pedagang yang jujur lagi dipercaya, adalah bersama para Nabi,
Shadiqin dan para Syuhada* (orang-orang yang mati syahid)”. *(H.R. Tirmidzi
dan Hakim)*

*Keempat, amat diperlukan "Azam" atau (kemauan keras dan Istiqamah atau
tekun.*

Kemauan keras untuk terus maju (azam), tekun (istiqamah) dan sabar memegang
peranan penting dalam setia usaha, termasuk bidang politik. Politisi yang
berhasil adalah mereka yang tidak pernah lesu, loyo, apalagi putus asa.
Mereka selalu memiliki *azam *dan *istiqamah *dalam bekerja dan membina
hubungan dengan siapa saja, tidak sombong dan angkuh. Mereka selalu bangkit
dengan melahirkan inisiatif baru, pikiran segar dan daya cipta, serta
gagasan-gagasan dan kreasi-kreasi baru dalam rangka meningkatkan karya dan
pengembangan usaha politiknya. Tentu tidaklah pantas mereka menghamburkan
uang dengan mengatakan bahwa saya berhasil dan atau sebagainya. Orang yang
begitu umumnya tidak punya azam..

Sekalipun *azam *dan *istiqamah* serta kesabaran para Rasul menyangkut
perjuangan dalam menyiarkan agama Allah di muka bumi, dapat menjadi contoh
atau uswah (tauladan) bagi kita, namun sikap mental yang terpuji ini perlu
diterapkan oleh para pelaku politik dan  setiap pekerja di semua profesi
yang ia tekuni.

*Kelima, "Tawakkal"*

Keuntungan dan keberuntungan dalam berusaha termasuk keberhasilan politik di
pilihan raya umpamanya, atau keberhasilan dalam bekerja bukanlah suatu yang
dapat dipastikan  dengan kalkulasi matematik. Karena itu agama Islam selalu
mengajarkan perlunya tawakkal, yaitu membuat perhitungan, perencanaan yang
matang kemudian melaksanakan  dengan sebaik-baiknya serta mempercayakan dan
menyerahkan diri kepada Allah SWT.

*Keenam, "Qana’ah"*

Sikap qana’ah, dan menerima apa adanya dari anugerah Allah adalah salah satu
faktor yang harus dimiliki oleh siapa saja yang ingin berhasil dalam
usahanya, serta ingin terhindar dari kenyakit hati atau penyakit jiwa yang
akan membawa dia larat ke dalam sesuatu yang tidak diinginkan. Setiap usaha
hendaknya mencari redha Allah.

Qana’ah akan menjauhkan seseorang dari sifat tamak atau rakus akan harta.
Qana'ah juga menjauhkan orang dari sikap ria dan menghambur-hamburkan hal
yang tidak berguna. Orang yang qana’ah, jiwanya tentram dan merasaa bahagia,
di samping memproleh anugerah Allah dalam bentuk harta juga diberi kekayaan
batin.

Sabda rasulullah SAW mengajarkan kepada kita, *“Sesungguhnya beruntunglah
orang yang masuk Islam, diberi rezki yang memadai (cukup) dan Allah
menjadikan dia puas (qana’ah) dengan pemberian itu.”* *(H.R. Muslim)*

*Ketujuh adalah "Zakat dan Infaq"*

Tanda syukur atas anugerah karunia Allah berupa harta benda, atau kedudukan
adalah dengan membersihkan hartanya itu dengan membayar zakat dan berinfaq,
bukan menabur uang sebagai pekerjaannya orang yang hilang akal.

Dengan berzakat dan menginfaqkan harta di jalan Allah, harta yang dimiliki
akan terasa keberkahannya. Dan Allah akan memberikan ganti yang Insya Allah
lebih banyak dan lebih baik.

Allah SWT berfirman: *Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezki
bagi siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan
bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan
maka Allah akan menggantiknya dan Dia-lah pemberi rezki yang
sebaik-baiknya”.* *(Q.S. Saba’: 39)*
Nah, anandaku Benny,
Ingatlah pesan agama ini, moga ananda dan teman-teman yang mau mengikutinya
senantiasa di selamatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, baik di dunia ini,
apalagi di akhirat nanti.

Demikian saja dari Buya,
maaf diperbanyak.

