Mancaliak tingkek ancamannyo, hutan solsel ko manjadi sexi untuak 
kompensasi perubahan iklim sarajo jo usaho-usaho jasa lingkungan lainnyo 
(PES). Tapi memang harus direncanakan bana supayo nagari jadi aktornyo, 
indak hanyo panonton yang baik se yang akhirnyo hanyo bisa 
manyumpah-nyumpah di baliak gunuang.

Salam

Andiko Sutan Mancayo

[email protected] wrote:
> Batua tu dinda Nanang harus dengan perencanaan tata ruang wilayah terutama 
> Hutan dan DAS Solok Selatan
>
> Dengan pertimbangan topografi, ekologi, strata hutan tropis, sosial dan 
> kearifan lokal, ekosistim maka hutan di solok selatan "diharamkan" di rubah 
> fungsi menjadi perkebunan dll mudah2 hutan nan tasiso masih bisa di 
> pertahankan dek pemerintah cq dept hut
>
> Logikanyo sederhana sajonyo dengan ada hutan yang masih lebat dan 
> dipertahankan jika hujan labek datang energi potensial curah hujan ko 
> diuraikan di daun lalu mengalir ke batang. Merayap ke tanah disimpan dalam 
> tanah
>
> Disini terjadi keseimbangan ketika musim hujan air tersimpan dengan baik 
> diserasah danlantai hutan serta pori2 tanah lalu ketika musim kemarau air itu 
> akan lepas pelan2 ke sungai dan sangat jernih
>
> Bayangkan kalau hutan itu dibuka dan terkelupas maka energi potensial curah 
> hujan akan menerjang kulit bumi dan mengelupas akan terjadi erosi parit 
> (gully erotion) lama2 akan bersatu ketika hujan lebvat terus menerus maka 
> terjadilah banjir dengan membawa material karena energi air hujan tidak 
> terurai lagi dan air tidak tersimpan baik, pas hujan lansung mengalir terjun 
> bebas tidak tersimpan lagi
>
> Begitu kira2 semoga pihak berwenang dalam menentukan tata ruang wilayah 
> solsel lebih "berhati-hati" dalam mendeliniasi hutan disana..tapi kalau 
> "money talk" wahhh..ancurrr..ancurrr itu deliniasi gagah cantik penuh warna 
> warni di peta saja, dilapangan karena tekanan pebisnis atau yang punya 
> kekuatan uang dan jaringan kekuasaan seenak perutnya memperorak perandakan 
> hutan tersebut
>
> Ya seperti suami hetty koes endang itulah..yang terjerat kasusu alih fungsi 
> lahan 
>
> Semoga menjadi pelajaran bagi para pengambil keputusan dalam menata ruang dan 
> wilayyah hutan tropis di solsel
>
> Wass-jepe
>
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
> Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> Date: Sat, 21 Nov 2009 02:15:11 
> To: <[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] Re: Solsel Siap "Jual" Potensi Sungai
>
> Sato sagetek Fen, wakatu pulang dari kongres JKPI di Swl, ambo basobok jo 
> kawan di BIM, baliau adl konsultan nan biaso dipakai PU atau tanago ahli lah 
> namonyo. Baliau baru baliak dari SolSel dan membicarokan maslah hutan, dalam 
> bayangan ambo pasti ko msl tataruang pado hutan di solsel. Nan ambo risaukan 
> io seperti nan sanak Andiko sampaikan, investasi nan membabibuta tampo maliek 
> dampak jangka panjangnyo. Peralihan lahan akan berdampak juo kapado wisata 
> /olahraga kayak na baru ka diangkek ka permukaan.
> Sabananyo kalo diliek Solsel ko punyo alam yg lua biaso dan sekaligus manjadi 
> paru2 pulau sumatera. Tingga pengolahanyo jan spasial tetapi melibatkan semua 
> potensi dan Menyeluruh, masterplan harus jaleh dan harus ado utk memayungi 
> kekayaannyo yg lua biaso itu. 
> Ciek ali rumahgadang tu jan lo diganti jo rumah beton tahan gampo. Kearifan 
> lokal lah maajakan ka awak, bak kato pepatah alam takambang jadi guru. 
> Manfaikkan iko dan rumah gadang dijadikan penunjang wisata sungai ko. Apali 
> solsel ko daerah dingi, kambangkan wisata kuliner jo bareh solok nan tanamo 
> tum
>
> Nanang, jkt
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: andikoGmail <[email protected]>
> Date: Sat, 21 Nov 2009 20:56:02 
> To: <[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] Re: Solsel Siap "Jual" Potensi Sungai
>
>
> Noven jo Sanak Palanta
>
> bagus kalau Solsel memberikan porsi bagi sumber-sumber PAD yang adaptif 
> terhadap lingkungannya. Pada sebuah workshop di Padang, ambo batamu jo 
> beberapa kapalo dinas jo niniak mamak dari Solsel. Perspektif 
> pengembangan kabupaten baru ko masih bertumpu pada pemanfaatan 
> sumberdaya alam seperti tambang, setingkat diatas itu baru budidaya 
> berupa perkebunan dan kehutanan. Terakhir diskusi itu, info yang 
> disampaikan, pemda Solsel sedang ma-lobby dengan Dephut agar status 
> kawasan hutan disebagian besar daerah disinan mulai diturunkan dari 
> status lindung ke produksi dan bahkan HPK. Intinyo, perbincangan hanya 
> sebatas pertumbuhan dari sektor yang paling mudah mendapatkan PAD.
>
> Bayangan ambo sebuah kabupaten baru saat ini membutuhkan sebuah 
> perencanaan strategis yang lebih berperspektif lingkungan dan sosial 
> budaya untuak tidak mengulangi masalah-masalah di kabupaten. Pada 
> kesempatan yang lain ambo menemukan alah muncul dampak ikutan negatif 
> yang akan dialami oleh Solsel. Ambo ditawari mambali tanah disinan, 
> tanah perkebunan sawit. Ambo pikia paralu anak nagari di Solsel dan di 
> parantauan mamikiakan aturan main-safeguard untuk standar investasi 
> disinan. Banyak bahan mengenai iko yang bisa di modifikasi sesuai jo 
> kondisi lokal, misalnyo standar investasi IFC-WB atau standar & kreteria 
> RSPO.
>
> Salam
>
> Andiko Sutan Mancayo
>
> Nofend St. Mudo wrote:
>   
>>           Kab. Solok Selatan | Sabtu, 21/11/2009 19:17 WIB
>>
>> Nengsih Adeyaka - Padang Ekspres <http://www.padangekspres.co.id>
>>
>> Eksotik sungai-sungai di Solok Selatan mulai terungkap. Arus deras, 
>> jeram-jeram, serta air terjun menawarkan arena kayak tiada banding. 
>> Tingkat kecuraman dari yang mudah, sedang, hingga yang esktrim, 
>> membuat empat kayakers internasional terkagum-kagum.
>>
>> Daya tarik wisata air di bumi sarantau sasurambi, menghangat saat 
>> dilakukannya survei dan eksebisi kayak. Kegiatan survei yang 
>> berlangsung sejak 18 Nopember 2009, telah membuktikan sebuah 
>> kesimpulan bahwa sungai-sungai di Solsel, sangat cocok sebagai lokasi 
>> petualangan kayak arus deras dan cukup menantang bagi para penggemar 
>> kayak kelas berat.
>>
>> “Luar biasa”, begitu pengakuan Celliers Kruege, salah seorang kayakers 
>> dari Afrika Selatan. Ia juga Chief Executive Officer (CEO) Fluid Kayak 
>> di Afsel itu, menyatakan kekagumannya. Selain menantang, menurut 
>> Celliers sepanjang aliran sungai juga menyuguhkan pemandangan menarik.
>>
>> Hal senada dituturkan Ketua Komunitas Kayak Tirtaseta, Toto 
>> Triwindarto. Koordinator tim survei itu mengungkapkan, sungai-sungai 
>> di Solsel sangat unik jika dibandingkan di daerah lain.
>>
>> Keunggulannya antara lain, hutan yang membalut aliran sungai, 
>> kondisinya masih bagus. Pemandangan hijau sepanjang aliran merupakan 
>> hal yang sangat eksotik untuk dinikmati.
>>
>> “Perwajahan sungai masih bagus, airnya bagus, dan tidak berpotensi 
>> banjir bandang,” ujar Toto.
>>
>> Saat mengarungi sungai, kayakers juga bisa menyaksikan siamang, atau 
>> kera-kera bergelayutan di atas pohon. Bagi kayakers seperti mereka (4 
>> kayakers Afsel) itu adalah pemandangan keren.
>>
>> Bahkan, lanjut Toto, fenomena di sepanjang sungai membuat 4 aktivis 
>> Afsel itu rela berhenti, hanya sekedar ingin menyaksikan petani yang 
>> lagi panen.
>>
>> Kondisi alam sungai yang masih perawan juga menjadi daya tarik 
>> tersendiri. Nyaris semua sungai di Solsel, tercatat masih virgin dan 
>> kayakers malah merasa semakin tertantang. Sungai-sungai yang telah 
>> disurvei, diantaranya Batang Liki, Batang Sangir, Sungai Lambai dan 
>> Batang Bangko.
>>
>> Meski menurut rencana awal seluruh sungai akan disurvei, namun, 
>> sedikitnya ada tujuh sungai yang tidak masuk kategori. Misalnya, 
>> Bangko jernih, Bangko Keruh, Sungai Air Putih, Batang Talunan, Batang 
>> Ekor. Karena, dari survei perdana, sungai-sungai tersebut kondisi 
>> airnya dangkal dan tidak mendukung untuk kayak.
>>
>> “Setelah survey pada dua sungai saja, kayakers Afsel sudah menyatakan 
>> Solsel akan menjadi target yang akan ia kunjungi,”imbuh Toto, kayaker 
>> yang memililiki pengalaman dan sertifikat kayak dan arung jeram dari 
>> Selandia Baru dan Kanada. (*)
>>
>> http://padang-today.com/index.php?today=news&id=11328
>>
>>
>>     
>
>
>
>
>
>
> >
>   


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke