www Bapak DR Bakhtiar Muin dan Adisunsanak Sapalanta; Apo nan Bapak saksikan, itu pulo nan kami amati sejak 01/11/09 di Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang pariaman, dan Kabupaten Agam (khususnya di kecamatan2 yg berdekatan dengan Kab Padang Pariaman), wa bil khusus di Dusun-dusun /Kampuang-kampuang yang sangat sulit /jarang disinggahi kendaraan roda empat;
Hampir semua Anak Bangsa Indonesia, apalagi Anak Nagari Minangkabau, berpendapat bahwa potensi Ranah dan Anak Nagari Minangkabau sangat memungkinkan untuk menjadikan Minangkabau (Sumatera Barat) sebagai daerah yang sangat maju dengan berbagai potensi dan pilar yg dimiliki; Walau Minangkabau (mungkin) tidak memiliki potensi perut bumi, namun lahan permukaan dengan udara, gunung /bukit, lembah, dataran, danau, sungai, pantai, dan laut berikut sumber daya manusia beriring potensi sejarah, budaya, dan religi sangat adalah rahmat ALLAH SWT yang belum dikelola optimal; Pilar-pilar utama sebagai komponen utama penggerak optimalisasi potensi u/ kesejahteraan Anak Nagari; Pilar Intelektual, Pilar ke-Agama-an, Pilar Ke-Saudagar-an, serta Pilar Politik, sangat perlu kembali menyadari untuk segera bersinergi konstruktif dalam pengelolaan potensi yang dimiliki; Pengalaman empiris selama di daerah korban gampo, dengan berbagai kepedulian yang coba disinergikan secara konstruktif, insyaALLAH berwujud KEPEDULIAN BERSAMA di beberapa titik musibah; Implementasi Sinergi Konstruktif ini dirumuskan dalam --KR(3)AN Minangkabau-- Komite Rehabilitasi dan Recovery Ranah dan Anak Nagari Minangkabau, sebagai sebuah "BRR swasta" yang berperan KOMPLEMENTER dari program /kegiatan rehabilitasi, rekonstruksi, dan/atau recovery yang dilakukan pemerintah; KR(3)AN Minangkabau (sebut KRAN = mengalirkan /mendistribusikan secara proporsional atau "karek an" = dunsanak, saudara), adalah lembaga multi stake holder yang berperan koordinatif dalam mengoptimalkan kepedulian untuk membangun kembali dalam metode pendampingan berlandaskan Tata Nilai Minangkabau; DT Endang Pahlawan, Indra Jaya Piliang, Andrinof A Chaniago, Dedi Yusmen, Fahira Fahmi Idris, Ephi Lintau, Arif Budiman, dr Rezki Khainidar, Ruhil (Psikolog), Bapak Fahmi Idris, Buya A Syafi'I Maarif, adolah sebagian dari individu yang insyaALLAH bersedia bersama-sama menggelindingkan KR(3)AN Minangkabau; Saudagar Muda Minangkabau, Komunitas r...@ntaunet, Ranah Minang Peduli, TREMOR Politeknik UNAND, UI Peduli, SP PEP, IOF (Indonesian Off-roader Indonesia), ACT, Yys Cendekia Anak Indonesia, Diagonal Institute /roemahbamboe, dan SKEDE Konsultan adolah beberapa organisasi yang sudah berjalan bersama sejak awal kepedulian terhadap korban G30S2009; Tentu, seluruhnya sangat berharap Bapak DR Bakhtiar Muin sarato Adidunsanak Sapalanta dapek pulo basamo-samo dalam KR(3)AN Minangkabau; Mohon maaf untuak Sanak /Organisasi nan indak disabuik sacaro khusus; Salam ta'zim; ASLIM NURHASAN +62811918886 |+62811103234 Powered by |Berbuat Nyata |Positif |Produktif |Konstruktif |Sinergis |® -----Original Message----- From: "Bakhtiar Muin" <[email protected]> Date: Mon, 9 Nov 2009 10:34:17 To: <[email protected]> Cc: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Pembangunan kembali Sumbar Ass.wr.wb. Pembangunan kembali Sumbar Setelah sekitar 10 hari meninjau Sumbar, meninjau tempat2 longsor, kondisi jembatan, dan bangunan2 di Padang dan Padang Pariaman yg rubuh akibat gempa, pembangunan Sumbar ini cukup memakan waktu karena terbatasnya dana. Kalau melihat sumber daya manusianya dan sumber2 alam yg ada di Sumbar ini, untuk berkompetisi dengan propinsi lain, dalam pandangan selintas, Sumbar bisa maju, kalau Sumbar ini befungsi dan berperanan di Sumatra, seperti Singapura di Asia Tenggara. Arah pembangunan Sumbar dimasa yad adalah pembangunan SDMnya yg kuat, agar bisa bersaing di sektor jasa, seperti finansial, saham, perbankan, investasi, assuransi, perdagangan, parawisata dllnya. Akibat Gempa, hancurnya infrastruktur pemerintahan, rumah sakit, sekolah2, universitas, rumah2 penduduk sepanjang jalan Padang-Sicincin, Sumber dalam pembangunan kembalinya, akan banyak tergantung pemerintah pusat. Akankah Sumbar bangkit? Dan Bagaimana sikap pemerintah pusat dan kebijakaannya dalam membantu memulihkan kembali Sumbar? Bagaimana juga dengan kesadaran masyarakat Minang dalam membangun kembali ranah Minang ini? Ambo sudah lamo indak ikut rantau net, mungkin sudah absen lebih dari 10 tahun. Jadi ambo sudah tidak mengikuti perkembangan rantau-net sepuluh tahun terakhir. Mohon maaf, kalau idea2 ambo kurang menyambuang, dan banyak anggota Rantau-Net, nan indak ambo kenal. Hati ambo ta panggia untuk ikut dalam pembangunan kembali Sumbar. Mudah2an sanak saudaro di ranah Minang iko, bisa manarimo ambo nan sudah 40 th maninggalkan kampuang. Wass.wr.wb. Bakhtiar Muin --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