Wassalam,
BuyaHMA


Pada 18 April 2009 01:21, benni_inayatullah
<[email protected]>menulis:

>
>
>
> Penabur Uang di Jalan, Caleg Menang?      pdf             | cetak |
>
> Sabtu, 18 April 2009
>
>
> PADANG, METRO--Ini baru sebatas isu. Namun isunya sudah merebak kuat di
> tengah-tengah masyarakat. Dan jika benar, inilah fenomena berbeda yang
> terjadi pasca-Pemilu lalu. Jika di daerah-daerah lain di Nusantara, Caleg
> kalah banyak yang stres dan ada yang mengakhiri hidupnya karena tak bisa
> menerima kenyataan. Di Padang, sejauh ini, belum ada laporan serupa.
> Namun --sekali lagi jika isu ini benar--, aksi hambur-hambur uang ke jalan
> dari atas mobil Avanza yang terjadi Kamis siang (16/7) di Jalan Djuanda
> hingga Jalan Pemuda, ditengarai dilakukan salah seorang  Caleg yang
> dipastikan menang pada Pemilu. Daerah pemilihan si Caleg, Padang Utara dan
> Padang Barat yang merupakan Dapil I untuk kursi DPRD Padang. Tapi siapa dia,
> tidak ada yang tahu pasti. Karena ini baru sebatas isu.
>
> "Isu yang beredar di masyarakat, penghamburan uang itu sebagai ucapan
> terima kasih Caleg itu atas sumbangan suara yang diberikan warga kepada
> dirinya. Saya tak tahu siapa dia. Lagian, saya tak ada mendapatkan uang itu,
> karena sedang mengantarkan penumpang," kata  Mardi (37), salah seorang
> tukang ojek di Pasar Pagi kepada POSMETRO, kemarin.
>
> Aksi "manusia misterius" yang buang uang lembaran Rp 100 ribuan ke jalan
> itu, sejauh ini tidak bisa dijerat dengan hukum. Disebutkan Kapoltabes
> Padang Kombes Boy Rafly Amar, tak ada pasal yang mengikat atau melarang bagi
> seseorang untuk menghamburkan uang di tempat umum. Apalagi uang yang
> dihamburkan adalah uang asli. Hingga kemarin (17/4), aparat kepolisian hanya
> mengamankan uang yang didapatkan sebanyak Rp 300 ribu. "Perbuatan pelaku tak
> melanggar aturan. Sepanjang uang itu miliknya, tak ada masalah.
>
> Kalau uang yang dihamburkan adalah uang hasil perampokan atau uang palsu,
> barulah kita bisa berindak. Tapi yang dihamburkan adalah uang asli," terang
> Kapoltabes. Terlepas dari itu semua, pihak kepolisian juga belum mengetahui
> cerita apa di balik semua ini. "Kita tak bisa memastikan motif apa yang
> mendasari pelaku. Yang jelas, apa yang dilakukannya tak menyalahi aturan.
> Hanya itu yang bisa kita simpulkan saat ini.
>
> Tapi, tiga lembar uang seratus ribu sudah kita kantongi," tambah mantan
> Kapolres Pasuruan tersebut. Saat ditanyai sangkut paut peristiwa
> penghamburan uang ini dengan situasi politik saat ini, Kapoltabes enggan
> bicara banyak. "Semuanya bisa saja mungkin. Bisa jadi semuanya adalah
> perwujudan rasa syukur atau orang kaya yang ingin mengeluarkan zakatnya. Ini
> kasus langka. Tak banyak yang bisa diekspos," katanya.
>
> Peristiwa langka sekaligus unik ini terjadi sekitar pukul 10.15 WIB.
> Masyarakat sepanjang Jalan Juanda dan Jalan Pemuda yang sibuk dengan
> aktivitas masing-masing, tiba-tiba dihebohkan sewaktu mobil jenis Toyota
> Avanza berwarna biru laut melintas dan menghamburkan uang pecahan seratus
> ribu. Semuanya berebutan untuk mengambil "rezezi antah berantah itu". Tak
> peduli dengan padatnya jalan raya, masyarakat tetap sibuk mengumpulkan
> uang.(od)
>
>
> >
*
-- 
Allahumma inna nas-aluka ridhaa-ka wa al-jannah, wa na'uudzu bika min
sakhati-ka wa an-naar
Allahumma ghfir-lana dzunubana, wa li ikhwanina, wa sabaquuna bil-imaan,wa
laa taj'al fii qulubinaa ghillan lil-ladzina aamanuu Rabbana innaka
ghafuurun rahiim.*

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke