Ini Pilpres bung bukan Pilkada !
Begitu kurang lebih komentar sebagian masyarakat diluar jawa ketika ditanya apa
pendapatnya tentang SBY - BOEDIONO. Pemilihan Boediono sebagai calon wakil
presiden dari Partai Demokrat semakin memperjelas arah serta tujuan yang ingin
digapaI oleh SBY.
Semua orang tentu menghormati keputusan yang diambil oleh SBY tapi bagi
sebagian orang diluar jawa akan melihat bahwa SBY mencoba membangun singgasana
baru di republik indonesia.
Kita bisa lihat, mulai dari Direktur Bni, Danjen Kopasus, Ketua Umum Partai
Demokrat dan terakhir Anak beliau pun berhasil membuat garis tebal bahwa
Singgasana itu pun kembali akan dibangun. Entah yang lain yang tidak diketahui
dengan pasti oleh masyarakat.
Dahulu dijaman suharto, duet Jawa - Jawa menjadi mimpi buruk bagi bangsa ini.
Saat itu pemerintah ber-anggapan cukup dengan menempatkan menteri dari daerah
tersebut sudah cukup untuk mengurus daerah daerah diindonesia yang tersebar
dari sabang - merauke.
Sehingga pemerataan pembangunan tersentralize pada pusat ibukota dan wilayah
wilayah Jawa sedang daerah daerah lain lebih dari 30th terabaikan dan dibiarkan
hidup dalam kemiskinan sehingga memunculkan separatisme hampir diseluruh
indonesia.
Cukup sudah apa yang pernah terjadi, jangan pernah lagi terulang masa masa itu
pada bangsa ini. Ambon, poso, kalimantan, sulawesi, sumbar dan aceh menjadi
bukti nyata bahwa ini adalah pemilihan presiden bukan pemilihan kepala daerah.
Dan seperti nya gaya seperti itu akan kembali di ulang dengan sudah terpilihnya
Boediono sebagai Cawapres SBY. Menjadikan duet Jawa - Jawa kembali terulang.
Kita butuh kebijakan yang lebih holistik dan punya kekuatan penuh dilevel
presiden atau wakil presiden untuk mempertahankan NKRI.
Kita juga tidak ingin di diamkan dengan Posisi Menteri saja yang mewakili
daerah daerah diindonesia, karena kita bukan anak kecil yang bisa di diamkan
dengan mainan ketika menangis. Dan satu hal yang pasti kita tidak ingin dipecah
belah karena seluruh masyarakat indonesia berdaulat dari sabang - merauke.
Mari kita sama sama melihat jauh ke depan, mari kita menjadikan kebanggaan
ketika pemeraatan pembangunan serta kesejahteraan rakyat itu terjadi. Apalah
artinya satu menteri dalam sebuah kabinet jika penguasa yang memimpin membangun
sistem kehancuran bagi bangsa ini dan daerah daerah seluruh indonesia.
Salam Hormat
Ronal Chandra (30th)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---