"TALK MORE, DO MORE"

By : Jepe

 

Ungkapan  TALK LESS, DO MORE tentu tidak asing lagi kita saksikan
disepanjang jalan protokol kota-kota besar di Indonesia yang terpajang
megah di billboard dan baliho dalam sebuah iklan rokok yang berkadar
nikotin rendah. Jika saya artikan secara bebas ungkapan ini kira-kira
begini, ibaratnya seorang petani yang bekerja di sawah dan ladang dengan
senjatanya berupa cangkul tentu dia lebih banyak bekerja (do more) dari
pada berbicara (Talk Less) atau bisa juga disitilahkan kondisi bekerja
seperti ini disebut BANTING TULANG

 

Lalu saya coba putar ungkapan iklan rokok tersebut menjadi  TALK MORE,
DO LESS tentunya kebalikan dari arti yang diatas, jika saya terjemahkan
secara terjun bebas "suka-suka" ini lebih kepada  pekerjaan yang banyak
bicara (Talk More) dan sedikit bekerja (Do Less) maka bisa juga
pekerjaan yang lebih kepada "BANTING MULUT". Dijaman sekarang banyak
juga orang sukses bekerja dengan mengandal "banting mulut" nya sebut
saja salah seorang teman saya yang sedang menuju sukses mencari
penghasilan di sebuah MLM yang mengglobal (dikenal dengan Income
passive) begitu gigih dan hebatnya Ia sehari-hari membanting mulut
meyakinkan orang-orang agar bergabung ikut dalam MLM yang beberapa bulan
belakang Ia bergabung. 

 

Kawan saya ini memang berbakat sebagai motivator untuk memotivasi orang,
begitu lincahnya dia membanting mulut bercerita apa dan bagaimana
tentang MLM tempat dia bergabung, tiada hari tanpa seminar motivasi
dalam memprospek downlinenya. Jika kawan saya ini mulai banting mulut
serasa segala kesuksesan hidup didunia berlimpah harta dan materi
didepan mata, hebat memang cara-cara dia memotivasi orang mulai dari
bahasa verbalnya yang berintonasi naik turun dengan segala kata-kata
bijak dan peribahasa menuju sukses diselingi dengan humor ringan sampai
bahasa tubuhnya yang menarik.

 

Salah satu kata bijaknya pada saya ketika orang yang diprospeknya banyak
alasan tidak mau ikut mulai dari "tidak ada waktu, belumlah,
nanti-nanti saja lihat dulu, belum ada duit, nggak bakat dalam bisnis
MLM ini"i dan berbagai alasan untuk menolak bergabung dibawahnya, kawan
saya ini terus mengejar dan memotivasi "yang banyak alasan ini"
disinilah sebuah tantangan bagi kawan saya , begini katanya pada saya

 

"Jepe,   kalau hati sudah tak kuat, tidak punya motivasi menjadi sukses,
pemalas,  begitu mudah mendapatkan 1001 alasan untuk tak berbuat tapi
kalau hati sudah mau, tekad sudah bulat untuk  menjadi sukses ada 1002
alasan untuk tetap maju."

 

Begitulah kawan saya yang pintar "banting mulut" ini dalam menjalankan
sebuah MLM yang cukup terkenal dan menglobal, atas jerih payahnya hanya
dalam waktu 3 bulan dia telah meraih bintang enam (bulan depan mungkin
bintang tujuh) sesuatu pencapaian yang luar biasa mengingat begitu
ketatnya persaingan dalam bisnis ini dengan berbagai model, belum lagi
persaingan secara internal dalam satu wadah MLM yang sama,  rasa-rasanya
prestasi kerja "banting mulut" kawan saya ini cukup melejit bak meteor
dari rata-rata kebanyakan orang-orang yang bergabung waktu yang sama
dengannya.

 

Talk More atau Banting Mulut, tentunya  sekarang begitu semarak
dilakukan oleh ketiga calon dan calon wakil Presiden kita bersama tim
suksesnya. Hari-hari mata dan telinga kita terutama dilayar kaca
menyaksikan "banting mulut" yang dilakukan oleh calon pemimpin bangsa
ini untuk lima tahun kedepan. Berbagai janji dan harapan terlontar dari
mulut mereka semuanya begitu manis dan menjanjikan hidup dinegara ini
lebih sejahtera, aman, damai, taat hukum, bebas KKN atau dikenal dengan
slogan yang cukup membumi dinegeri ini "Gemah Ripah Loh Jinawi".

 

Tentunya kita berharap sekali setelah terpilih dan duduk salah satunya
dari ketiga pasangan Ca dan Cawapres , mereka lebih banyak bekerja buat
kepentingan seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai taraf hidup yang
lebih baik dan sejahtera disegala bidang (Do More) sesuai dengan segala
janji-janji mereka ketika banting mulut (Talk More) saat masa kampanye.
Jika janji tinggal janji saat masa kampanye  dengan  hanya bermodal
"banting mulut" tapi setelah terpilih tidak melakukan apa-apa (Do Less)
maka dia akan menjadi No Action Talking Only (NATO) atau  memang bisanya
banting mulut alias ngomong doang. 

 

Mari kita berharap lagi agar presiden dan wakil presiden yang terpilih
nanti memimpin bangsa lima tahun kedepan disamping juga bisa memotivasi
segenap lapisan masyarakat dilevel manapun mereka berada dengan bakat
mereka yang mumpuni dalam "banting mulut (Talk More)" tentunya pemimpin
ini mau bekerja keras dengan mengerahkan segala kemampuan fisik dan
pikirannya berbuat yang terbaik bagi seluruh masyarakat, nusa dan bangsa
dengan  bertindak nyata "banting tulang (Do More)"

 

So ..TALK MORE..DO MORE  begitulah kondisi yang kita inginkan buat
Presiden dan Wakil Presiden kita untuk memimpin negeri ini lima tahun
kedepan.

 

***

Pekanbaru, 29 Juni 2009/ (Counting Days)

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke