Propinsi | Senin, 28/09/2009 20:03 WIB

Wagub: Masakan Khas Minang Kurang Dipromosikan

 

Padang (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Marlis Rachman menilai
masakan khas asal Sumatera Barat kurang dipromosikan, sehingga masakan
ini sangat gampang diklaim sebagai milik orang lain. 

Hal ini menyusul diklaimnya masakan asal Sumbar, yakni nasi kunyik,
randang, lamang tapai, kue lopi, goreng bilih sebagai milik Malaysia. 

"Kita sangat mengaharapkan peran dinas pariwisata dalam mempromosikan
masakan-masakan khas ini, dan itu belum terlambat untuk menyatakan
kepada pemerintah mereka bahwa itu berasal dari Sumatera Barat," ujar
mantan Rektor Universitas Andalas ini. 

Ia menambahkan, nasi kunik ini juga bukan hanya ada di Sumatera Barat,
melainkan hampir ada di seluruh Indonesia. Perbedaannya hanya terletak
dari bahan bakunya. Nasi kunik yang berwarna kuning asal Sumbar
menggunakan ketan, sedangkan nasi kuning dari daerah lain (nasi tumpeng)
menggunakan beras. 

"Itu bahkan sudah menjadi kebudayaan Indonesia secara umum, dan jika ada
klaim dari Malaysia, memang kurang pas, dan kemungkinan penyebabnya
karena masyarakat Malaysia juga banyak yang berasal dari Sumatera
Barat," sambungnya. 

Ke depan, sambung Wagub, diharapkaan makanan ini akan dipatenkan,
apalagi tanggal 2 Oktober mendatang, pihak UNESCO (Organisasi
Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Dunia) akan memberikan
sertifikat bahwa batik itu memang berasal dari Indonesia. 

"Langkah-langakh yang dilakukan sebenarnya telah ada untuk mematenkan
kebudayaan ini, dan ini tidak sulit, tetapi masyarakat kita saja yang
malas untuk mengurusnya, karena memang ada persyaratan-persyaratan yang
harus dipenuhi dengan berkoordinasi dengan Depkumham," jelasnya
mengakhiri. (ril/wij) 

http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=1&id=49075

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Muzirman --
Sent: Tuesday, September 29, 2009 12:06 AM
To: rantaunet
Subject: [...@ntau-net] Malaysia Bajak Makanan SUMBAR

 

 

---------- Forwarded message ----------
From: Muzirman -- <[email protected]>
Date: 2009/9/28
Subject: Malaysia Bajak Makanan SUMBAR



aSSwRwB, Apakah kita krn ada kaitan kebudayaan, bisa saja mereka meng
klaim "makanan kita (baca makanan Malingsia),

suatu hal yg paralu kita pertanyakan dan kita pertahan kan.

kalau kita kunjnungi youtube tari piring, ada sekelopmok mhs malingsia,
yg menari kan tari pring tsb, dgn ber etika mereka

menyebutkan tari pring ini bersal dari SUMBAR, "  that is a good boy",
ini di Unv.Pensylvania,  tp yg nyata kwlaitas tari piring

Sumbar  jelas lbh unggul  dr malingsia.

Apakah krn  kelalaian kita  mem patent kan   makanan kita?  kelihatan
nya pihak2 terkait perlu kita dorong  utk mengkaji dan melaksanakannya..

Wass. Muzirman Tanjung.

------------------------------------------------------------------------

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

  • ... Muzirman --
    • ... Nofiardi
      • ... ASLIM NURHASAN
      • ... Riri Mairizal Chaidir
        • ... Rasyid, Taufiq (taufiqr)
      • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
        • ... Muzirman --
        • ... Bujang Farid
          • ... sjamsir_sjarif
    • ... Nofend St. Mudo
    • ... jupardi_jp

Kirim email ke