Eksodus
Oleh K Suheimi
Gempa yg memporak porandakan Padang, Pariaman dan Agam jauh sebelumnya sudah
diperkirakan cuma kurang di perhitungkan
Menurut para ahli, gempa yang barusan terjadi ternyata belumlah gempa yang di
ramalakan yang jauh lebih besar yaitu gempa bila caesar Mentawai, bila ini
patah akan mengeluarkan energi yang selama ini tersimpan yang akan menimbulkan
gempa 9 skala reighter
Dan kalau ini terjadi akan meluluh lantakan bangunan yang sekarang masih tersisa
Gempa yang terajadi akibat pergerakan kulit bumi menuju keseimbangan baru.
Ada juga yang mengatakan sesudah gempa besar itu terjadi kelak peta sumatra
akan berubah
Siapa tahu bisa-bisa bibir pantai padang dan kota padang sampai batas bukit
barisan akan patah ke dalam laut, pinggir dan bibir pantai pindah dan berubah
sampai kedekat kaki bukit barisan.
Kalau yang di prediksi dan menurut perhitungan ke ahlian dan ke iilmuan itu
akan terjadi. Seperti terjadinya gempa barusan
Gempa Aceh-Nias dua dan tiga tahun silam, menurut ahli gempa LIPI Dr Danny
Hilman Natawidjaja, membuat Pulau Simeulue seperti pelana kuda. Bagian selatan
dan utara naik sampai 1,5 meter akibat dua gempa itu, tapi bagian tengah hanya
naik 0,5 meter. Akibatnya, bagian tengah menyimpan energi yang diramalkan para
geolog bakal keluar dalam bentuk gempa berkekuatan sekitar 7,5 pada skala
Richter seperti yang kemarin ini terjadi.
Gempa kuat menggoncang pulau Sumatra Rabu (30/09). Gempa itu berkekuatan 7,6
Skala Richter. Pusat gempa berada 50 km di laut dekat kota Padang.
Rumah-rumah rata dengan tanah, sekolah serta rumah sakit ambruk dan sebagian
bangunan pasar runtuh akibat gempa yang menggoncang Sumatra. Saluran listrik
dan telekomunikasi juga terputus dan membuat kota itu lumpuh.
Sudah lebih dari 500 orang tewas akibat gempa tersebut. Tim penolong mengatakan
masih ada ribuan orang tertimbun di bawah puing-puing bangunan.
Letak geografis kota Padang di atas dua lempeng bumi membuat kota dan pulau
Sumatra rawan gempa. Masih terbayang tahun 2004, tsunami telah meminta 180 ribu
korban di Aceh.
Gempa yang terjadi Rabu kemarin ini sebenarnya sudah diramalkan Februari lalu.
Menurut Danny Hilman Natawidjaja dari Institut Ilmu pengetahuan Indonesia gempa
berkekuatan 8,9 skala richter akan terjadi di kota Padang.
Maka sudah saatnya peristiw gempa 30 september dijadikan awal dan moment untuk
memindahkan kota Padang beserta penduduknya.
Kalau kita simak cara pemindahan satu kota agar melibatkan semua penduduk
Pertama lakukan pemindahan pemeintahan misalnya ke B Tinggi
Tinggikan pajak pada penduduk yang masih bertahan tinggal di Padang sehingga.
Penduduk jadi tak betah disana.
Jika manusia merasa hidup serba susah dia akan berusaha mencari tempat usaha
yang lebih memungkinkan mereka mencari hidup
Saudara-saudaranya yang rirantau tak tahan melihat derita hidup dunsanaknya ,
akan berusaha mengajaknya merantau dan membuka usaha baru di rantau
Dengan demikian eksodus yang terjadi itu secara berangsur tapi pasti tanpa
pemerintah mengeluarkan biaya yang besar
Dana yang terkumpul untuk penanggulangi gempa ini ada baiknya digunakan
sebagai bekal dan modal bagi dunsanak kita untuk pindah dan merantau
"Padang sudah tak ada lagi" kata teman saya dengan miris dan sedih dengan mata
ber kaca-kaca
Kita tak akan menemukan bangunan yang dulu kita banggakan, kehidupan seperti
dulu sudah tak mungkin lagi.
Sekarang ancaman bahaya yang lebih dahyat mengintai
Gempa dg kekuatan 7,6 skala richter menyebabkan caesar mentawai tergoncang.
Kemarin ada gempa dg 5 skala reichter yang konon kabarnya berasal dari Caesar
mentawai ini
Kalau gempa kemarin ini cubitan dari Allah untuk emngingatkan kita, mungkin
sebagai seruan aga kita berpikir apakah masih tetap mempertahankan Padang dan
bersikuat utk tetap tinggal di sini?, atau terbuka alernanif lain kita hengkang
dan pindah dari Padang.
Teman saya mengatakan G30S PKI kepanjanganya Gempa 30 September Padang Kota
Indah Habis.
Mari kita bangun marri kita bangkit. Setiap orang kampung punya belahan dan
saudara di rantau
Merantau dan meninggalkan kampung untuk memperbaiki kehidupan adalah pilihan
orang minang sejak dulu kala.
Nasibmu tak akan berobah bila kamu tak mau merubah nasib itu
Pemikiran ini sebagai renungan, agar Dana yang terkumpul bisa kita jadikan
modal untuk memulai hidup baru di rantau
Mungkin bisa lebih baik
Saya mohon maaf jika tulisan ini tak berkenan dihati pembaca
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman SuciNya;
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka
dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.Sesungguhnya Allah
tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada
diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu
kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung
bagi mereka selain Dia. (QS. 13:11)
Pekanbaru 7 Oktober 2008
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---