Dinda JePe, Kalau ditanyo ka ibuk2 lain pulo analisa no, rato2 indak amuah capek2, labiah lamo labiah rancak dan harus acok2 dan berkelanjutan. Ha ha bagarah saketek dihari libur ko bia indak serius bana untuak pilpres ko
Wassalam Tan Ameh Maaf indak pandai manguduang liwat hp ko Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: andi jepe <[email protected]> Date: Sat, 6 Jun 2009 09:58:04 To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: ANALISIS 3 PASANGAN CAPRES/CAWAPRES SEBAGAIBAHANDISKUSI Waalaikumsallam Wr Wb Pak Nizhamul yang budiman dan salam kenal dari saya serta Dunsanak Palanta RN yang Mulia Terima kasih analisis dari Bapak, paling tidak membuka wawasan saya lebih beragam lagi dari berbagai analisis dunsanak yang lain, terlepas dari pro dan kontra atau memang ada kecendrungan sedikit banyak terhadap pilihan kita (jika tidak golput) saya pikir seandainya kecendrungan Bapak pada salah satu Capres itu syah-syah saja di picu atau didukung dengan berbagai alasan dan analisis dalam melihat ketiga capres.Mungkin hampir sama dengan saya ya jelas sekali saya penya kecendrungan sementara sebelum menentukan pilihan pada hari H ya kecendrungan saya jika tidak JK ya SBY, biar tidak meragukan saya balik jika tidak SBY ya JK. Saya melihat seorang pemimpin itu ya harus cerdas, berwawasan, intelektual, bisa berkomunikasi dengan baik dalam menyampaikan sesuatu terlepas dia dikritik atau dihujat maka jawabannya lebih tenang, jikapun emosi lebih disampaikan dengan bahasa-bahasa tersirat yang halus yang kadang2 terasa "menyindir", tapi tetap dalam penyampaian baik bahasa verbal maupun bahasa tubuhnya selalu nyaman orang meilhat, malah membuat senyum, bahkan senyum getir sekalipun. Apalagi ditunjang dengan kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni, sebab ini bahasa buat seluruh dunia, tentunya pemimpin kita akan bertemu dengan para presiden2, PM dan Pemimpin lembaga-lembaga tertinggi di dunia seperti PBB, IMF, MEE dan lain-lain lembaga yang ikut berperan mengatur dunia ini. Mungkin kita ditelevisi akan melihat pemimpin kita yang bisa berbahas "global" ini duduk tenang tanpa ribet pakai "ear phone" mendengarkan paparan pemimpin lain yang berbahasa Inggris kecuali kalau bahasa pemimpin negara lain memakai bahasa Nasionalnya, bahasa Mongolia misalnya. lalu ketika Pemimpin kita ini tampil didepan dalam sidang2 kepala Negara di Dunia juga menyampaikan dalam bahasa Inggris yang baik, tentunya sedikit banyak akan "menaikan gengsi" pemimpin itu sendiri dan negara kita, sederhananya jika pemimpin ini tidak bisa Bahasa Inggris tentu masyarakat dunia berpikir "apa tidak ada pemimpin di Indonesia yang bisa bahasa Inggris" Pendapat saya membawa-bawa Bahasa Inggris ini tentu hanya bagian atau katakan ibarat sebuah mesin hanya Baut-baut kecil saja, bukan itu yang paling utama, tetap yang paling utama seperti harapan kita semua bagaimana pemimpin terpilih ini bisa berbuat lebih baik..lebih..baik terus berusaha lebih baik untuk meningkatkan kesejehteraan masyarakat disegala sektor. Jika memang dari ketiga itu tarok lah Baik semua dan Mumpuni jadi Presiden tetap hanya satu yang terbaik kelak, seperti kata-kata bijak "Tidak ada dua raja dalam satu kota". Terakhir jika ketiganya baik, maka bagi saya yang terbaik sementara jika tidak JK ya SBY, jika tidak SBY ya JK, seandainya berlansung dua putaran Mega v SBY ya menyempit pilihan saya..SBY tentu, jika Mega v JK tentunya JK, Jika SBY dan JK..ini yang susah, jika masih juga susah saya menentukan pilihan saya pikir di hari H boleh lah saya "mengurut buah baju atau bawa-bawa tokek ke TPS" toh siapan yang terpilih diantara dua itu bagi saya adalah yang terbaik...seperti kata Pak Saaf..sayang juga seharusnya LANJUTKAN itu ya SBY dan JK satu periode lagi. Tapi begitulah Politik lagi-lagi seperti kata Pak Saaf "Bola Liar dan begitu mencair". Tentunya di picu juga dengan hasil Pemilu Legislatif yang telah berlansung faktanya Demokrat jadi pemenang walau tidak mutlak-mutlak betul dari dua dibawahnya GOLKAR dan PDI P. Tentunya dengan kemenangan begitu SBY cukup punya alasan untuk perjaya diri maju jadi Presiden dan menentukan pilihannya pasangannya tanpa membawa-bawa dari Partai lain, saya pikir lain cerita misalnya Demokrat nomor 3 misalnya, jikapun SBY maju maka dia akan mencari wakilnya dari Partai yang cukup punya suara dalam pemilu legislatif yang telah berlansung. Saya juga menaruh respek kepada "grass root" PDI P yang betul2 mempunyai masa Militan, apapun cerita orang tentang Megawati bagi mereka Megawati harus menjadi Presiden, ya nama besar orang tuanya tidak bisa dikesampingkan masih banyak terutama di Jawa penganggum dan pemuja Soekarno. Kita bisa buktikan memang faktor Megawati yang anak Soekarnolah yang mendongkrak suara PDI-P, bukan Partainya, banyak elit PDI-P terpecah dan bikin Partai baru seperti Laksamana Sukardi dengan B Roy Janis, buktinya gagal total dalam Pemilu kemaren. Ini jugalah yang memaksa para elite partai PDI-P terus mempertahankan Megawati sebagai ketua Umumnya..Ditingkat ely silahkan saja pecah atau bersiteru, tapi mereka ditingkat Grass root tidak peduli segala hiruk pikuk, gonjang ganjing, intrik politik pada elit mereka selagi Megawati anak Soekarno pemimpin mereka maka mereka akan tetap loyal tidak pindah ke elite yang menyebrang bikin partai baru. Semoga yang terbaik yang memimpin negeri ini, dan tidak kalah penting Pilpres nanti berjalan aman, lancar dan tertib tidak terjadi "chaos" yang berakibat keadaan darurat dengan memberlakukan jam malam misalnya, lalu kekuasaan diambil oleh Militer Terlebih terkurang mohon maaf Wass-Jepe (44, Pku) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
