Kamis, 03 December 2009

Sumber Pendapatan Terbesar


BIM Airline Internasional

Ketaping, Singgalang

Hengkangnya dua airline internasional dari Bandara Internasional
Minangkabau (BIM) ikut mengkhawatirkan manajemen PT Angkasa Pura II.
Betapa tidak, sebab salah satu sumber penghasilan terbesar bandara
berasal dari penerbangan internasional itu. "Bandara ini hidup dari
penerbangan internasional, karena tarif internasional itu sudah sesuai
dengan biaya pokok pelayanan, sementara penerbangan domestik biayanya
masih jauh di bawah itu," terang General Manager PT AP II BIM, Agus
Kemal Pramayudha menjawab Singgalang, Rabu (2/12). PT AP II BIM sendiri
sejak beberapa tahun terakhir terus mengalami kerugian. Pada 2007 lalu,
bandara yang diresmikan penggunaannya oleh Presiden RI, Susilo Bambang
Yudhoyono pada 25 Agustus 2005 lalu mengalami kerugian mencapai Rp31
miliar. Di tahun 2008 kerugian terus meningkat mencapai Rp42 miliar.
"Tahun 2009 ini, kita targetkan berkurang antara Rp35miliar sampai
dengan Rp49 miliar," sebutnya. Untuk menutupi kerugian itu, harapan
besar tertumpang kepada para airline jurusan luar negeri tersebut. Kini
seiring hengkangnya dua airline itu, kekhawatiran jelas menghinggapi
manajemen PT AP II BIM. "Kita khawatir kerugian kita terus bertambah,"
ujarnya. Penerbangan umrah Kini, PT AP II BIM, menurut Agus Kemal terus
mengupayakan masuknya airline yang terbang untuk jalur internasional.
Yang sedang diusahakan saat ini adalah penerbangan umrah langsung ke
Jeddah. Masyarakat Sumbar yang selama ini mayoritas umrah lewat Jakarta
dapat langsung berangkat dari BIM ke Jeddah. Selain lebih efisien dari
sisi biaya, calon jemaah umrah juga tidak perlu menghabiskan waktu untuk
berangkat dari dan ke Jakarta sebelum terbang ke Jeddah. Dari BIM ke
Jeddah hanya butuh waktu sembilan jam. "Semua pihak di daerah ini sudah
mendukung rencana kami membuka jalur penerbangan langsung (direct) dari
BIM ke Jeddah. Besar harapan kita dapat dimulai pada Maret 2010
mendatang," bebernya. Hengkangnya penerbangan luar negeri dari BIM,
menurut Agus tidak akan mempengaruhi status bandara yang sudah
internasional. Karena, fasilitas yang dimiliki sudah memenuhi standar
internasional. "Syarat sebuah bandara bisa internasional sangat
tergantung pada fasilitas yang ada termasuk kesiapan CEQ (Custom
Emigration Quarantine), fasilitas landasan, security, PK-PPK,
sertifikasi petugas menara, dan lainnya," jelasnya. Kalaupun kemudian
tidak ada penerbangan internasional, statusnya tidak akan berubah. Walau
demikian, sebagai pengelola PT AP II BIM menurutnya terus melakukan
pendekatan dengan airline untuk beroperasi dari dan ke BIM. Baik kepada
yang baru maupun kepada mereka yang sudah tidak beroperasi lagi ke
bandara ini. "Kita terus melakukan pendekatan tentunya dengan berbagai
penawaran yang saling menguntungkan," pungkasnya. (104)

http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=392
6

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke