Sanak Israr dan sanak di Palanta Suku Minang terkenal sebagai perantau yang tangguh Ada yang merantau karena hati taibo Ada yang dikampung kurang dihargai karena dirumah paguno balun Banyak alasan yang digunakan untuk merantau agaknya bisa kita tanya pak Muchtar naim Tapi kini betul-betul hal mendesak dan dalam keadaan Gawat Darurat Dan bagi yang sudah di rantau ingin menyelamatkan sanak saudaranya yang sudah payah di kampung dan ingin membangun hidup baru disana Apalagi adanya bayangan bahaya yang mengancam yang konon kabarnya jauh lebih dahsyat Bagi pemindahan pemerintahan. Oleh karena fasitas permerintahan yang banyak rusak, tempat bekerja yang tak nyaman Agaknya B Tinggi sebagai pusat pemerintahan seperti dahulu pusat pemerintahan sumatera tengah dan pusat pendidikan itu di B Tinggi
Ada baiknya dana yang terhimpun digunakaan untuk eksodus ini yang tampaknya secara pelan dan berangsur akan terjadi dan merupakan salah satu pilihan untuk mengatasi pasca gempa ini Salam teriring do.a K Suheimi Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: israr iskandar <[email protected]> Date: Tue, 6 Oct 2009 21:17:08 To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: eksodus Pak Suheimi dan sidang sapalanta... jadi, kalau dulu motif marantau lebih ekonomi, sosial-budaya dan pendidikan, maka ke depan, motifnya untuk menghindari risiko bencana alam. Apalagi, mengingat catatan sejarah, bahwa setiap lima tahun sekali selalu ada gempa kuat dan besar di Sumbar. Belum lagi, potensi ancaman tsunami, tanah longsor, dan banjir bandang.. Israr iskandar (36 th, Padang) --- On Tue, 10/6/09, suheimi ksuheimi <[email protected]> wrote: From: suheimi ksuheimi <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] eksodus To: [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Date: Tuesday, October 6, 2009, 8:11 PM Eksodus Oleh K Suheimi Gempa yg memporak porandakan Padang, Pariaman dan Agam jauh sebelumnya sudah diperkirakan cuma kurang di perhitungkan Menurut para ahli, gempa yang barusan terjadi ternyata belumlah gempa yang di ramalakan yang jauh lebih besar yaitu gempa bila caesar Mentawai, bila ini patah akan mengeluarkan energi yang selama ini tersimpan yang akan menimbulkan gempa 9 skala reighter Dan kalau ini terjadi akan meluluh lantakan bangunan yang sekarang masih tersisa Gempa yang terajadi akibat pergerakan kulit bumi menuju keseimbangan baru. Ada juga yang mengatakan sesudah gempa besar itu terjadi kelak peta sumatra akan berubah Siapa tahu bisa-bisa bibir pantai padang dan kota padang sampai batas bukit barisan akan patah ke dalam laut, pinggir dan bibir pantai pindah dan berubah sampai kedekat kaki bukit barisan. Kalau yang di prediksi dan menurut perhitungan ke ahlian dan ke iilmuan itu akan terjadi. Seperti terjadinya gempa barusan Gempa Aceh-Nias dua dan tiga tahun silam, menurut ahli gempa LIPI Dr Danny Hilman Natawidjaja, membuat Pulau Simeulue seperti pelana kuda. Bagian selatan dan utara naik sampai 1,5 meter akibat dua gempa itu, tapi bagian tengah hanya naik 0,5 meter. Akibatnya, bagian tengah menyimpan energi yang diramalkan para geolog bakal keluar dalam bentuk gempa berkekuatan sekitar 7,5 pada skala Richter seperti yang kemarin ini terjadi. Gempa kuat menggoncang pulau Sumatra Rabu (30/09). Gempa itu berkekuatan 7,6 Skala Richter. Pusat gempa berada 50 km di laut dekat kota Padang. Rumah-rumah rata dengan tanah, sekolah serta rumah sakit ambruk dan sebagian bangunan pasar runtuh akibat gempa yang menggoncang Sumatra. Saluran listrik dan telekomunikasi juga terputus dan membuat kota itu lumpuh. Sudah lebih dari 500 orang tewas akibat gempa tersebut. Tim penolong mengatakan masih ada ribuan orang tertimbun di bawah puing-puing bangunan. Letak geografis kota Padang di atas dua lempeng bumi membuat kota dan pulau Sumatra rawan gempa. Masih terbayang tahun 2004, tsunami telah meminta 180 ribu korban di Aceh. Gempa yang terjadi Rabu kemarin ini sebenarnya sudah diramalkan Februari lalu. Menurut Danny Hilman Natawidjaja dari Institut Ilmu pengetahuan Indonesia gempa berkekuatan 8,9 skala richter akan terjadi di kota Padang. Maka sudah saatnya peristiw gempa 30 september dijadikan awal dan moment untuk memindahkan kota Padang beserta penduduknya. Kalau kita simak cara pemindahan satu kota agar melibatkan semua penduduk Pertama lakukan pemindahan pemeintahan misalnya ke B Tinggi Tinggikan pajak pada penduduk yang masih bertahan tinggal di Padang sehingga. Penduduk jadi tak betah disana. Jika manusia merasa hidup serba susah dia akan berusaha mencari tempat usaha yang lebih memungkinkan mereka mencari hidup Saudara-saudaranya yang rirantau tak tahan melihat derita hidup dunsanaknya , akan berusaha mengajaknya merantau dan membuka usaha baru di rantau Dengan demikian eksodus yang terjadi itu secara berangsur tapi pasti tanpa pemerintah mengeluarkan biaya yang besar Dana yang terkumpul untuk penanggulangi gempa ini ada baiknya digunakan sebagai bekal dan modal bagi dunsanak kita untuk pindah dan merantau "Padang sudah tak ada lagi" kata teman saya dengan miris dan sedih dengan mata ber kaca-kaca Kita tak akan menemukan bangunan yang dulu kita banggakan, kehidupan seperti dulu sudah tak mungkin lagi. Sekarang ancaman bahaya yang lebih dahyat mengintai Gempa dg kekuatan 7,6 skala richter menyebabkan caesar mentawai tergoncang. Kemarin ada gempa dg 5 skala reichter yang konon kabarnya berasal dari Caesar mentawai ini Kalau gempa kemarin ini cubitan dari Allah untuk emngingatkan kita, mungkin sebagai seruan aga kita berpikir apakah masih tetap mempertahankan Padang dan bersikuat utk tetap tinggal di sini?, atau terbuka alernanif lain kita hengkang dan pindah dari Padang. Teman saya mengatakan G30S PKI kepanjanganya Gempa 30 September Padang Kota Indah Habis. Mari kita bangun marri kita bangkit. Setiap orang kampung punya belahan dan saudara di rantau Merantau dan meninggalkan kampung untuk memperbaiki kehidupan adalah pilihan orang minang sejak dulu kala. Nasibmu tak akan berobah bila kamu tak mau merubah nasib itu Pemikiran ini sebagai renungan, agar Dana yang terkumpul bisa kita jadikan modal untuk memulai hidup baru di rantau Mungkin bisa lebih baik Saya mohon maaf jika tulisan ini tak berkenan dihati pembaca Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman SuciNya; Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (QS. 13:11) Pekanbaru 7 Oktober 2008 " Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
