Ass.wr.wb.

Saafroedin Bahar

Pertanyaan pak Bakhtiar Muin ini sangat mendasar dan layak direnungkan
bersama, berkaitan dengan : apa kebijakan, apa strategi,bagaimana cara
melaksanakan pembangunan kembali Sumbar pasca bencana, serta -- yang mungkin
paling penting -- apa mekanismenya, yang dapat mendayagunakan potensi
Ranah-Rantau-Pemerintah Pusat secara berdaya guna dan berhasil guna ?

Atau kita akan meneruskan saja cara seperti sekarang, terfragmentasi tanpa
koordinasi satu sama lain ?

BakhtiarM:

Disamping adanya sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah, dimana
ketergantungan daerah dalam kasus Sumbar sangat besar thd pusat ( APBN 1,7 T
PAD hanya 500 M). Orang Minang sendiri harus sadar, karena sumber alamnya
sangat terbatas, orang Minang harus meunggulkan SDM utk masa2 yad.

Menunggu saja otonomoni daerah dijalankan dgn semestinya, menurut saya
adalah sulit, karena adanya konflik kepentingan.

Bayangkan saja ketimpangan dalam SDM. Kalau kita lihat Passing grade utk
masuk ITB,UI, sangat jauh dibandingkan dgn masuk Unand. Mayoritas lulusan
ITB, juga sudah dibajak oleh perusahaan multi National.

Kalau SDMnya sudah sangat jauh gapnya, bagaimana bisa bersaing? Itulah yg
ada dalam benak saya pak Saafrroedin Bahar.

Jadi harus ada satu kebijaksanaan dari pusat dan daerah untuk mengatasi
kesenjangan ini.

Wass.wr.wb.
Bakhtiar Muin


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke