LAYANG-LAYANG DAN TERAJU

 

 

Assalamualaikum Wr Wb

 

Pak Emi dan Dunsanak Palanta

 

Terima kasih cerita seputar layang-layang yang Bapak tulis tahun 1993, saya 
pikir Pak Emi ketika itu masih muda terlampau tapi tua belum lah ya Pa. 
Layang-layang atau alang-alang begitu disebut di ranah kita, ini adalah sebuah 
permainan rakyat dikampung-kampung kita bisa saksikan masyarakat di ranah kita 
bermain ditengah sawah yang sudah panen atau dilapangan-lapangan terbuka 
seputar pusat pemerintahan desa atau pasar dikampung-kampung diranah kita.

 

Bagi saya bermain layang-layang bukan hal yang asing lagi dari kecil, saya 
pikir begitu juga dengan Pak Emi dan dunsanak di Palanta RN, bahkan sampai saat 
sekarang saya masih suka bermain layang-layang, itu ketika saya tinggal di 
Padang beberapa tahun (2001 s/d 2005), dulu waktu kecil memang saya suka 
membuat layang2 dengan teman-teman sebaya seperti yang Palk Emi ceritakan 
layangan yang paling sederhana dan yang penting naik keangkasa kami sebut 
"Layang Bulek" sederhana saja robek kertas buku tulis bagian tengah lalu buat 
lingkaran bagian atas secara horizontal kasih lidi (biasanya yang jadi korban 
lidi (sapu lidi) emak kita2..he..he)  yang disematkan pada kertas tersebut 
selang seling begitu juga secara vertical disematkan lidi ditengahnya sehingga 
seimbang. Setelah itu dikasih teraju dengan keseimbangan yang pas ditambah 
dengan ekor, nah biar dapat angin lebih menarik dimainkan dipinggir pantai, 
ketika layang2 bulek ini mengudara tentunya kita-kita yang masih kecil belia 
riang gembira dan bersorak-sorak apalagi layang tersebut kami adu 
diudara..semakin beradu tidak karu-karuan semakin seru teriakan gembira kami.

 

Meningkat sedikit agak rumit tentunya layang-layang maco, ini perlu diraut 
bambu untuk rangkanya horizontal dengan keseimbangan pada buku bambu tersebut 
sebelah kanan kiri diraut semakin keujung semakin halus dan lentur terakhir 
ditimbang juga sama berat dari buku ditengahnya sedangkan bingkai vertical 
(palang) diraut juga bambu tapi sama besar dari atas kebawah. Ikatkan dengan 
benang kedua bambu horizontal dan vertical ini kira2 ΒΌ dari atas bambu vertical 
pas pada buku horizontal bambu dengan benang lalu sisi kiri kanan atas bawah 
bamb Ver dan Hor dihubungkan dengan benang. Selanjutnya tentu di kasih kertas 
minyak dan direkatkan pada kerangka bambu dan benang tadi. Selesai sudah sebuah 
layang maco dan tentunya dikasih kembali TERAJU secara pas dan seimbang, 
layang-layang siap dinaikan.

 

 

 Permainan semakin seru layang-layang maco mengudara apalagi jika untuk diadu 
dengan benang gelasan..wawww..ini harus pakai teknik mengendalikan dari bawah 
seperti sebuah pesawat tempur kita yang memainkannya adalah seorang pilot 
ketika layang maco itu diadu kita harus tahu kapan "pesawat tempur layang maco" 
 menukik,membubung diudara, ketika benang gelasan beradu kita harus tahu 
mengulurnya sehingga layang maco tetap dalam ritme dengan gerakan lenggang 
lenggok pelan-pelan tanpa harus menampik, ketika lawan lengah tidak sama-sama 
mengulur dimana benang gelasan sedang beradu disinilah kita sebagai pilot 
melakukan hentakan maka tak pelak lagi layang maco lawan kita putus..selesai 
sudah permainanan. Kita sebagai Pilot boleh berbangga diri pada "pilot2" layang 
maco lain dengan membuat gerakan manuver-manuver diudara mulai dengan membubung 
kelangit lalu sedikit diulur ketika kepalanya layang maco kebawah kita tarik 
dan hentak maka layang-layang itu akan menukik tajam sampai ketinggian tertentu 
ketika kepalanya mulai berdiri lagi kita tarik maka akan menukik lagi 
keatas..wawww..asyiknya seperti pesawat tempur yang ingin mencari lawan 
berikutnya.

