NIRO

Satu lagi minuman khas, yang sebetulnya tidak terlalu khas. Karena juga 
terdapat di tanah  Sunda maupun Jawa, Sulawesi dan daerah lain se Indonesia,  
yaitu Niro

Niro atau sering disebut juga Nira merupakan Air  dari pohon Nira atau Aren 
atau Enau, yang diambil dari tangkai buah aren yang dipotong. Setelah dipotong 
maka keluarlah air yang akan dijadikan gula aren, air ini lah yang disebut Air 
Nira. Kalau di MInang dinamakan Air Niro.

Para pejual Niro ini, semasa kecil dijual oleh Pedagang berkeliling Pasa, 
memakai Betung (bambau Besar). Niro dimasukkan kedalam Wadah Betung tsb. Bila 
ada Pembeli,  si Penjual Niro  akan mengeluarkan Air Niro dari mulut Betung 
dituangkan dalam gelas  atau terkadang dalam 'sayak' (tempurung kelapa).

Apa yang khasnya NIRO dari MINANG ini, yaitu dari Penjual Niro. Khas sorakan 
Penjual Niro dengan suara lengking... 'NIRROO'.....,  begitu biasnya si 
Pedagang NIRO menyebut dengan berkeliling dipasar-pasar, membuat seisi pasar 
'bersidegap' karena teriakannya. Sekarang sudah jarang para Penjual NIRRO... 
ini  berkeliling di pasar-pasar. Sewaktu saya pulang ke kampung pertengahan 
Agustus ini, saya coba berjalan disekeliling Pasar Atas, Pasar Bawah dan Pasar 
Lereng Bukittinggi, tidak ketemu. Entah dimana mereka, turunan mereka tentu 
juga ingin meningkatkan taraf  hidup pula, apa bisa dengan menjual Nira. 



Di Minahasa  Niro  dijadikan sebagai minuman keras.  Air nira  dimasak sehingga 
menjadi minuman beralkohol. Di Minahasa minuman ini diberi merek 'cap tikus' 
(minuman khas Minahasa dengan
kadar alkohol tinggi) dengan kadar 40 persen. 

Saat ini Air Nira juga dijadikan sebagai bahan untuk  energi alternatif, 
caranya dengan   


Hanny sangian MSc. 

staf pengajar Ilmu Fisika MIPA UNiversitas Sam Ratulangi Manado (Unsrat).

Nah, Sumatera Barat yang tidak punya Sumber Pendapatan dari Sektor Migas, 
mungkinkah dapat menjadi sentra lumbung energi alternatif yang salah satunya 
dari NIRO ini. Tentu harus dalihat Potensi ekonomisnya.

Bilalah mungkin demikian, maka NIRO tidak hanya diperdagangkan dengan Betung 
oleh Pedagangnya dengan teriakan NIRRRROOOO... tapi bisa jadi Anak Nagari 
Pedagang NIRO 'naik level' menjadi Pedagang Minyak berganti sebut menjadi 
...MINYAK DA...MINYAK NIRO...

Wallahu'alam

Wassalam
DYEK
 


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke