Riri, Perda Nomor 5 Tahun 2007 tu adolah tantang BPBD sacaro umum, alun mambantuak badannyo lai. Jadi alun ado urangnyo. Nan bafungsi sampai kini adolah Satkorlak Penanggulangan Bencana, suatu badan 'ad hoc' nan diaktifkan kalau ado bencana sajo. Gebu Minang alah basuo jo pak Wagub, mandorong supayo BPBD Sumbar sugiro dibantuak. Saran Gebu Minang ko baliau sambuik baiak, dan dalam wakatu dakek badan tu akan dibantuak baliau. Dek karano BPBD tu adolah samacam dinas daerah nan batangguang jawab ka gubernur, bupati, walikota, sarato manggunokan APBD, mako alun ado tampek untuak unsur-unsur masyarakat, khususnyo untuak manangani bidang adat, agamo, sosial, dan budaya. Iko adolah ruang garak untuak sekber PBD Sumbar nan diprakarsai Gebu Minang, dan disambut baik dek tokoh-tokoh daerah. Dalam bakarajo nanti, BPBD nan resmi jo Sekber PBD Sumbar bajalan basisian, sanda manyanda bak aua jo tabiang. Fungsi Sekber PBD Sumbar ko tabateh. sabagai wadah untuak tuka informasi dan koordinasi, indak maatehi dan indak mambawahi sagalo kagiatan nan ado salamo ko. Jadi sifatnyo samacam simpul dari 'network' sagalo fihak nan bapaduli ka masalah bencana nan tajadi di nagari kito, baiak nan mancakup bencana alam, bencana non-alam, sarato bencana sosial, manuruik nan tacantum dalam UU Nomor 24 Tahun 2007. Samo-samo kito doakan malah supayo BPBD dan Sekber PBD Sumbar ko bisa bagarak sasuai jo harapan, karano salamo ko masalah koordinasi ko nan kurang bana bajalan, antah dek a lah koha.
Wassalam, Saafroedin Bahar (Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) --- On Fri, 11/20/09, Riri Chaidir <[email protected]> wrote: From: Riri Chaidir <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: INTI OTA MAJELIS KUBANG KALIMALANG 181109 To: [email protected] Date: Friday, November 20, 2009, 8:33 AM Pak Saaf, Selamat atas Pembentukan Sekber ini, yang menjadi Cikal Bakl lahirnya BPBD. Tapi, dek karano ambo dilua, cuma tau dari mambaco2, ambo jadi ingin tau, bagaimana dengan BPBD yang katanya sudah dibentuk dengan Perda bbrp bulan yll? Di bawah ambo copy kan beritanyo: Terimakasih, Riri, Bekasi, l, 47 http://news.id.finroll.com/nasional/nusantara/109774-____dprd-sumbar-sahkan-badan-penanggulangan-bencana____.html DPRD SUMBAR SAHKAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA Thursday, 30 July 2009 03:57 Padang, 29/7 (Antara/FINROLL News) - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyusul disahkannya Peraturan Daerah (Perda) sebagai landasan hukum badan itu oleh DPRD setempat. "Setelah disahkan Perda tersebut melalui rapat paripurna DPRD Sumbar, Selasa (28/7), maka selanjutnya diajukan ke Menteri Dalam Negeri untuk diperiksa dan pengesahan di tingkat pusat," kata Ketua Panitia pembahasan Rancangan Perda pembentukan BPBD Sumbar, Erizal Effendi di Padang, Rabu. Ia menyebutkan, pembentukan BPBD Sumbar berpedoman pada UU No.24/2009 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), "Selanjutnya, Perda di tingkat Sumbar ini akan menjadi pedoman dan memayungi pembentukan BPBD di tingkat kabupaten dan kota di provinsi ini," katanya. Ia menambahkan, pembentukan BPBD ini juga dengan memasukkan dan mempedomani PP No.22/2008 tentang pendanaan dan pengelolaan bantuan bencana. "Pedoman ini dibutuhkan, karena untuk pendanaan BPBD dapat dialokasikan dalam APBD dengan anggaran siap pakai untuk bantuan bencana," katanya. Selain itu, dana hibah dan bantuan lain yang diberikan dalam bentuk tunai sebagai bantuan bencana setelah habis masa tanggap darurat harus dimasukan lagi ke dalam APBD untuk disalurkan ke daerah atau masyarakat yang berhak menerimanya. Sementara itu, dalam pembentukan unsur pengarah BPBD Sumbar, dalam perda ditentukan berjumlah 11 orang terdiri dari enam pejabat instansi terkait dan lima orang dari profesional atau perwakilan masyarakat. Lima orang anggota unsur pengarah BPBD dari unsur masyarakat atau profesional dipilih melalui hasil fit and propert test yang dilaksanakan DPRD Sumbar. "Jumlah honorarium bagi anggota dari masyarakat profesional itu dibayarkan sesuai kemampuan daerah dengan dasar hukum peraturan gubenur," kata Erizal. Ketentuan lain dalam Perda itu berdasarkan masukan dan konsultasi ke Departemen Dalam Negeri, antara lain, pelaksanaan operasional BPBD Sumbar secara teknis harus berpedoman pada PP No.21/2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana dan Permendagri No.46/2008. Ia menyebutkan, setelah Perda ini disahkan, maka seluruh tugas terkait dengan penanggulangan bencana disatukan dalam BPBD dan dicabut yang ada pada dinas, badan dan lembaga teknis lainnya. 2009/11/20 Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta, Sekedar respons terhadap butir: "2.Dibutuhkan sebuah wadah atau jaringan koordinasi agar relawan di lapangan tidak saling tumpang tindih dalam menangani masalah PASCA GEMPA. Untuk saat ini, Pak Saafruddin Bahar, Bung Firdaus HB (bagian dari komunitas RN), dan beberapa orang lain dari unsur masyarakat, sudah mulai melakukan pembicaraan dalam wadah SEKRETARIAT BERSAMA, di Padang. Sekber ini, sejatinya adalah CIKAL BAKAL lahirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah, yang saat ini belum terbentuk secara resmi. Mudah-mudahan beliau berdua yang saat ini sedang intens membicarakan BPBD di SEKBER bersama para tokoh di SUMBAR". Pada tanggal 17 November 2009 sore telah diadakan rapat di Gedung Sapta Marga Korem 032/ Wirabraja,Padang, yang antara lain dihadiri oleh unsur-unsur MUI, Muhammadiyah, Bundo Kanduang, KNPI,Bazda Sumbar, serta tim Gebu Minang dari Jakarta, dengan acara pembentukan Sekretariat Bersama Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Barat. Kepada hadirin telah dibagikan kumpulan peraturan perundang-undangan tentang penanggulangan bencana serta kertas posisi Gebu Minang tentang Sekretariat Bersama Penanggulangan Bencana, dengan keputusan sebagai berikut. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
