Kecelakaan bisa terjadi kapan saja
 
Yang selamat bukan orang pintar tapi orang sudah  melatih diri untuk memahami 
berbagai situasi dimana dia berada.. mestinya orang minang selalu terhindar 
dari kecelakaan, karena dari kecil sudah diajarkan dimana bumi dipijak disitu 
langit dijunjung.
 
Bila naik kapal lihatlah sekeliling kita. Buka mata lebar lebar, hindari  
kerumunan masa, berfikirlah bila saat itu terjadi kecelakaan kemana kita harus 
meyelamatkan diri. Cari tahulah dimana letak pelampung/ alat keselamatan,  
kalau tak ada papan atau benda yang mudah terapung dan lakukan ini dengan 
tenang. Ketenangan adalah kunci untuk menyelamatkan diri.
 
Kalau kapal tertutup seperti fery. Usahakanlah duduk diruang terbuka atau dekat 
jendela. Dari sinilah anda keluar bila terjadi kecelakaan. Jangan sekali kali 
mencoba keluar dari Pintu utama. Karena semua orang akan menerobos kesana. 
Jangan panik.
 
Hal serupa juga berlaku bila anda naik helikopter. Pada saat heli mulai 
tengelam tahan nafas anda tunggu sampai heli terbalik. Karena Heli akan 
terbalik dulu dan kita akan kehilangan arah. Berpeganglah pada jendela agar 
kita tahu dimana akan keluar. Bila heli sudah didalam ari jendela akan mudah 
dipecahkan dari dalam. Dan jangan mengembangkan pelampung anda sewaktu berada 
dalam pesawat atau Heli. (saya sudah berkali kali mengikuti training sea 
survival ini) dan saya tidak berharap terjadi kecelakaan Helikopter ini..
 
Tidak ada orang pintar,  yang ada orang dengan ketenangan luarbiasa dan telah 
melatih diri dengan tekun dan berulang.  Bagi yang sering bekerja di pengeboran 
lepas pantai sertifikat Sea survival hanya berlaku dua tahun.Kita harus ikut 
latihan lagi. Tujuannya adalah agar kita tidak lupa.
 
Bila anda harus terjun dari kapal yang deknya tinggi.. Terjunlah dalam keadaan 
berdiri tegak lurus sambil menutup hidup dengan tangan kiri dan tangan kanan 
memegang bahu kiri menyilang
 
Bila naik pesawat udara
Jangan membaca pada saat take off dan landing, dua saat kritikal ini kita harus 
waspada.
Tak perduli anda ribuan kali naik terbang. Bacalah kartu petunjuk keselamatan 
di kursi anda. Dan cari tahu dimana exit door yang terdekat dengan anda. Jangan 
pernah lepaskan sabuk pengaman anda. Kecuali bila anda ke kamar kecil.
Pasanglah sabuk pengaman anda diluar selimut anda bila anda akan tidur. Setiap 
saya terbang Passport dan indentitas lainnya selalau saya masukan dalam dompet 
kedap air. dan selalu berada di badan saya. Tidak di tas jinjing atau tas yang 
masuk cabin. Paling tidak the worse scenario identitas saya ada dibadan saya.. 
 
 Bila anda mengantuk berat di airport tidurlah ditempat orang ramai jangan 
menyendiri, selalu bawa bersama anda spidol dan kertas. Tulislah “ bangunkan 
saya jam 10” misalnya dan tempelkan dengan anda. Dalam kesibukan lalu lintas 
udara seperti bandara international besar anda akan kalang kabut kalau 
ketinggalan pesawat. Bila anda menuggu boarding tak perlulah mendengarkan Ipod 
anda. 
 
Bila anda transit, sebelum boarding selalulah bertanya apakah koper anda sudah 
onboard.
Jangan tinggalkan tas jinjin anda ketika mau kekamar kecil. Kalau mau Sholat, 
jangan pergi jauh jauh ketempat sepi. Sholatlah ditempat orang ramai .
 
Bila anda mauk kerja dihari sabtu atau minggu jangan menutup telinga anda 
dengan speaker alat musik anda. Bila terjadi kebakaran tak ada yang akan 
memanggil anda.
 
Bila anda ditodong di ATM. Atau dijalan berikan saja jangan melakukan 
perlawan.. Ingat uang dan harta dapat dicari. Nyawa cuma satu hargailah 
pemberian Tuhan ini dengan sebaik baiknya. Yang perlu anda lakukan tandailah 
dengan baik sipelaku.
 
 
Bila anda ditanya petugas atau beurusan dengan petugas. Baca baik baik nama 
yang tertulis pada emblem didadanya. Baik atau jelek hasilnya Ketajaman ingatan 
anda akan nama orang itu yang akan menjadi penyelamat kelak
 
 
Jangan menyalakan kompor gas anda, bila hidung anda sudah mencium bau gas. Buka 
jendela lebar lebar, atau hidupkan blower anda dengan maximum.
 
Dan terkahir ajari anak anak kita menyelamatkan diri bila terjadi kebakaran 
dirumah.
 
Insya Allah..
 
Kalau kita meninggal bukan karena ketidaktahuan dan kebodohan tapi itu karena 
sudah takdir Illahi. Atau sudah sampai waktunya…
 
Wassalam
 
Zulkarnain Kahar


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke