Mafia Berkeley: Pengkhianat!

                                        
                                                Pengantar Redaksi:
Mafia Berkeley dianggap
sebagai ’otak’ atas segala carut-marut ekonomi di Indonesia. Terjualnya
sebagian besar aset strategis bangsa ini, semakin membengkaknya nilai
utang negara dan yang lainnya adalah keberhasilan ’agenda’ mereka.
Negara akhirnya ’tergadai’ oleh kapitalis asing. Negara ini pun
’dihisap’ habis kekayaannya. Ujungnya, rakyat semakin hari semakin
sengsara.
Apa sebenarnya Mafia Berkeley
itu? Siapa saja yang termasuk di dalamnya? Bagaimana operasi mereka
sebagai ’komprador’ asing yang setia menjual aset-aset negara?
Bagaimana pola rekruitmen mereka? Yang terpenting, mengapa mereka
hingga saat ini ’tidak tersentuh’? 
Untuk menjawab itu semua,
wartawan kami, Gus Uwik, mewawancarai Kusfiardi (Mantan Koordinator
Koalisi Anti Utang/KAU). Berikut petikan wawancaranya.

Sebenarnya, apa Mafia Berkeley itu?
Mafia Berkeley adalah
Organisasi Tanpa Bentuk (OTB), namun memiliki sistem regenerasi yang
mapan. Generasi awalnya adalah Prof. Widjojo Nitisastro, Ali Wardhana,
Emil Salim, Soebroto, Moh. Sadli, JB Soemarlin, Adrianus Mooy, dan
masih sangat banyak lagi. Yang sekarang dominan adalah Sri Mulyani,
Moh. Ikhsan, Chatib Basri, dan masih banyak lagi. Mereka tersebar pada
seluruh departemen dan menduduki jabatan eselon I dan II, sampai kepala
biro.
Ciri kelompok itu ialah masuk
ke dalam kabinet tanpa peduli siapa presidennya. Mereka mendesakkan
diri dengan bantuan kekuatan agresor. Kalau kita ingat, sejak akhir era
Orde Lama, Emil Salim sudah menjadi anggota penting dari KOTOE dan
Widjojo Nitisastro sudah menjadi sekretaris Perdana Menteri Djuanda.
Widjojo akhirnya menjabat ketua Bappenas dan bermarkas di sana. 
Setelah itu, presiden
berganti beberapa kali. Yang “kecolongan” tidak masuk ke dalam kabinet
adalah ketika Gus Dur menjadi presiden. Namun, begitu mereka
mengetahui, mereka tidak terima. Mereka mendesak supaya Gus Dur
membentuk Dewan Ekonomi Nasional. Seperti kita ketahui, ketuanya adalah
Emil Salim dan sekretarisnya Sri Mulyani. Mereka berhasil mempengaruhi
atau “memaksa” Gus Dur; mereka diperbolehkan hadir dalam setiap rapat
koordinasi bidang ekuin. Tidak puas dengan itu, mereka berhasil
membentuk Tim Asistensi pada Menko Ekuin yang terdiri atas dua orang
saja, yaitu Widjojo Nitisastro dan Sri Mulyani. Dipaksakan bahwa mereka
harus ikut mendampingi Menko Ekuin dan menteri keuangan dalam
perundingan Paris Club pada 12 April 2000, walaupun mereka sama sekali
di luar struktur dan sama sekali tidak dibutuhkan. Mereka membentuk
opini publik bahwa ekonomi akan porak-poranda di bawah kendali tim
ekonomi yang ada. Padahal kinerja tim ekonomi di tahun 2000 tidak jelek
kalau kita pelajari statistiknya sekarang. 
Yang mengejutkan, Presiden
Megawati mengangkat Boediono sebagai menteri keuangan dan Dorodjatun
sebagai Menko Perekonomian. Aliran pikir dan sikap Laksamana Sukardi
sangat jelas sama dengan Berkeley Mafia.
Presiden SBY sudah mengetahui
semuanya dan tetap saja memasukkan tokoh-tokoh Berkeley Mafia seperti
Boediono, Sri Mulyani, Purnomo Yusgiantoro, dan Mari Pangestu ke dalam
kabinet pemerintahannya.

Mengapa disebut sebagai ’mafia’? Apakah memang membahayakan’?
Sebutan mafia
bagi Mafia Berkeley, selain karena mereka adalah sekelompok ekonom yang
dirancang untuk mendukung hegemoni Amerika Serikat (AS) dan merusak
ekonomi Indonesia, juga mendapatkan dukungan penuh dari lembaga
keuangan internasional seperti IMF dan World Bank untuk selalu
mendapatkan kekuasaan di Pemerintahan Indonesia di bidang ekonomi.
Kelompok ini sangat berbahaya
karena Mafia Berkeley memang dirancang secara sistematis untuk
mengontrol ekonomi Indonesia. Kebijakan ekonomi yang diambil berisi
empat strategi utama, yakni: kebijakan anggaran yang ketat dan
penghapusan subsidi, meliberalisasi keuangan, meliberalisasi industri
dan perdangangana serta melakukan privatisasi. Kebijakan yang mereka
jalankan tersebut merupakan hasil rumusan dari IMF, Bank Dunia dan
USAID.

Bagaimana awal masuknya Mafia Berkeley di Indonesia?
Kelompok mafia tersebut telah
dipersiapkan secara sistematis oleh kekuatan luar Indonesia selama
sepuluh tahun sebelum berkuasa (1956-1966) sebagai bagian dari strategi
Perang Dingin menghadapi kekuatan progresif dan revolusioner di kawasan
Asia. 
Kelompok yang dikenal dengan
Mafia Berkeley ini kebanyakan dari generasi pertamanya lulusan Program
Khusus di Universitas Berkeley, California. Universitas Berkeley
sendiri merupakan salah satu universitas terkemuka di Amerika. Para
mahasiswanya terkenal progresif dan mayoritas anti Perang Vietnam. 
Namun, program untuk Mafia
Berkeley dirancang khusus untuk orang Indonesia yang dipersiapkan untuk
di kemudian hari menjadi bagian dari hegemoni global Amerika. Disebut
mafia, mengambil idea dari organisasi kejahatan terorganisasi di
Amerika, karena mereka secara sistematis dan terorganisasi menjadi alat
dari hegemoni dan kepentingan global di Indonesia. 

Atas dasar kepentingan apa mereka ‘ditanam’ di Indonesia? 
Selain sebagai bagian dari
agen hegemoni global Amerika, Mafia Berkeley sekaligus berfungsi
sebagai alat untuk memonitor kebijakan ekonomi Indonesia agar sejalan
dan searah dengan kebijakan umum ekonomi yang digariskan oleh
Washington. Garis kebijakannya adalah Washington Konsensus yang terdiri
dari: kebijakan anggaran yang ketat, penghapusan subsidi, liberalisasi
keuangan, liberalisasi industri dan perdagangan, serta privatisasi.

Bagaimana posisi Mafia Berkeley dalam Pemerintah? 
Dalam pemerintahan, Mafia
Berkeley selalu menargetkan untuk menguasai jabatan di bidang ekonomi
dan sumber daya. Jabatan tersebut bisa sebagai menteri, staf ahli
maupun posisi lainnya yang langsung berhubungan dalam perumusan
kebijakan ekonomi politik. Posisi tersebut sangat strategis.
Menteri Keuangan, misalnya.
Selain sebagai penentu kebijakan keuangan negara, sekaligus sebagai
bendahara negara. Artinya, tidak satu peser pun uang negara bisa keluar
tanpa persetujuan Menteri Keuangan.

Bagaimana kebijakan-kebijakannya saat ini terhadap pembangunan ekonomi 
Indonesia? 
Selama 40 tahun lebih
berkuasa, kebijakan ekonomi yang dijalankan oleh Mafia Berkeley dalam
pemerintahan tidak pernah memberikan perubahan bagi kesejahteraan
rakyat. Namun, hingga saat ini, Mafia Berkeley masih bercokol di
sektor-sektor vital, seperti di Departemen Keuangan, Departemen
Perdagangan, Departemen Energi Sumber Daya dan Mineral, Bank Indonesia,
dan departemen lain yang berkaitan dengan sektor ekonomi strategis
lainnya. 
Kebijakan yang mereka ambil
memang tidak pernah mempertimbangkan aspek kesejahteraan rakyat
Indonesia. Mereka lebih memprioritaskan untuk melaksanakan perintah
dari IMF dan Bank Dunia.
Berbagai kebijakan ekonomi yang dikeluarkan justru menghambat  kemajuan ekonomi 
dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Bisa disebutkan contoh-contoh kebijakannya? 
Utang luar negeri,
liberalisasi perdagangan dan keuangan, pencabutan berbagai macam
subsidi (termasuk subsidi BBM) dan privatisasi yang menyerahkan aset
milik negara pada pihak swasta maupun pemerintah asing.

Apakah Mafia Berkeley berdiri sendiri atau ada dukungan dari pihak luar (asing)?
Mafia Berkeley mendapat
dukungan penuh dari pemerintahan negara maju, khususnya Amerika Serikat
dan lembaga dan asosiasi ekonomi internasional. Dukungan tersebut
ditunjukkan dengan memberikan citra positif bahkan penghargaan skala
internasional terhadap Mafia Berkeley, walaupun mereka belum
menunjukkan hasil kerja seperti yang digambarkan dalam penghargaan
tersebut. Misalnya, waktu mereka memberikan penghargaan sebagai menteri
keuangan terbaik kepada Sri Mulyani. Kita kan
tahu, saat itu dia baru saja menjabat sebagai Menkeu, belum melakukan
kerja yang berarti, tapi sudah dapat penghargaan internasional. 

Bagaimana hubungan mereka selama ini dengan ‘tuannya’?
Mereka akan selalu memberikan
kemudahan bagi pergerakan modal asing untuk menguasai perekonomian
Indonesia, termasuk memastikan Indonesia tetap membayar utang-utang
lama dan meneruskan pembuatan utang baru. Dengan ketergantungan utang
ini, Mafia Berkeley bisa tetap berkuasa karena memungkinkan pihak asing
untuk mengontrol perekonomian nasional melalui agen mereka, yaitu Mafia
Berkeley.

Bagaimana Mafia Berkeley mempertahankan eksistensinya?
Mereka sudah memposisikan
diri sebagai budak Kapitalisme dan agen asing. Mereka akan melayani
seluruh kemauan asing yang berkaitan dengan invasi ekonomi untuk
memiskinkan Indonesia.

Layaknya sebuah organisasi, mereka  akan melakukan ‘kaderisasi’. Bagaimana pola 
kaderisasi dan pendanaannya?
Kaderisasi dalam Mafia
Berkeley telah dipersiapkan secara sistematis oleh kekuatan luar
Indonesia. Program kaderisasi yang terpenting di dalam Mafia Berkeley
adalah melalui pendidikan untuk orang Indonesia yang dipersiapkan untuk
di kemudian hari menjadi alat dari hegemoni dan kepentingan global di
Indonesia. 

Apa yang menyebabkan mereka hingga saat ini masih bisa eksis?
Karena mereka mampu melayani
dengan baik para majikannya dan rakyat tidak menaruh perhatian serius
pada sepak terjang Mafia Berkeley. Belum ada aksi protes dalam bentuk
massif yang menggugat kejahatan mereka selama ini. Padahal kekisruhan
politik akibat kenaikan BBM yang sekarang terjadi, aktor utamanya
adalah Mafia Berkeley.

Lalu bagaimana melawannya hingga mereka semua ‘terusir’ dari negeri kita?
Untuk membersihkan Mafia
Berkeley di pemerintahan kita harus memiliki agenda yang terstruktur
dan berjalan simultan. Hal penting yang harus kita lakukan adalah
bagaimana memperkuat opini publik, bahwa penyebab kesengsaraan rakyat
hari ini adalah Mafia Berkeley. Jika rakyat ingin keluar dari
kesengaraan ini maka Mafia Berkeley harus disingkirkan jauh-jauh dari
seluruh aspek kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Mereka layak
disingkirkan, karena mereka adalah agen asing dan pengkhianat. []
http://hizbut-tahrir.or.id/2008/07/08/mafia-berkeley-pengkhianat/





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke