Kamis, 01/10/2009 10:25 WIB
Gempa 7,6 di Sumbar
Banyak Bukit Longsor, Evakuasi Korban Terhambat 
Muhammad Taufiqqurahman - detikNews

 
Foto: Dok.detikcom 

 

Padang Porak Poranda
<http://foto.detik.com/readfoto/2009/10/01/084244/1212472/157/1/padang-p
orak-poranda>  

Jakarta - Bukit di Padang banyak yang longsor menyusul gempa 7,6 SR yang
menggocang kota ini Rabu (30/9/2009) kemarin. Akibat longsoran bukit
ini, lalu lintas ke kota Padang terputus. Evakuasi korban pun terhambat.


"Banyak bukit yang longsor mengakibatkan jalanan terputus. Kebanyakan
yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan," ujar ujar Humas
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kartono, dalam
perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, untuk
bertolak ke kota Padang, Kamis (1/10/2009).

Menurut Priyadi, sekitar 200 warga di Kota Padang tewas akibat gempa
kemarin. Ratusan rumah juga dilaporkan rusak parah akibat gempa yang
kerusakannya lebih dahsyat dibanding gempa Yogyakarta itu. "Laporannya
sampai tadi pagi," imbuh dia.

Pemerintah kota Padang, lanjut Priyadi, juga mengalami kesulitan
menjalankan alat-alat berat untuk mengangkut rongsokan bangunan. Selain
jalanan, listrik di Kota Padang masih belum normal.

Priyadi mengungkapkan, ada satu desa yang mengalami kerusakan terparah
akibat gempa di Kota Padang. Namun dia belum mengetahui nama desa
tersebut. "Yang jelas cuma 5 persen bangunan yang berdiri di daerah yang
desanya parah itu," kata dia.

Sedangkan akibat gempa di Bengkulu dan Jambi 7 SR yang terjadi hari ini,
menurut Priyadi belum ada laporan korban dan kerusakan.

 

http://www.detiknews.com/read/2009/10/01/102521/1212595/10/banyak-bukit-
longsor-evakuasi-korban-terhambat

 



The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image002.jpg>>

Kirim email ke