 

Jika kalah ya sudah..cepat gulung benang, lalu jika mau mengejar layang putus 
silahkan biasanya "pesawat temour" yang jatuh ini tidak berbentuk lagi alias 
remuk redam ditangan siapapun yang mendapat layang putus ini, seru dan 
bahagianya ketika berlari..berlari bawa penggalan atau ranting ketika salah 
seorang dari kami mendapatnya sudah  "pakem"nya dan harus begitu rasanya 
layang-layang ini direbut diremas, dipatahkan dengan "brutal" sehingga  remuk 
redam tak berbentuk..puas..puass..ha..ha..ha kami ketawa bahagia atas hasil 
rebutan yang "konyol" ini...begitulah permainan seru layang-layang maco yang 
diadu.

 

Meningkat sedikit layang-layang yang dibuat dengan segala perhitungan dan 
kesimbangan yang cukup rumit namanya di ranah kita Layang Darek dua bambu 
horizontal diraut dengan kesimbangan pada buku bambu, kiri kanannya diraut 
semakin keujung semakin halus, lalu sebuah bambu vertical juga diraut 
sedemikian rupa mengimbangi rautan bambu horizontal. Kedua ujung bambu 
horizontal diikat dengan benang lalu dikangkangkan sampai ukuran maksimal 
sehingga berbentuk oval mendatar lalu bagian atas dan bawah lingkaran oval ini 
diikatkan dengan bambu vertical, bagian bawah bambu vertical yang tersisa 
dikasih sebuah bambu horizontal  lagi yang diraut sama besar dan diikat dengan 
benang bagian tengahnya sehingga membentuk segi tiga sama kaki sebagai tapak 
ekor layang-layang darek. 

 

Setelah selesai itu semua ambil kertas minyak warna warni, lebih semarak kita 
bisa buat beberapa perpaduan warna yang simetris pada layang-layang tersebut 
begitu juga dengan ekor panjang dan pendeknya selang seling warnanya serasi 
dengan warna "body" layang-layang darek. Nah ini yang paling penting dan 
tentunya adalah TERAJU. Inilah bagian yang sangat penting dari layang-layang 
jika ini dibuat asal jadi tanpa keseimbangan yang pas, memanlayang-layang darek 
akan naik juga tapi jika tidak pas dan seimbang dalam membuat teraju ada 
beberapa kemungkinan yang akan terjadi :

 

1.      Layang-layang agak suasah naik alias "manggegek" diudara
2.      Susah mendapatkan angin (krang/tidak aerodinamis)
3.      Ketiika diudara dapat angin mau "tagak tali" maka dia akan menampik
4.      Secara mendadak ketika diudara layang-layang itu membalik begitu saja 
sehingga menampik terjun bebas menghujam tanah
5.      Menyangkut dikepala bagian atas layang-layang karena gerakkan lenggang 
lengkoknyo diudara, teraju ini terkait dengan kepala bamboo vertical yang 
tersisa dibagian atas
6.      Layang-layang berat sebelah atau dikenal dengan Singik karena teraju 
tidak seimbang

 

Itulah diantaranya jika TERAJU tidak dengan kesimbangan yang sempurna, perlu 
keahlian dan pengalaman yang panjang dalam membuat teraju layang-layang darek 
ini, mulai dari jalinan benang khusus, dimana membuhulnya dan cara mengikatnya 
pada layang-layang, biasanya diantara teman saya selalu ada yang ahli membuat 
teraju ini, Teman yang ahli ini lah kami meminta advise dan melakukan finishing 
dalam membuat teraju. 

 

Selesai ini semua maka layang darek siap mengudara, wawwww..setalah dianjungkan 
dengan kesimbangan yang pas layang darek ini mulai menuju langit tinggi dengan 
angin yang bertiup sedang sambil melenggang lenggok dengan genitnya, yang 
paling ditunggu tentunya ketika angin bagus kita tarik dan tahan maka dia akan 
membubung lebih tinggi lagi sampai diatas ubun-ubun kita inilah yang disebut 
TAGAK TALI, bagaimana lomba layang darek ini juga criteria yang ditentukan bagi 
pemenangnya, dengan benang yang telah ditetapkan panjangnya dalam lomba sama 
panjangnya setiap layang-layang darek yang berlomba, ketika diudara seorang 
juri akan berteriak TAHANNNN maka layang-layang akan naik membubung keudara 
sampai ketinggian maksimal, lalu juri akan melihat siapa layang-layangnya 
paling tinggi dengan panjang benang yang sama setelah diukur, ditentukanlah 
siapa yang juara. Begitulah sepintas lomba layang-layang darek di ranah kita.

 

Ini adalah permainan lintas usia. Mulai anak-anak sampai orang tua, saya 
sendiri ketika di Padang masih suka dan menjadi kegemaran saya bermain 
layang-layang darek diwaktu sore dengan istri dan anak-anak saya sambil 
bersantai. Layang-layang dareknya memang tidak saya bikin tapi dibeli yang siap 
jadi banyak dijual dipinggir-pinggir jalan atau pusat keramaian. Tempat favorit 
saya bermain layang-layang darek di kota Padang adalah di pantai Muara Padang 
dan lapangan terbuka Imam Bonjol berkumpul dengan para pecandu layang-layang 
darek baik yang hanya sekedar hiburan maupun yang sedang berlomba setiap 
harinya. Begitu asyiknya saya memainkan layang darek hati senang, anak bahagia 
berteriak dan banyak Tanya "Pa kenapa layang-layang bisa naik padahal tidak ada 
mesin seperti pesawat begitu Tanya anak saya yang masih  kala itu" lalu ketika 
angin tenang layang darek mengudara saya pegangkan pada anak saya yang 
perempuan berusia 9 tahun.."wah berat Pa serasa  ditariknya Raisa Pa..nggak 
kuat megangnya"

 

 

Satu lagi adalah layang-layang dangung...ada yang bisa ceritakan ini silahkan, 
saya bisa juga menceritakan apa dan bagaimana layang dangung tentu biar lebih 
variasi dan beragam ceritanya silahkan sanak-sanak yang lain menceritakannya. 
Layang darek dan layang dangung inilah mainan tradisonal masyarakat ranah kita 
terutama kehidupannya yang agraris di kampong-kampung setelah musim panen. 
Inilah bentuk kegembiraan mereka setelah panen padi menjelang musim tanam 
berikut disawah-sawah yang kering musim kemarau menjelang hujan datang bermain 
layang-layang darek dan layang-layang dangung

 

Nah jika Ibu Evy Hivny bercerita tentang philosopi Layang-layang, maka bagi 
saya Philosopi layang-layang itu berada pada TERAJU nya. Ya kita hidup harus 
ada teraju, teraju yang seimbang, jika TERAJU kita ini tidak seimbang hidup 
didunia seperti layang-layang tersebut kita akan "singik", kita akan menampik 
kebumi (masuk kubur) dengan sia-sia, silahkan Pak Emi, Bu Evy dan Buya HMA 
memberikan Tauziyahnya..apa TERAJU kita ini didunia agar hidup kita seimbang 
untuk mencapai kebahagian baik di dunia dan diakhirat. Hidup tanpa TERAJU akan 
hampa dan kosong, hidup dengan TERAJU akan penuh warna apakah suka, duka, sedih 
dan gembira, air mata penuh haru, air mata penuh bahagia, kepasrahan, 
kebanggaan dan penuh lika-liku serta dinamika yang hidup itu berkat TERAJU yang 
kita pasang pada diri kita, 

 

Sekarang silahkan bertanya pada diri kita masing-masing bagaimana TERAJU yang 
kita ikatkan pada hati, jiwa, pikiran dan fisik, mental spiritual pada diri 
kita masing-masing. Bisa jadi kita akan berkata "ahh..Teraju saya lagi singik 
ke kiri perlu saya seimbangkan lagi, ahh Teraju saya terlalu sombong nanti 
terlalu sombong membubung keangkasa akan menampik menghujam bumi dan itu akan 
berakibat remuk redam perlu saya perbaiki dulu, ahh..teraju saya datar-datar 
saja kurang seimbang sehingga naik keatas langit "manggegek" menghadap Illahi.

 

 

Wass-Jepe/Pku, 1 Juni 2009

Saya yang masih terus berusaha  memperbaiki TERAJU diri agar selalu seimbang

 

 

________________________________

From: suheimi ksuheimi [mailto:[email protected]] 
Sent: Saturday, May 30, 2009 1:04 PM
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
Jupardi
Subject: LAYANG - LAYANG

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke