Maaf, travel warning yang kapan yang dimaksud? Agak sulit ambo manangkok dari artikel ko.
riri bekasi, l, 47 On 29/07/2009, Nofiardi <[email protected]> wrote: > > Bukittinggi | Selasa, 28/07/2009 15:35 WIB > > > Travel Warning, Pengusaha Cafe Gigit Jari > > > Roshanty - Padang Ekspres <http://www.padangekspres.co.id> > > Travel warning (larangan bepergian) yang sempat gencar disampaikan > beberapa negara di Eropa pada warganya agar tidak mengunjungi Indonesia, > berdampak langsung pada jumlah tamu mancanegara asal eropa yang > berkunjung ke Bukittinggi. Sepinya kunjungan bule ini tak hanya berimbas > pada lesunya beberapa kunjungan wisata andalan, tapi juga dikeluhkan > para pengusaha cafe yang terletak di sepanjang jalan Ahmad Yani, Kampung > Cina Bukittinggi. > > Ade, 28, contohnya, salah seorang karyawan dan pengelola Cafe Bedudal > ini mengatakan, kunjungan tamu mancanegara, khususnya dari Eropa, bisa > dihitung dengan jari dalam satu bulannya. "Kalau bulan Juli dan Agust > ini termasuk lumayan ramai lah, soalnya kan sedang pick season (musim > liburan), ada sekitar 20 orang yang baru datang dari Belanda dan > Australia. Kalau hari biasa, wah..paling-paling cuma lima sampai delapan > orang saja, "ujarnya. > > Dalam hari normal, Ade mengatakan, omset penjualan hanya ratusan ribu > saja, tapi kalau tamu yang berkunjung agak ramai, dalam satu malam omset > bisa membengkak Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. > > "Umumnya kalau ramai, para tamu ini sering mengadakan party (pesta), > disinilah kita baru bisa dapat untuk agak lumayan, karena makanan dan > minuman akan laku terjual, "ujar Ade. > > Sepinya tamu mancanegara yang berkunjung ke Bukittinggi secara langsung > berimbas pada geliat bisnis cafe yang ada di seputaran Kampung Cina. > Pada tahun 1990 an hingga awal 2000 an dulu, bisnis cafe dikawasan ini > maju pesat. Sekarang, tidak banyak yang bertahan, beberapa diantara > cafe-cafe yang ada di sepanjang jalan kampung cina, malah ada yang tutup > atau pemiliknya mengalihkan ke usaha lain yang lebih menjanjikan. > > Sementara tujuan wisata andalan yang sebelumnya sempat memiliki nilai > jual tinggi dan diminati banyak bule, seperti perjalanan 10 hari ke > Pulau Siberut, kini mulai mati suri. "Dulu para guide (pemandu wisata) > bisa 2 kali trip berangkat ke pulau Siberut untuk treking, dengan jumlah > tamu 8 hingga 12 orang. Sekarang, tamu yang datang setiap harinya ke > cafe kami saja tidak sampai sebanyak itu, "ujar Asril, salah seorang > pemandu wisata yang kini beralih profesi menjadi wiraswasta. > > Namun keluhan para pengusaha cafe tersebut sangat berbeda dari data yang > diperoleh Padang Ekspres (grup padang-today.com) dari Sekretaris Dinas > Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Zulfikri. Dalam data > tersebut menggambarkan pada 2007 dan 2008, terdapat peningkatan jumlah > kunjungan wisatawan mancanegara ke Bukittinggi. Untuk tahun 2007 saja > tercatat sebanyak 8959 tamu eropa dari total 30.428 wisatawan yang > berkunjung ke Bukittinggi. Jumlah tersebut meningkat menjadi 9855 dari > total 33470 tamu yang berkunjung ke Bukittinggi. > > "Umumnya para bule yang terdata tersebut berasal dari Amerika, Canada, > Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Inggris, Australia, Selandia Baru, > Denmark dan Swedia, "ujar Zulfikri. > > Zulfikri mengatakan, untuk tingkat kunjungan per jumlah negara ke > Bukittinggi, tamu dari Eropa memang kalah banyak dari tamu negeri > tetangga kita, Malaysia. "Tapi bukannya sepi sekali, "tegasnya.(*) > > http://www.padang-today.com/?today=news&id=8122 > > > > > > > The above message is for the intended recipient only and may contain > confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you > are not the intended recipient, you are hereby notified that any > dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, > is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us > immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. > Please delete the message and the reply (if it contains the original > message) thereafter. Thank you. > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
