Gempa Padang Lebih Dahsyat dari Gempa Yogyakarta 

 

<http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/01/1410125p.jpg> 

AFP/BAY ISMOYO
<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/01/15413471/Gempa.Padang.Le
bih.Dahsyat.dari.Gempa.Yogyakarta.##> 

Anggota TNI berkomunikasi dengan warga yang terjebak di reruntuhan
bangunan akibat gempa di Padang, Sumatera Barat, Kamis (1/10).

/

 

Kamis, 1 Oktober 2009 | 15:41 WIB

Laporan wartawan KOMPAS.com Frans Agung Setiawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Gempa Padang Sumatera Barat-dari kekuatan dan
jenis kerusakan yang ditimbulkan-mirip dengan gempa Yogyakarta beberapa
waktu lalu. Namun, tampaknya gempa 7,6 skala Richter, Rabu (30/9), ini
lebih parah.

"Mungkin kita akan lihat bagaimana situasi di tempat karena ini akan
lebih berat dari Yogyakarta," kata Sri Mulyani Indrawati, pelaksana
tugas Menko Perekonomian, seusai rapat koordinasi gempa Padang Sumbar di
Base Ops Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Jumat (1/10).

Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan dana Rp 100 miliar untuk tanggap
bencana. Selain itu juga ada Rp 150 miliar yang siap digunakan. Menurut
Sri Mulyani, jumlah dana itu cukup untuk 1-2 bulan ke depan. "Kita belum
tahu," ucap Sri Mulyani ketika ditanya seberapa besar dampak bencana ini
pada APBN.

Diungkapkan bahwa Padang termasuk daerah yang difokuskan untuk
merevitalisasi pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Oleh karena itu,
bencana ini memiliki dampak yang cukup serius.

"Maka, kecepatan untuk memulihkan infrastruktur dan transportasi akan
sangat penting. Ini akan dijadikan fokus untuk PU (Departemen Pekerjaan
Umum) pada saat yang sama Menteri Perhubungan (untuk) menangani
keseluruhan aspek dari sisi human sufering," papar Sri Mulyani.

Pola rehabilitasi dan konstruksi Padang pasca-gempa masih belum
ditentukan. Adapun penanganan bencana di Yogyakarta dan Tasikmalaya
diserahkan kepada pemerintah daerah sebagai koordinator, dan didukung
oleh pemerintah pusat. 

http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/01/15413471/Gempa.Padang.Leb
ih.Dahsyat.dari.Gempa.Yogyakarta
<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/01/15413471/Gempa.Padang.Le
bih.Dahsyat.dari.Gempa.Yogyakarta> .

 

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke