Dan kemudian setelah ibu kota pindah ke bukittinggi yang mungil, bukittinggi 
menjadi padat, sawah-sawah di sekitar bukittingi hilang berganti bangunan beton 
layaknya kota Bandung. Kemudian tiba-tiba datang gempa akibat pergeseran sesar 
semangko yang berada tepat dibawah kota bukittinggi dan letusan gunung marapi, 
sehingga kota BUkittinggi lumpuh, apa ibukota akan dpindah lagi???
Kalau alasannya ingin selamat dari bencana alam, mengapa tidak dipindahkan saja 
ke dharmasraya sekalian yang lebih aman dari bencana dan memiliki wilayah luas 
dengan kontus relatif datar, dan bisa dikembangkan pembangunan bandara 
ketimbang bukittingi yang sempit.
Kemudian bagaimana dengan masyarakat yang memiliki kultur sosiologis dan 
psikologis pesisir, apakah mereka juga akan di paksa menanggalkan pola hidup 
maritimnya??
Maaf, saya agak kurang sependapat dengan ide seperti ini. Menurut saya, ide 
pemindahan pusat pemerintahan Provinsi dan Kota ke daerah Air Pacah atau 
Sekitarnya sudah pas. Tinggal pelaksanaannya. 
Sekedar sumbang saran, mohon maaf kalau kurang berkenan.

Salam
Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

--- On Sun, 10/11/09, Wita Abdin <[email protected]> wrote:

From: Wita Abdin <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: eksodus
To: [email protected]
Date: Sunday, October 11, 2009, 8:01 AM

Assalaamu'alaikum wa Rahmatullahi wa barakaatuhu,
 
saya setuju dgn usulan pak Prof Suheimi untuk memindahkan kota padang dan 
seluruh penduduknya kedaerah yang lebih ketinggian dan lebih aman dari ancaman 
bencana alam secara berangsur dan pelan. Bagi pegawai swasta menurut saya tidak 
begitu masalah, bisa mintak pindah kapan saja, ataupun para pedagang. Namun 
yang akan jadi persoalan adalah bagi Pegawai Negri Sipil (PNS). Oleh sebab itu 
pejabat pemerintah harus mempermudah proses pemindahan ini seandainya sejak 
dari sekarang sudah ada yang memasukkan data2 kepindahannya atau minta untuk 
ditransfer ke daerah lain. 

 
Saya hanya berdo'a semoga harapan dan keinginan kita ini bisa terwujudkan 
hendaknya demi untuk menghindari musibah dan korban yang lebih banyak lagi. 
Na'uuzubillahi min zaalik..
 
Wassalam,
 
Aswita, LI


2009/10/7 <[email protected]>

Sanak Israr dan sanak di Palanta
Suku Minang terkenal sebagai perantau yang tangguh
Ada yang merantau karena hati taibo

Ada yang dikampung kurang dihargai karena dirumah paguno balun
Banyak alasan yang digunakan untuk merantau agaknya bisa kita tanya pak Muchtar 
naim
Tapi kini betul-betul hal mendesak dan dalam keadaan Gawat Darurat

Dan bagi yang sudah di rantau ingin menyelamatkan sanak saudaranya yang sudah 
payah di kampung dan ingin membangun hidup baru disana
Apalagi adanya bayangan bahaya yang mengancam yang konon kabarnya jauh lebih 
dahsyat

Bagi pemindahan pemerintahan. Oleh karena fasitas permerintahan yang banyak 
rusak, tempat bekerja yang tak nyaman
Agaknya B Tinggi sebagai pusat pemerintahan seperti dahulu pusat pemerintahan 
sumatera tengah dan pusat pendidikan itu di B Tinggi


Ada baiknya dana yang terhimpun digunakaan untuk eksodus ini yang tampaknya 
secara pelan dan berangsur akan terjadi dan merupakan salah satu pilihan untuk 
mengatasi pasca gempa ini
Salam teriring do.a
K Suheimi 
Powered by Telkomsel BlackBerry®



From: israr iskandar <[email protected]> 
Date: Tue, 6 Oct 2009 21:17:08 -0700 (PDT)
To: <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: eksodus








Pak Suheimi dan sidang sapalanta... jadi, kalau dulu motif marantau lebih 
ekonomi, sosial-budaya dan pendidikan, maka ke depan, motifnya untuk 
menghindari risiko bencana alam. Apalagi, mengingat catatan sejarah, bahwa 
setiap lima tahun sekali selalu ada gempa kuat dan besar di Sumbar. Belum lagi, 
potensi ancaman tsunami, tanah longsor, dan banjir bandang..


Israr iskandar (36 th, Padang)
 



--- On Tue, 10/6/09, suheimi ksuheimi <[email protected]> wrote:


From: suheimi ksuheimi <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] eksodus

To: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected]

Date: Tuesday, October 6, 2009, 8:11 PM








Eksodus
Oleh K Suheimi

Gempa yg memporak porandakan Padang, Pariaman dan Agam jauh sebelumnya sudah 
diperkirakan cuma kurang di perhitungkan


Menurut para ahli, gempa yang barusan terjadi ternyata belumlah gempa yang di 
ramalakan yang jauh lebih besar yaitu gempa bila caesar Mentawai, bila ini 
patah akan mengeluarkan energi yang selama ini tersimpan yang akan menimbulkan 
gempa 9 skala reighter

Dan kalau ini terjadi akan meluluh lantakan bangunan yang sekarang masih tersisa

Gempa yang terajadi akibat pergerakan kulit bumi menuju keseimbangan baru.
Ada juga yang mengatakan sesudah gempa besar itu terjadi kelak peta sumatra 
akan berubah


Siapa tahu bisa-bisa bibir pantai padang dan kota padang sampai batas bukit 
barisan akan patah ke dalam laut, pinggir dan bibir pantai pindah dan berubah 
sampai kedekat kaki bukit barisan.

Kalau yang di prediksi dan menurut perhitungan ke ahlian dan ke iilmuan itu 
akan terjadi. Seperti terjadinya gempa barusan

Gempa Aceh-Nias dua dan tiga tahun silam, menurut ahli gempa LIPI Dr Danny 
Hilman Natawidjaja, membuat Pulau Simeulue seperti pelana kuda. Bagian selatan 
dan utara naik sampai 1,5 meter akibat dua gempa itu, tapi bagian tengah hanya 
naik 0,5 meter. Akibatnya, bagian tengah menyimpan energi yang diramalkan para 
geolog bakal keluar dalam bentuk gempa berkekuatan sekitar 7,5 pada skala 
Richter seperti yang kemarin ini terjadi.


Gempa kuat menggoncang pulau Sumatra Rabu (30/09). Gempa itu berkekuatan 7,6 
Skala Richter. Pusat gempa berada 50 km di laut dekat kota Padang.

Rumah-rumah rata dengan tanah, sekolah serta rumah sakit ambruk dan sebagian 
bangunan pasar runtuh akibat gempa yang menggoncang Sumatra. Saluran listrik 
dan telekomunikasi juga terputus dan membuat kota itu lumpuh.


Sudah lebih dari 500 orang tewas akibat gempa tersebut. Tim penolong mengatakan 
masih ada ribuan orang tertimbun di bawah puing-puing bangunan.
Letak geografis kota Padang di atas dua lempeng bumi membuat kota dan pulau 
Sumatra rawan gempa. Masih terbayang tahun 2004, tsunami telah meminta 180 ribu 
korban di Aceh.


Gempa yang terjadi Rabu kemarin ini sebenarnya sudah diramalkan Februari lalu. 
Menurut Danny Hilman Natawidjaja dari Institut Ilmu pengetahuan Indonesia gempa 
berkekuatan 8,9 skala richter akan terjadi di kota Padang. 


Maka sudah saatnya peristiw gempa 30 september dijadikan awal dan moment untuk 
memindahkan kota Padang beserta penduduknya.

Kalau kita simak cara pemindahan satu kota agar melibatkan semua penduduk

Pertama lakukan pemindahan pemeintahan misalnya ke B Tinggi

Tinggikan pajak pada penduduk yang masih bertahan tinggal di Padang sehingga. 
Penduduk jadi tak betah disana.

Jika manusia merasa hidup serba susah dia akan berusaha mencari tempat usaha 
yang lebih memungkinkan mereka mencari hidup


Saudara-saudaranya yang rirantau tak tahan melihat derita hidup dunsanaknya , 
akan berusaha mengajaknya merantau dan membuka usaha baru di rantau

Dengan demikian eksodus yang terjadi itu secara berangsur tapi pasti tanpa 
pemerintah mengeluarkan biaya yang besar


Dana yang terkumpul untuk penanggulangi gempa ini ada baiknya digunakan sebagai 
bekal dan modal bagi dunsanak kita untuk pindah dan merantau

"Padang sudah tak ada lagi" kata teman saya dengan miris dan sedih dengan mata 
ber kaca-kaca


Kita tak akan menemukan bangunan yang dulu kita banggakan, kehidupan seperti 
dulu sudah tak mungkin lagi.

Sekarang ancaman bahaya yang lebih dahyat mengintai

Gempa dg kekuatan 7,6 skala richter menyebabkan caesar mentawai tergoncang.

Kemarin ada gempa dg 5 skala reichter yang konon kabarnya berasal dari Caesar 
mentawai ini

Kalau gempa kemarin ini cubitan dari Allah untuk emngingatkan kita, mungkin 
sebagai seruan aga kita berpikir apakah masih tetap mempertahankan Padang dan 
bersikuat utk tetap tinggal di sini?, atau terbuka alernanif lain kita hengkang 
dan pindah dari Padang.

Teman saya mengatakan G30S PKI kepanjanganya Gempa 30 September Padang Kota 
Indah Habis.

Mari kita bangun marri kita bangkit. Setiap orang kampung punya belahan dan 
saudara di rantau
Merantau dan meninggalkan kampung untuk memperbaiki kehidupan adalah pilihan 
orang minang sejak dulu kala.

Nasibmu tak akan berobah bila kamu tak mau merubah nasib itu

Pemikiran ini sebagai renungan, agar Dana yang terkumpul bisa kita jadikan 
modal untuk memulai hidup baru di rantau
Mungkin bisa lebih baik
Saya mohon maaf jika tulisan ini tak berkenan dihati pembaca

Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman SuciNya;

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka 
dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.Sesungguhnya Allah 
tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada 
diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu 
kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung 
bagi mereka selain Dia. (QS. 13:11)


Pekanbaru 7 Oktober 2008



" 

Apakah saya bisa menurunkan berat badan? 
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 





-- 
Aswita Taizir (P-44)
Long Island, NY

"Qulill Haqqa walau Kaana Murraan" katakanlah yang haq itu walau itu pahit"

http://aswitataizir.blogspot.com/

http://aswitataizir.multiply.com/









      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke