wa'alaikum salam ww,
buk Evy, sajak bilo pulo si Saiful ko bakarajo di kantua buk Evy. dulu
baliau ko kroni dari Pengusaha Kacang Tujin nan bakantua di Kandang
Situmbin dakek Muaro Padang. Apo lah bangkrut kini perusahaan tu buk
atau ibuk alah mansabotase pulo tenaga ahli dari Perusahaan Kacang Tojin
ko sahinggonyo baliau jadi pindah ka kantua ibuk. kalo io iko
kajadiannyo mako adolah kewajiban kantua/perusahaan ibuk untuak
mambalian si Saiful TV karano iko adolah bagian dari kesejahteraan nyo
atau istilahnyo kompensasi untuak kapindahan baliau ka tampek ibuk.
 
tarimo kasi. tolong dicurai papahan dek ibuk kajadian sabananyo baa
mangko si Saiful bisa sajawat jo ibuk yo.
 
 
wassalam

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Evy Nizhamul
Sent: Monday, May 25, 2009 10:29 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: Memilih TV


Saya lanjutkan cerita Sutan Mentari...

Demikianlah  Syaiful - bukan Saipul Jamil lho...- seorang pegawai negeri
di lembaga yang kering, berkeinginan benar untuk memiliki sebuah TV. Ia
berupaya mengenali satu persatu merek TV yang betebaran dipasaran,
bahkan melalui Iklan yang di perankan para artis tak kalah membingungkan
dirinya. Diantara merek TV yang ada, sebuah TV seharga 800 ribu, cukup
terjangkau oleh koceknya bila ia mau menabung selama bebera bulan . 

Syaiful seorang sarjana ekonomi lulusan Unand, namun dikehidupannya
sebagai PNS - ia tak sanggup membeli langsung sebuah TV seharga itu.
Gajinya sebagai pegawai golongan III a - freshgraduated hanya Rp 1,5
juta. Ia menyewa rumah perbulan seharga 450 ribu. Biaya hidup perhari 30
ribu, Alhasil ia masih memiliki sisa uang sebesar Rp 150 ribu sebulan.
Dari sisa uang inilah ia menabung untuk membeli TV sebesar rp 100 ribu
selama delapan bulan.

Pikir punya pikir - dia sudah meneliti merek TV mulai dari merek Sonny,
Toshiba, Sanyo, Sharp, Sanken, LG, dll. Karena ia orang sabar, maka
diusulkan oleh Ibu Hifni rekan sekerjanya agar membeli TV bermerek "
SABA". Kata Ibu Hifni ; ini TV orang Minang. Kita harus cinta
minangkabau. 

Walau usul sang Ibu agak nyleneh dimata seorang Syaiful, namun ia ikuti
saran Ibu hifni itu.Syaiful pun maklum bahwa membeli TV dengan
mengumpulkan uang selama delapan bulan tentu butuh kesabaran. Merek TV "
SABA " ini yang paling cocok untuk dirinya.

Demikianlah pada hitungan ke delapan - Syaiful pun berencanakan
merealisasikan niatnya. Ia membuka laci meja kerjanya untuk mengambil
uang simpananya yang ditaruh didalam sebuah map. Masya Allah... ternyata
uang itu raib tak bersisa. ..Syaiful panic. Mestikah ia yang selalu
bersikap sabar itu gagal memiliki sebuah TV idamannya...??? 

Akhirnya Syaiful bertanya kepada Bu Hifni ; benarkah TV " SABA " itu
ada....????
Jawab Bu Hifni : " Dulu merek TV SABA ada.. Pul.... Entah ya ..sekarang
.. Yang ibu maksud dengan TV Saba, hanyalah sekedar gurauan kepada
seorang pegawai muda yang berharap memiliki TV dengan sebuah kesabaran.
Saba se lah yo pul....??? Mudahan Allah akan cepat menggantinya.

Dua bulan kemudian Syaiful sudah memiliki "TOSHIBA ", yang diperolehnya
dari Vocher pembelajaan ATK kantor. Ia memenangkan undian itu.  
Ada yang mempermasalahkan bahwa itu hak kantor. Namun ketika tidak ada
aturan mengatur hal ini, maka atasannya mengizinkannya vocher itu
menjadi milik Syaiful 


Wassalam




         


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke